News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisi III DPR Minta Polisi Tak Ragu Tembak Pelaku Begal, Begini Respon Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya memberikan respon soal Komisi III DPR RI yang meminta Polisi untuk tidak ragu menembak pelaku pembegalan di jalan raya.
Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:00 WIB
Pelaku Begal Anggota Damkar di Jakpus Ditangkap, Polisi: Diciduk Saat Menginap di Hotel
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya memberikan respon soal Komisi III DPR RI yang meminta Polisi untuk tidak ragu menembak pelaku pembegalan di jalan raya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, bahwa pihaknya mengapresiasi permintaan Komisi III yang telah memberikan dorongan moril untuk anggota di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun terkait dengan permintaannya itu, sambung Budi, bahwa tindakan penggunaan senjata api harus memiliki dasar dan aturan seperti yang tertuang dalam Peraturan Kapolri Nomo 8 Tahun 2009 yang mengatur anggota Polri dalam penggunaan senjata api.

"Membahayakan bagi anggota Polri itu sendiri, membahayakan bagi masyarakat, dan membahayakan bagi lingkungan," katanya, Jumat (15/5/2026).

Selain itu ada tiga aspek yang dilihat secara legalitas, proporsionalitas, dan necessity (keperluan), sehingga penggunaan senjata api harus melihat bagaimana situasi dan kondisi di lapangan.

"Penggunaan tindakan tegas tepat terukur tersebut, dilakukan melihat situasi dan kondisi di lapangan," jelasnya.

Sebelumnya, permintaan untuk melakukan penembakan di tempat terhadap pelaku pembegalan diungkapkan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

Hal tersebut merupakan respon atas meningkatkan insiden kejahatan di jalan raya di Makassar, termasuk kasus yang menimpa seorang bocah berusia 13 tahun yang harus mendapatkan perawatan medis usai ditebas senjata tajam oleh sekelompok gang motor.

Melihat kerawanan tersebut, Sahroni meminta Polisi untuk tidak ragu melakukan tindakan terukur di lapangan untuk melindungi masyarakat dari tindakan kejahatan.

"Saya minta seluruh Polda menginstruksikan secara clear kepada jajaran di Polres dan Polsek, agar anggotanya berani melakukan tembakan terukur di tempat kepada para pelaku begal, lumpuhkan mereka, amankan, lalu proses hukum dengan tegas," ucap Sahroni kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).

"Karena kalau aparat terlambat sedikit saja mengambil tindakan, justru nyawa masyarakat yang bisa hilang dibunuh oleh mereka. Pasukan patroli harus dibekali SOP yang kuat agar berani mengambil keputusan di jalan," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sahroni juga merasa bahwa pelaku kejahatan termasuk begal tak akan pernah kapok jika tidak diberikan tindakan yang tegas dari aparat kepolisian.

"Begal ini tidak akan pernah habis kalau aparat terlihat ragu dan lembek. Mereka makin merasa tidak takut pada hukum. Maka dari itu aparat harus hadir dengan ketegasan nyata di jalanan. Dan tindakan tegas yang terukur itu juga bukan untuk gagah-gagahan, semata-mata untuk melindungi masyarakat dan menjaga kamtibmas," ujarnya.(aha/raa)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral, Detik-detik Pria Diduga Lecehkan Anjing di Kafe Jakut, Ini Kata Polisi

Viral, Detik-detik Pria Diduga Lecehkan Anjing di Kafe Jakut, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria terekam CCTV diduga melecehkan anjing di sebuah kafe di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.
Bikin Salah Fokus Ini Makna Patch Piala Dunia 2026 di Lengan Tijjani Reijnders, Ada Tanda Khusus untuk Legenda

Bikin Salah Fokus Ini Makna Patch Piala Dunia 2026 di Lengan Tijjani Reijnders, Ada Tanda Khusus untuk Legenda

Menariknya, ada patch khusus yang tertera di lengan jersey yang digunakan oleh Tijjani Reijnders. Adalah patch bertuliskan debut, yang tertera pada logo Piala Dunia di bagian bawah lengan kanan sang pemain. 
Berupaya Hilangkan Jejak, Polisi Ungkap Pelaku Percobaan Penculikan Kakek di Penjaringan Sempat Ganti Plat Mobil

Berupaya Hilangkan Jejak, Polisi Ungkap Pelaku Percobaan Penculikan Kakek di Penjaringan Sempat Ganti Plat Mobil

Polisi mengungkap fakta baru dibalik percobaan penculikan pria lanjut usia berinisial GH (70) yang sedang olahraga pagi di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara.
Geger Pria di Kemayoran Tewas Usai Ditusuk Tetangga Gegara Dendam, Ini Kronologinya

Geger Pria di Kemayoran Tewas Usai Ditusuk Tetangga Gegara Dendam, Ini Kronologinya

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria berinisial AJ (35) diduga tewas, usai ditusuk tetangganya. Peristiwa ini terjadi di wilayah pemukiman padat penduduk, Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6/2026) dini hari.
KPK Tak Akan Ajukan Banding Soal Vonis Noel, Ini Alasannya

KPK Tak Akan Ajukan Banding Soal Vonis Noel, Ini Alasannya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak akan mengajukan banding tekait vonis mantan Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel di kasus suap dan gratifikasi pengurusan sertifikasi K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
Kapten Persib Hadir Langsung Tonton Piala Dunia, Marc Klok Dukung Negara Kelahirannya 

Kapten Persib Hadir Langsung Tonton Piala Dunia, Marc Klok Dukung Negara Kelahirannya 

Pemain naturalisasi ini tetap mendukung Belanda walaupun menikmati sejumlah tim unggulan di Piala Dunia 2026. 

Trending

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar peredaran obat keras daftar G ilegal yang terjadi dalam periode Mei 2026 di wilayah hukumnya.
KPK Limpahkan Berkas Perkara ke Tahap Penuntutan Terhadap Tiga Pejabat Ditjen Bea Cukai Soal Kasus Suap Importasi Barang

KPK Limpahkan Berkas Perkara ke Tahap Penuntutan Terhadap Tiga Pejabat Ditjen Bea Cukai Soal Kasus Suap Importasi Barang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara milik tiga pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait kasus dugaan suap importasi barang.
Geger Pria di Kemayoran Tewas Usai Ditusuk Tetangga Gegara Dendam, Ini Kronologinya

Geger Pria di Kemayoran Tewas Usai Ditusuk Tetangga Gegara Dendam, Ini Kronologinya

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria berinisial AJ (35) diduga tewas, usai ditusuk tetangganya. Peristiwa ini terjadi di wilayah pemukiman padat penduduk, Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6/2026) dini hari.
Mantan Staf Ahli Heri Gunawan Mangkir Lagi Dari Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Dana CSR BI-OJK

Mantan Staf Ahli Heri Gunawan Mangkir Lagi Dari Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Dana CSR BI-OJK

Model sekaligus mantan staf ahli anggota DPR RI Heri Gunawan, Fitri Assiddikki (FA) kembali mangkir dari pemanggilan KPK terkait kasus dugaan korupsi dana corporate social responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
KPK Tak Akan Ajukan Banding Soal Vonis Noel, Ini Alasannya

KPK Tak Akan Ajukan Banding Soal Vonis Noel, Ini Alasannya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak akan mengajukan banding tekait vonis mantan Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel di kasus suap dan gratifikasi pengurusan sertifikasi K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
Hanya Satu Tersangka Kasus Suap Bea Cukai yang Masih Dilakukan Penyidikan KPK, Ini Sosoknya

Hanya Satu Tersangka Kasus Suap Bea Cukai yang Masih Dilakukan Penyidikan KPK, Ini Sosoknya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penyidikan terhadap satu tersangka yakni Budiman Bayu Prasojo (BBP) di kasus suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral