GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akademisi Ungkap Sejumlah Poin Krusial dari Keberadaan DPN

Pembentukan Dewan Pertahanan Nasional (DPN) ditujukan pemerintah dalam memperkuat koordinasi pertahanan negara di tengah ancaman multidimensi.
Sabtu, 16 Mei 2026 - 03:36 WIB
Akademisi Ungkap Sejumlah Poin Krusial dari Keberadaan DPN
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pembentukan Dewan Pertahanan Nasional (DPN) ditujukan pemerintah dalam memperkuat koordinasi pertahanan negara di tengah ancaman multidimensi.

Kendati demikian sejumlah akademisi, peneliti dan pengamat kebijakan publik mengkoreksi peran DPN yang diniali berpotensi disalahgunakan dalam tata kelola kekuasaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah pandangan tersebut disampaikan dalam diskusi Indonesia Youth Congress bertajuk 'Menggugat Dewan Pertahanan Nasional atau DPN: Penguatan Strategis atau Duplikasi Kekuasaan dalam Sistem Pertahanan Negara?'.

Akademisi Hubungan Internasional, Connie Rahakundini Bakrie menilai terdapat sejumlah risiko konstitusional diantaranya tumpang tindih kewenangan.

Menurutnya keberadaan DPN beresiko melahirkan fragmentasi otoritas dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan),TNI, dan Lemhanas.

"Tata kelola kelembagaan yang tumpang tindih akan menyebabkan terjadinya kebingungan dalam keputusan strategis sektor keamanan dan pertahanan negara," kata Connie Bakrie lewat diskusi virtual, Jakarta, Jumat (15/5/2026).

Serupa, Akademisi Ilmu Politik Universitas Nasional, Firdaus Syam mengatakan perlunya publik mengkritisi keberadaan DPN pada sektor tujuan pembentukannya.

Pasalnya, Firdaus menilai adanya kerentanan penyalahgunaan kewenangan jika dilihat dari ketentua Pasal 3 Huruf F.

”Keberadaan DPN patut dikritisi publik, alasannya adalah desain kelembagaannya tidak jelas. DPN ini untuk apa? Apa yang membedakannya dengan lembaga pertahanan dan keamanan lainnya? Itu yang tidak dijelaskan kepada publik,” kata Firdaus.

”Pasal ini mengamanatkan agar DPN menjalankan fungsi lain yang diberikan Presiden. Maka dari itu, ini sangat potensial terjadinya penyalahgunaan dan ekspansi mandat yang dilakukan lembaga ini,” sambungnya.

Di sisi lain, peneliti kebijakan publik dan good governance, Gian Kasogi menilai persoalan utama DPN bukan terletak pada urgensi pembentukannya, melainkan pada konfigurasi kewenangan yang berpotensi memusatkan terlalu banyak fungsi strategis dalam satu poros kekuasaan. 

Menurut dia struktur tersebut perlu diuji secara kritis untuk memastikan tidak terjadi pengaburan batas antara perumusan kebijakan, pengelolaan informasi, dan pemberian nasihat strategis kepada Presiden.

“Dalam sistem yang sehat, kita tidak menunggu penyalahgunaan kekuasaan terjadi. Kita harus menguji desain kelembagaannya sejak awal. Pertanyaannya, apakah DPN benar-benar memperkuat sistem, atau justru mengonsentrasikan kekuasaan dalam satu tangan?,” pungkasnya.(raa)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polri Terjunkan 260 Personel Perkuat Penanganan Dampak Gempa M7.7 Flores

Polri Terjunkan 260 Personel Perkuat Penanganan Dampak Gempa M7.7 Flores

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan sebanyak 137 personel diberangkatkan menuju Flores dalam tahap awal pada Sabtu (15/8) malam.
Lensa Berbicara: Semarak Kemerdekaan, Puluhan Pohon Pinang Disiapkan di Ancol

Lensa Berbicara: Semarak Kemerdekaan, Puluhan Pohon Pinang Disiapkan di Ancol

Sejumlah pekerja merakit pohon pinang untuk persiapan perlombaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ancol.
Sementara Wilayah Ini Paling Terdampak Gempa NTT, Warga Alami Kerusakan Rumah

Sementara Wilayah Ini Paling Terdampak Gempa NTT, Warga Alami Kerusakan Rumah

Media sosial sempat dibuat heboh dengan kabar gempa di NTT. Berikut informasi lengkap dari BNPB soal wilayah dan jumlah korbannya.
Detik-Detik Kajian Ustaz Abu Qotadah di Masjid Bima Terhenti saat Gempa M7,7 NTT, Jemaah Berhamburan Keluar

Detik-Detik Kajian Ustaz Abu Qotadah di Masjid Bima Terhenti saat Gempa M7,7 NTT, Jemaah Berhamburan Keluar

Detik-detik Kajian Safari Dakwah Ustaz Abu Qotadah Al Atsary di Masjid Sundari Mutmainah, Bima, NTB terhenti saat gempa bumi M7,7 di NTT, Sabtu (15/8/2026).
Link Live Streaming UFC 330: Tarung Siang Ini, Ada Duel Perebutan Gelar Juara Islam Makhachev Vs Ian Machado Garry

Link Live Streaming UFC 330: Tarung Siang Ini, Ada Duel Perebutan Gelar Juara Islam Makhachev Vs Ian Machado Garry

Link live streaming UFC 330, di mana ada duel seru antara Islam Makhachev vs Ian Machado Garry di perebutan gelar juara kelas welter.
Pemerintah Targetkan 10 Ribu Renovasi Puskemas di Seluruh Indonesia

Pemerintah Targetkan 10 Ribu Renovasi Puskemas di Seluruh Indonesia

Menteri Kesehatan mengatakan, puskesmas yang akan diperbaiki dengan kriteria rusak berat, wilayah yang belum memiliki sarana kesehatan serta jumlah penduduk yang sudah terlalu banyak.

Trending

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Keren! Dedi Mulyadi Gagas 5 Desa di Bekasi Mengembangkan Budaya Sunda

Keren! Dedi Mulyadi Gagas 5 Desa di Bekasi Mengembangkan Budaya Sunda

Gubernur Dedi Mulyadi memiliki tekad dalam menjaga budaya sunda di wilayahnya. Terlebih pada kawasan industri, simak selengkapnya di bawah ini.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 17-23 Agustus 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 17-23 Agustus 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan keuangan zodiak minggu ini, 17-23 Agustus 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Selengkapnya

Viral