Nyatakan Sikap, SMAN 1 Sambas Ikuti Keputusan Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI untuk Jadi Wakil Kalbar di Tingkat Nasional
- Tangkapan layar YouTube MPRGOID
SMAN 1 Sambas mengaku jika polemik yang hadir dari pegelaran laga final kompetisi telah berdampak negatif.
Sebab, banyak pihak menuding terkait hasil akhir dari laga Final LCC 4 Pilar MPR RI tingkat Kalbar yang sebelumnya telah memutuskan SMAN 1 Sambas keluar sebagai juaranya.
"Mengecam munculnya berbagai bentuk opini, narasi, tuduhan, maupun tindakan di media sosial yang menyerang sekolah, dewan guru, beserta staf TU, murid dan bahkan sampai ke alumni. tindakan ini telah mencemarkan nama baik SMAN 1 Sambas, menimbulkan tekanan psikologis kepada pihak yang terdampak serta memperkeruh suasana," tulis pernyataan sikap itu.
Indri Wahyuni Sebut SMAN 1 Sambas Pantas Menang
Sebelumnya jagat media sosial dihebohkan dengan munculnya status WhatsApp dari Indri Wahyuni usai viralnya keputusan kontroversi laga Final LCC 4 Pilar MPR RI.
Alih-alih menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, Indri Wahyuni memilih enggan melakukannya.
Dirinya justru memilih untuk tetap setia pada keputusan dewan juri yang telah menetapkan SMAN 1 Sambas sebagai juara dari LCC 4 Pilar MPR RI tingkat Kalbar.
Alhasil, dewan juri memutuskan SMAN 1 Sambas menjadi wakil dari Kalbar untuk mengikuti LCC 4 Pilar MPR RI tingkat nasional.
"Jawaban sapu jagad tapi ga ada yang mau buka ini. Seoalah-olah jawaban tersebut benar. Sekaolah yang menang dinilai tidak pantas menang. Padahal hasil akhir tetap sekolah tersebut yang menang. Semoga ada jalan untuk sekolah tersebut membuktikan diri di nasional bahwa mereka pantas menang dan jadi juara," tulis status yang disebutkan curhatan dari Indri Wahyuni.(raa)
Load more