News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 14 Mei 2026 - 12:09 WIB
Indri Wahyuni, juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube MPRGOID

Jakarta, tvOnenews.com - Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.

Hal tersebut terjadi karena viralnya video yang melihatkan momen saat final LCC 4 Pilar MPR RI tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam final yang terjadi, SMAN 1 Pontianak mendapatkan pengurangan 5 poin dari dewan juri karena dianggap salah menjawab saat diberikan pertanyaan.

Namun dewan juri justru membenarkan jawaban SMAN 1 Sambas yang menjawab sama dengan SMAN 1 Pontianak.

Siswi bernama Josepha Alexandra dari Regu C pun tak terima dan memprotes bahwa jawaban yang diberikan Regu B sama dengan miliknya. Namun ia disalahkan karena artikulasi yang dinilai kurang jelas saat menjawab.

“Izin, kami tadi menjawabnya sama seperti Regu B,” kata Josepha Alexandra.

Yang membuat netizen geram adalah respons dari juri dan juga MC yang seolah menyudutkan Regu C.

Salah satu dewan juri yaitu Indri Wahyuni justru menekankan soal artikulasi yang jelas dalam menjawab pertanyaan.

Atas hal yang terjadi, netizen pun meminta Indri Wahyuni meminta maaf secara publik.

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani bahkan menyebut jika permohonan maaf telah disampaikan secara kelembagaan.

"Di lembaga MPR kan sudah disampaikan oleh Pak Sekjen. Salah satu pimpinan kita sudah menyampaikan permohonan maaf, jadi itu sudah mewakili keseluruhan termasuk juri," kata Ahmad Muzani dalam konferensi persnya, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Ia mengatakan bahwa pihaknya sudah meminta klarifikasi terhadap dua dewan juri yang terlibat dan menetapkan akan menggelar ulang final LCC 4 Pilar MPR RI itu.

"Sudah kita panggil, sudah kita tegur (dewan juri-red). Lomba Cerdas Cermat ditingkat Kalimantan Barat yang final akan kita lakukan ulang," lanjutnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI, Siti Fauziah juga mengakui jika dewan juri sudah memenuhi panggilan pihaknya.

Menurutnya kedua dewan juri diberikan sanksi oleh lembaga MPR RI terkait polemik yang muncul di publik.

"Jadi sanksi untuk juri adalah salah satunya menonaktifkan dalam kegiatan Lomba Cerdas Cermat di tahun 2026 ini ya. Jadi itu sudah disampaikan, itu sanksinya diberikan," beber Siti.

Siti menyebut bahwa kedua dewan juri telah menjelaskan alasannya menganulir jawaban siswa SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban SMAN 1 Sambas.

"Itu adalah kendala teknis. Jadinya memang ada beberapa hal yang mungkin saya tidak mengungkapkan lebih jauhnya, karena ada beberapa aturan-aturan gitu kan, yang akhirnya mungkin kendala teknis sound dan lain-lainnya itu yang kita akan juga evaluasi," ungkapnya.

Dugaan Status WA Dewan Juri

Setelah peristiwa tersebut tersebar luas di media sosial, netizen pun banyak mengulik soal sosok dewan juri dan MC acara tersebut.

Dugaan status WhatsApp milik Indri Wahyuni pun turut tersebar luas di media sosial.

Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI itu seolah menantang warganet untuk membongkar LHKPN miliknya.

Dalam status bernama kontak 'Bu Indri MPR ', terlihat ia yang tampak menuliskan pesan dalam bahasa Inggris.

"They deserve the win and the explanation why they are still the winner of the game. Focusing on one school and neglecting justice for other is a part of the biggest ignorance that one could do…,“ tulis status yang diduga milik Indri Wahyuni, mengutip Instagram @jakartapening, 

(Terjemahan: Mereka pantas menang dan mendapatkan penjelasan mengapa mereka tetap menjadi pemenang dalam kompetisi tersebut. Berfokus hanya pada satu sekolah dan mengabaikan keadilan untuk yang lain adalah bagian dari bentuk ketidaktahuan terbesar yang bisa dilakukan seseorang)

Dalam foto kedua, Indri menyinggung soal hasil akhir dari LCC MPR tersebut yang tetap di.enangkan oleh SMAN 1 Sambas.

“Jawaban sapujagad tapi ga ada yang mau buka ini. Seolah2 jawaban tersebut benar. Sekolah yg menang dinilai tidak pantas menang. Padahal hasil akhir tetap sekolah tsb yg menang. Semoga ada jalan utk sekolah tersebut membuktikan diri di Nasional bahwa mereka pantas menang dan jadi juara,“ tulisnya.

“Cuma karena sekolah tersebut tidak terkenal lalu tdk pantas dibanggakan? Itu sekolah jauh, terpencil dan bekas wilayah konflik tahun 1999. Bukankah semangatnya adalah siapapun yg maju mewakili provinsi harus dibanggakan? They deserve the win, that’s all… May Allah bless their way to go to Grand Final,“ lanjut isi status WA Indri.

Dalam foto status WA terakhirnya, Indri Wahyuni tampak menantang netizen untuk membongkar soal dirinya.

“Terakhir, mau open endorse ah. Biar makin kaya. Supaya LHKPN gua yg tersebar makin bikin shock banyak orang . Hayooo yg iri makin panas, ngeledekin gua ga akan bikin gua jatuh. At the end, u will always have me kata misua," tulis status diduga milik Indri.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada konfirmasi langsung dari Indri Wahyuni soal kebenaran status WA yang beredar tersebut. Tim tvOnenews akan melakukan update jika sudah mendapatkan konfirmasi terbaru.(raa)

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Menurut laporan, mobil pemadam tersebut melaju menuju lokasi kebakaran dan berupaya melewati kendaraan di depannya setelah melewati lampu merah Labakkang.
Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Pemprov Jabar secara resmi membuka pendaftaran program Asuransi Aing yang menargetkan pembayaran premi gratis BPJS Ketenagakerjaan bagi 5,4 juta pekerja informal.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Permalukan Juara Piala AFF 2026, Anthony Hudson Bongkar Kunci Kemenangan Thailand atas Vietnam

Permalukan Juara Piala AFF 2026, Anthony Hudson Bongkar Kunci Kemenangan Thailand atas Vietnam

Berhasil remontada, Thailand mempermalukan juara Piala AFF 2026 Vietnam dengan skor akhir 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026). 

Trending

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

OpenAI, pengembang chatbot ChatGPT, minta maaf kepada Australia usai model kecerdasan buatannya mengakses tanpa izin sejumlah situs web pemerintah untuk mengumpulkan statistik layanan kesehatan Medicare.
Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan H diamankan setelah api membakar rumah yang ditempatinya bersama orang tuanya.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Kantor Pengembang di Bandung Barat Digeledah KPK Terkait Kasus ATR/BPN dan Summarecon

Kantor Pengembang di Bandung Barat Digeledah KPK Terkait Kasus ATR/BPN dan Summarecon

Pengembang tersebut diduga memberikan sejumlah uang kepada pihak-pihak di Kementerian ATR/BPN, terutama untuk mengurus hak guna bangunan (HGB).
700 Juta Orang Lebih di China Gunakan AI Generatif

700 Juta Orang Lebih di China Gunakan AI Generatif

700 juta orang lebih di China menggunakan kecerdasan buatab (AI) generatif.
Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Pemprov Jabar secara resmi membuka pendaftaran program Asuransi Aing yang menargetkan pembayaran premi gratis BPJS Ketenagakerjaan bagi 5,4 juta pekerja informal.
Selengkapnya

Viral