News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Kemenkes RI Perketat Pengawasan di Pintu Masuk Indonesia

WHO tetapkan darurat Ebola global di Kongo, Kemenkes RI perketat pengawasan pintu masuk dan tingkatkan deteksi dini kasus Ebola.
Senin, 18 Mei 2026 - 19:00 WIB
Ilustrasi Virus
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memperketat pengawasan dan memperkuat koordinasi dengan jaringan kesehatan global setelah Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Aji Muhawarman mengatakan penetapan status darurat oleh WHO pada 17 Mei 2026 menjadi sinyal penting bagi seluruh negara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, ia menegaskan wabah Ebola saat ini belum dikategorikan sebagai pandemi global.

“Penetapan ini mencerminkan adanya penularan lintas negara, tingkat kematian yang tinggi, serta ketidakpastian mengenai skala dan perkembangan wabah,” kata Aji Muhawarman, Senin (18/5/2026).

Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 80 Orang

Wabah Ebola yang terjadi di Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo, tercatat telah menimbulkan 246 kasus suspek hingga 16 Mei 2026. Dari jumlah tersebut, delapan kasus telah dikonfirmasi positif Ebola dan menyebabkan 80 kematian.

Tingkat kematian akibat wabah itu mencapai 32,5 persen.

Otoritas kesehatan setempat mengidentifikasi virus penyebab wabah sebagai strain Bundibugyo, salah satu varian Ebola yang dikenal mampu memicu wabah besar dan mematikan.

Selain di Kongo, kasus impor yang berkaitan dengan wabah juga dilaporkan muncul di Kampala, Uganda, serta Kinshasa. Kondisi keamanan yang tidak stabil, mobilitas penduduk yang tinggi, dan lemahnya infrastruktur kesehatan di kawasan tersebut dinilai meningkatkan risiko penyebaran lintas wilayah.

Ebola Disebut Sangat Mematikan

Aji menjelaskan Ebola merupakan penyakit akibat infeksi virus dengan tingkat fatalitas tinggi yang dalam sejumlah kasus dapat mencapai 50 persen.

Ia menyebut terdapat tiga jenis utama virus Ebola yang kerap menyebabkan wabah berulang, yakni:

  • Ebola Virus Disease (EVD)

  • Sudan Virus Disease (SVD)

  • Bundibugyo Virus Disease (BVD)

Varian Bundibugyo Virus Disease (BVD) menjadi penyebab utama wabah yang saat ini terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Penularan Ebola terjadi melalui kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, hewan terinfeksi, maupun permukaan benda yang telah terkontaminasi virus. Virus dapat masuk melalui luka pada kulit atau selaput lendir tubuh.

“Gejala biasanya muncul mendadak berupa demam, kelelahan, nyeri otot, dan sakit kepala, kemudian berkembang menjadi muntah, diare, hingga perdarahan,” ujarnya.

Masa inkubasi virus Ebola diketahui berkisar antara dua hingga 21 hari sejak paparan pertama terjadi.

Belum Ada Pengobatan yang Tersedia Luas

Kemenkes juga menyoroti belum tersedianya pengobatan spesifik Ebola yang dapat diakses secara luas di berbagai negara.

Menurut Aji, penanganan pasien saat ini masih berfokus pada terapi suportif intensif untuk menjaga kondisi tubuh pasien selama masa perawatan.

Sementara itu, vaksin Ebola yang telah tersedia masih terbatas penggunaannya dan umumnya diprioritaskan untuk pengendalian wabah di kawasan Afrika.

Indonesia Tingkatkan Pengawasan dan Deteksi Dini

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah Indonesia meningkatkan pengawasan kesehatan di berbagai pintu masuk negara, termasuk bandara dan pelabuhan internasional.

Kemenkes juga memperkuat koordinasi dengan rumah sakit rujukan serta instansi kesehatan masyarakat guna meningkatkan kemampuan deteksi dini dan respons cepat terhadap kemungkinan kasus.

“Kami memantau secara ketat pelaku perjalanan, khususnya yang berasal dari negara terdampak wabah. Kasus suspek akan dirujuk ke rumah sakit yang ditunjuk dan dilaporkan melalui sistem tanggap darurat nasional,” kata Aji.

Selain pengawasan, pemerintah juga memperluas edukasi publik dan komunikasi risiko untuk mencegah munculnya informasi keliru maupun kepanikan di masyarakat.

Informasi resmi terkait Ebola dapat diakses melalui portal informasi Ebola milik Kementerian Kesehatan.

WHO Tidak Sarankan Penutupan Perbatasan

WHO turut mengimbau negara-negara di luar wilayah wabah agar tidak menerapkan penutupan perbatasan maupun pembatasan perjalanan dan perdagangan internasional.

Kemenkes pun mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dengan menghindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi, hewan sakit, atau benda yang diduga telah terkontaminasi virus Ebola.

Masyarakat yang baru kembali dari negara terdampak juga diminta segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala dalam waktu 21 hari setelah perjalanan. (ant/nsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gelombang Panas, Prancis Distribusikan 1000 AC ke Rumah Sakit

Gelombang Panas, Prancis Distribusikan 1000 AC ke Rumah Sakit

Sekitar 1.000 unit pendingin ruangan (air conditioner/AC) akan didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit di wilayah Paris hingga akhir pekan ini.
Delegasi Resmi Negara_negara Mulai Tiba di Teheran

Delegasi Resmi Negara_negara Mulai Tiba di Teheran

Bebebrapa delegasi resmi negara tiba di ibu kota Iran, Teheran, Jumat, untuk menghadiri upacara pemakaman mantan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, menurut media Iran.
PSSI Pers Satukan Visi Menuju Gelar Pertama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI Pers Satukan Visi Menuju Gelar Pertama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI Pers menggelar forum diskusi bertajuk "ASEAN HYUNDAI CUP 2026: Menjemput Gelar Pertama Indonesia" melalui acara Water Breaki N Brand Experience Center.
Diresmikan Gubernur Khofifah, Pabrik Kemasan Kaleng Modern Banyuwangi Serap Ratusan Pekerja Lokal

Diresmikan Gubernur Khofifah, Pabrik Kemasan Kaleng Modern Banyuwangi Serap Ratusan Pekerja Lokal

Potensi alam dan sumber daya manusianya yang bagus membuat dunia investasi Kabupaten Banyuwangi makin dilirik.
Keberhasilan Transformasi Polri Dinilai Realisasi Program Presisi Era Jenderal Listyo

Keberhasilan Transformasi Polri Dinilai Realisasi Program Presisi Era Jenderal Listyo

Hari Bhayangkara ke-80 dinilai menjadi momentum tepat untuk mengapresiasi pencapaian besar Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Diresmikan Gubernur Khofifah, Pabrik Kemasan Kaleng Modern Banyuwangi Serap Ratusan Pekerja Lokal

Diresmikan Gubernur Khofifah, Pabrik Kemasan Kaleng Modern Banyuwangi Serap Ratusan Pekerja Lokal

Potensi alam dan sumber daya manusianya yang bagus membuat dunia investasi Kabupaten Banyuwangi makin dilirik.

Trending

Ternyata Bukan Hilang, Nadira Az-Zahra di Rumah Bibinya, Polisi: Masalah Keluarga

Ternyata Bukan Hilang, Nadira Az-Zahra di Rumah Bibinya, Polisi: Masalah Keluarga

Teka-teki mengenai hilangnya mahasiswi cantik asal Telkom University Nadira Az-Zahra (21) akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat dinyatakan hilang kini -
Wanita Kepergok Jual Perhiasan Emas Palsu di 20 Toko Emas Pamulang, Polisi Ungkap Motifnya

Wanita Kepergok Jual Perhiasan Emas Palsu di 20 Toko Emas Pamulang, Polisi Ungkap Motifnya

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq menerangkan, berdasarkan pengakuan pelaku, yang bersangkutan sudah beraksi ke 20 toko emas.
Pengungkapan 3,37 Ton Ganja Jadi Kado Besar HANI dan HUT Bhayangkara ke-80 untuk Indonesia

Pengungkapan 3,37 Ton Ganja Jadi Kado Besar HANI dan HUT Bhayangkara ke-80 untuk Indonesia

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Jawa Timur dalam menggagalkan penyelundupan 3,37 ton ganja asal Thailand yang diperkirakan bernilai sekitar Rp4,5 triliun.
Gebrakan Persib Bawa Berkah untuk Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Makin Pede Raih Juara

Gebrakan Persib Bawa Berkah untuk Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Makin Pede Raih Juara

Langkah agresif Persib di bursa transfer musim panas tak hanya untungkan klub. Kebijakan itu juga bawa angin segar bagi Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026.
KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, saksi yang berasal dari Kanim Depok didalami soal dugaan penerimaan uang.
MUI Usulkan Pejabat yang Korupsi Dihukum Mati, Ketua Umum MUI: Berapa Orang yang Mati Karena Koruptor?

MUI Usulkan Pejabat yang Korupsi Dihukum Mati, Ketua Umum MUI: Berapa Orang yang Mati Karena Koruptor?

Baru-baru ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengusulkan agar pejabat yang korupsi atau merampok uang negara, agar dijatuhi hukuman mati. Bahkan Ketua Umum MUI,
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 4 Juli 2026: Sagitarius Mendadak Tajir

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 4 Juli 2026: Sagitarius Mendadak Tajir

Keberuntungan finansial diperkirakan menghampiri sejumlah zodiak pada Sabtu, 4 Juli 2026. Berikut 6 zodiak yang diprediksi paling bercuan deras di akhir pekan!
Selengkapnya

Viral