GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menangkal Ancaman Krisis Iklim yang Kian Nyata, Puluhan Anak Muda Antusias Tanam Mangrove di Pesisir Jakarta

Selain sebagai upaya menangkal krisis iklim, penanaman mangrove bertajuk Garden of Memory: From Moscow to Jakarta ini juga menjadi simbol diplomasi hijau antara Rusia dan Indonesia.
Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:33 WIB
Puluhan pemuda terlibat dalam aksi tanam mangrove bertajuk Garden of Memory: From Moscow To Jakarta.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Puluhan anak muda dari berbagai komunitas belum lama ini mengikuti aksi penanaman mangrove di kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk, Jakarta Utara.

Mereka terlibat dalam kegiatan Garden of Memory: From Moscow To Jakarta yang digelar oleh Russian House Jakarta, Generasi Energi Bersih Indonesia, dan Yayasan Indonesia Bebas Emisi, pada hari pekan lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Selain peserta dari berbagai komunitas, acara ini juga dihadiri mitra diplomatik serta perwakilan pemerintah.

Garden of Memory: From Moscow to Jakarta merupakan program lingkungan yang digelar untuk memperingati Victory Day atau Hari Kemenangan Rusia setiap 9 Mei.

Penanaman mangrove menjadi simbol diplomasi hijau antara Rusia dan Indonesia guna mendorong kolaborasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menciptakan masa depan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Russian House Jakarta dan Generasi Energi Bersih Indonesia dalam memperkuat kerja sama internasional terkait aksi iklim.

Langkah tersebut sejalan dengan target Indonesia mencapai Net Zero Emission pada 2060 atau lebih cepat.

Antusiame Pemuda Ikut Aksi Tanam Mangrove

Sekitar 80 pemuda dari berbagai komunitas tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Masing-masing peserta membawa satu bibit mangrove untuk ditanam di area pesisir Angke Kapuk.

Bakrie Center Foundation (BCF) turut terlibat sebagai mitra komunitas dan media partner. Para alumni dari berbagai program yang dimiliki yayasan tersebut juga hadir sebagai perwakilan.

Salah satu alumni BCF dari Campus Leaders Program Batch 8, Jihan, mengaku terkejut saat pertama kali turun langsung ke lokasi penanaman mangrove. Ia tidak menyangka kedalaman air di kawasan tersebut cukup tinggi.

“Kirain hanya selutut, ternyata di sini kok bisa sampai seleher ya airnya?”, serunya.

Kawasan Angke diketahui mengalami penurunan muka tanah yang cukup signifikan, dengan rata-rata mencapai 8 hingga 20 sentimeter per tahun.

Kondisi itu dipengaruhi karakter tanah aluvial yang lembek dan mudah memadat secara alami. Selain itu, penggunaan air tanah berlebihan serta tingginya kepadatan kawasan turut mempercepat penurunan tanah.

Akibat kondisi tersebut, permukaan air di sejumlah titik kawasan Angke kini lebih tinggi dibandingkan daratan sekitarnya. Meski harus berendam hingga leher, para peserta tetap semangat mengikuti aksi penanaman mangrove.

Semangat tersebut dinilai menjadi bukti meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap ancaman krisis iklim dan pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

“Seru banget kegiatannya, karena selain kita bisa kenalan sama teman-teman lintas komunitas, dengan melihat langsung ke alam seperti ini, kita jadi lebih aware soal perubahan iklim yang terjadi. Ancamannya semakin nyata, gambarannya bisa kita lihat di Angke ini,” ungkap Jihan.

Partisipasi anak muda dalam upaya mencegah abrasi dan memulihkan ekosistem pesisir mendapat apresiasi dari Kepala Bidang Kewaspadaan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DKI Jakarta, Handoko Tri.

“Pada dasarnya, kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk menjaga Jakarta agar tetap menjadi kota yang aman, nyaman, hijau, dan layak dihuni, sekaligus memperkuat posisinya sebagai kota global yang berbudaya dan berkelanjutan. Terima kasih untuk para pemuda yang telah hadir dan menunjukkan semangat untuk menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan,” jelas Handoko. (rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG mengonfirmasi adanya ancaman tsunami berstatus Siaga dengan potensi ketinggian gelombang 0,5 - 3 meter di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan (Sulsel) usai gempa tektonik magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo.
Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Hari ini (15/8) NTT dikabarkan terjadk gempa. Videonya pun viral di media sosial, mencuri perhatian warganet.
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
KPK Sesalkan Adanya Dugaan Intimidasi Terhadap Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai

KPK Sesalkan Adanya Dugaan Intimidasi Terhadap Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengaku bahwa menyesalkan adanya kabar tersebut. Pasalnya, baik saksi maupun tersangka harus terjamin keselamatannya.
BMKG Prakirakan Cuaca di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Pada Hari Sabtu

BMKG Prakirakan Cuaca di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Pada Hari Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah di Indonesia berpotensi berawan pada Sabtu.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Selengkapnya

Viral