News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tim Robotik Surabaya Juara ASEAN MATE ROV 2026, Wakili ASEAN di Kejuaraan Dunia

Tim NUSANTARA dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) NOLA Surabaya berhasil meraih gelar Juara Tertinggi Kelas Ranger pada ajang bergengsi ASEAN MATE ROV
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 17 Mei 2026 - 23:46 WIB
Tim NUSANTARA
Sumber :
  • tim tvOne

Surabaya, tvOnenews.com - Prestasi membanggakan kembali diukir anak-anak muda Indonesia. Kali ini, Tim NUSANTARA dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) NOLA Surabaya berhasil meraih gelar Juara Tertinggi Kelas Ranger pada ajang bergengsi ASEAN MATE ROV Competition 2026 yang berlangsung di Singapura pada 27 April 2026 lalu.

Kemenangan ini menjadi tiket emas bagi tim untuk mewakili kawasan ASEAN di ajang MATE ROV World Championship 2026 di Newfoundland & Labrador, Kanada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Krisma Prakosa selaku mentor Tim NUSANTARA mengaku bangga dan bersyukur atas pencapaian para siswanya. Ia menyebut kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras dan ketekunan seluruh anggota tim selama proses persiapan hingga pertandingan.

“ASEAN MATE ROV merupakan kompetisi robot bawah air tingkat internasional yang menantang peserta untuk merancang, membangun, dan mengoperasikan ROV atau Remotely Operated Vehicle. Alat ini bertujuan menyelesaikan simulasi misi dunia nyata di berbagai bidang, mulai dari eksplorasi bawah laut, industri maritim, hingga konservasi lingkungan laut,” jelas Krisma saat ditemui di kantor PKBM NOLA Surabaya, Sabtu (16/5).

Ia menambahkan, kompetisi ini menjadi salah satu ajang robotika bawah laut paling bergengsi di dunia karena tidak hanya menguji kemampuan teknis, tetapi juga aspek rekayasa, pemecahan masalah, kerja sama tim, presentasi teknis, hingga ketahanan mental peserta.

Tim NUSANTARA terdiri dari delapan siswa berbakat, yakni Catherine Olivia Rizalie, Tobey Kenshin Lim, Nadine Susanto, Clay Azarel Pramudya, Sheila Lemuela, Patrick James Hartanto, Ignatius Hans Cahyadi, dan Ivan Aryasatya Somawiharja.

Sebagai ketua tim atau CEO, Catherine Olivia Rizalie mengaku sempat merasa cemas saat menghadapi peserta dari sekolah-sekolah di Singapura yang memiliki fasilitas lebih lengkap dan canggih.

“Kondisi cuaca saat pertandingan juga tidak bersahabat, sehingga kami kehilangan kesempatan melakukan demo run kedua. Padahal sesi ini sangat penting untuk memperbaiki kekurangan setelah penampilan pertama. Bahkan ROV kami sempat rusak karena memaksakan mengangkat perangkat seberat lobster yang ternyata jauh lebih berat dari perkiraan saat latihan,” ungkap Olivia.

Meski menghadapi berbagai kendala, semangat seluruh anggota tim tidak surut. Mereka terus berusaha memperbaiki kekurangan dan memberikan penampilan terbaik selama kompetisi berlangsung.

“Kami tidak hanya unggul dalam aspek pengoperasian robot di area misi bawah air, tetapi juga berhasil mencuri perhatian panel juri asal Amerika Serikat saat sesi presentasi. Juri memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas komunikasi, kejelasan penyampaian, serta pemaparan desain robot dan kerja sama tim kami,” ujar Olivia.

“Kami sungguh tidak menyangka bisa meraih gelar juara tertinggi. Pencapaian ini bukan hanya kebanggaan bagi kami pribadi, tetapi juga bagi Surabaya dan Indonesia,” tambahnya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan keberanian untuk terus belajar mampu membawa siswa Indonesia bersaing di tingkat dunia. Kini, Tim NUSANTARA mulai mempersiapkan diri menghadapi MATE ROV World Championship 2026 di Kanada dengan harapan kembali membawa prestasi bagi Indonesia. (gol)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jika Mendapat Ancaman dari Wilayah Irak, AS Kemungkinan Akan Kembali Menyerang Wilayah Itu

Jika Mendapat Ancaman dari Wilayah Irak, AS Kemungkinan Akan Kembali Menyerang Wilayah Itu

Jika terjadi ancaman dari Irak, Amerika Serikat tidak menutup kemungkinan melancarkan serangan kembali ke wilayah itu. Meskipun operasi militernya melawan ISIS di Irak telah resmi berakhir, menurut The Washington Post.
Dari Kanvas ke Fesyen, 14 Perupa Hadir di The Untitled

Dari Kanvas ke Fesyen, 14 Perupa Hadir di The Untitled

Pameran seni rupa The Untitled menghadirkan 14 perupa dari berbagai daerah di Indonesia dengan pendekatan yang mempertemukan karya visual, desain dan fesyen.
Pakistan Kembali Tegang Dengan Afghanistan, Sebuah Serangan Sebabkan Tujuh Tewas

Pakistan Kembali Tegang Dengan Afghanistan, Sebuah Serangan Sebabkan Tujuh Tewas

Pakistan dan Afghanistan Kembali terlibat ketegangan. Pakistan meluncurkan serangan ke wilayah timur dan selatan Afghanistan hingga menewaskan sembilan orang, kata juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

John Herdman mengungkap Anthony Hudson sudah memahami cara bermain Timnas Indonesia. Duel dua pelatih Inggris itu bakal tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Coach Justin Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia Usai Hajar Bangladesh 9-2, Ungkap PR Jelang Hadapi Thailand

Coach Justin Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia Usai Hajar Bangladesh 9-2, Ungkap PR Jelang Hadapi Thailand

Kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh mengantarkan Timnas Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Meski tampil dominan, Coach Justin tetap menyoroti sejumlah.

Trending

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Coach Justin Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia Usai Hajar Bangladesh 9-2, Ungkap PR Jelang Hadapi Thailand

Coach Justin Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia Usai Hajar Bangladesh 9-2, Ungkap PR Jelang Hadapi Thailand

Kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh mengantarkan Timnas Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Meski tampil dominan, Coach Justin tetap menyoroti sejumlah.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

John Herdman mengungkap Anthony Hudson sudah memahami cara bermain Timnas Indonesia. Duel dua pelatih Inggris itu bakal tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Jika Mendapat Ancaman dari Wilayah Irak, AS Kemungkinan Akan Kembali Menyerang Wilayah Itu

Jika Mendapat Ancaman dari Wilayah Irak, AS Kemungkinan Akan Kembali Menyerang Wilayah Itu

Jika terjadi ancaman dari Irak, Amerika Serikat tidak menutup kemungkinan melancarkan serangan kembali ke wilayah itu. Meskipun operasi militernya melawan ISIS di Irak telah resmi berakhir, menurut The Washington Post.
Pakistan Kembali Tegang Dengan Afghanistan, Sebuah Serangan Sebabkan Tujuh Tewas

Pakistan Kembali Tegang Dengan Afghanistan, Sebuah Serangan Sebabkan Tujuh Tewas

Pakistan dan Afghanistan Kembali terlibat ketegangan. Pakistan meluncurkan serangan ke wilayah timur dan selatan Afghanistan hingga menewaskan sembilan orang, kata juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid.
Dari Kanvas ke Fesyen, 14 Perupa Hadir di The Untitled

Dari Kanvas ke Fesyen, 14 Perupa Hadir di The Untitled

Pameran seni rupa The Untitled menghadirkan 14 perupa dari berbagai daerah di Indonesia dengan pendekatan yang mempertemukan karya visual, desain dan fesyen.
Nasib Korban Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Kampus Negeri Karawang, Benarkah Cedera?

Nasib Korban Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Kampus Negeri Karawang, Benarkah Cedera?

Wakil Rektor UNSIKA, Mayasari mengatakan, korban dalam keadaan baik-baik saja dan tidak mengalami cedera setelah diduga mengalami pengeroyokan oleh 2 mahasiswa.
Selengkapnya

Viral