News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Turis Malaysia Dituduh Belum Bayar di RM Padang Pagi Sore PIK, Berujung Seruan Boikot Meski Restoran Sudah Minta Maaf

Viral turis Malaysia dituduh belum bayar makan di RM Pagi Sore PIK hingga muncul seruan boikot di media sosial, walaupun kini pihak restoran sudah minta maaf.
Senin, 18 Mei 2026 - 21:04 WIB
Viral Turis Malaysia Dituduh Belum Bayar di RM Padang Pagi Sore PIK, Berujung Seruan Boikot Meski Restoran Sudah Minta Maaf
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Rumah makan Padang Pagi Sore cabang Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, tengah menjadi sorotan publik usai viral tuduhan terhadap rombongan turis asal Malaysia yang disebut meninggalkan restoran tanpa membayar tagihan makanan.

Kasus tersebut ramai dibicarakan di media sosial setelah wisatawan Malaysia bernama Norain Mohd Yunus mengaku dirinya dan rombongan dituding belum melunasi pembayaran makan senilai Rp907.500, padahal transaksi disebut sudah dilakukan secara non tunai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa itu bahkan memicu seruan boikot terhadap RM Pagi Sore dari sejumlah akun media sosial Malaysia, meski pihak restoran telah menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf atas insiden tersebut.

Bermula dari Unggahan Turis Malaysia di Threads

Perbincangan bermula dari unggahan Norain Yunus melalui akun Threads pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia menceritakan pengalamannya bersama lima orang rombongan saat singgah di RM Pagi Sore cabang PIK pada Rabu (13/5/2026).

Menurut pengakuannya, mereka baru tiba di Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta dan memutuskan makan terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bandung menggunakan kereta cepat Whoosh.

Norain menyebut restoran Pagi Sore memang cukup populer di kalangan wisatawan Malaysia yang datang ke Jakarta.

“Ceritanya sebelum ke Bandung, kita memutuskan untuk makan di Pagi Sore semenjak ini menjadi restoran tempat orang Malaysia makan kalau ke Jakarta,” tulis Norain dalam unggahannya.

Rombongan tersebut diketahui memesan sembilan lauk makanan dengan total tagihan mencapai Rp907.500. Pembayaran disebut dilakukan menggunakan kartu pembayaran pada hari yang sama.

Disebut Viral karena Dituduh Belum Membayar

Masalah mulai muncul beberapa hari setelah kunjungan tersebut. Pada Sabtu (16/5/2026), sopir dari agen perjalanan yang membawa rombongan tiba-tiba menghubungi Norain dan meminta bukti pembayaran restoran.

Norain mengaku terkejut setelah mengetahui dirinya dan rombongan disebut viral karena dituduh meninggalkan restoran tanpa membayar tagihan makanan.

Ia kemudian memeriksa riwayat transaksi pembayaran dan mencari struk pembayaran yang tersimpan di dalam tas.

Beruntung, bukti pembayaran akhirnya berhasil ditemukan dan langsung dikirimkan kepada agen perjalanan untuk diteruskan kepada pihak restoran.

“Setelah kami mencari di dalam tas, ketemu bukti pembayarannya. Bayangkan kalau kami membayar secara tunai dan bukti pembayarannya tidak ditemukan,” tulisnya lagi.

Unggahan tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memancing perhatian banyak warganet, termasuk dari Malaysia dan Indonesia.

RM Pagi Sore Akui Terjadi Miskomunikasi

Setelah bukti transaksi diperlihatkan, pihak RM Pagi Sore cabang PIK akhirnya memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut.

Dalam video permintaan maaf yang dikirimkan kepada agen perjalanan, pihak restoran menyebut kejadian itu murni disebabkan miskomunikasi dan bukan unsur kesengajaan.

“Kejadian ini murni karena miskomunikasi dan bukan unsur kesengajaan dari pihak manapun. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya yang telah terjadi dan berharap hubungan baik tetap terjaga dengan baik ke depannya,” ujar perwakilan RM Pagi Sore cabang PIK.

Permintaan maaf tersebut kemudian turut beredar di media sosial. Namun polemik telanjur meluas dan terus menjadi bahan perbincangan publik.

Seruan Boikot Muncul di Media Sosial

Meski pihak restoran sudah memberikan penjelasan dan meminta maaf, sejumlah akun media sosial di Malaysia tetap menunjukkan reaksi keras atas insiden tersebut.

Salah satu akun agen perjalanan bernama @tripadukberadik bahkan secara terbuka menyerukan boikot terhadap RM Pagi Sore.

“Demi marwah Malaysia, kami dari Tripadikberadik akan boikot restoran Pagi Sore. Kami akan mendukung tempat makan lain yang lebih enak di Indonesia,” tulis akun tersebut.

Seruan itu kemudian memicu beragam komentar dari warganet. Sebagian menilai pihak restoran seharusnya melakukan pengecekan transaksi secara menyeluruh sebelum menyebarkan dugaan pelanggan belum membayar.

Beberapa pengguna media sosial juga mempertanyakan sistem verifikasi pembayaran di restoran, terutama karena transaksi dilakukan secara cashless yang seharusnya lebih mudah dilacak.

Warganet Soroti Pentingnya Bukti Pembayaran

Di tengah ramainya polemik tersebut, banyak warganet juga menyoroti pentingnya menyimpan bukti pembayaran, baik berupa struk fisik maupun bukti transaksi digital.

Kasus ini dinilai menjadi pelajaran bahwa kesalahan kecil dalam komunikasi dan verifikasi transaksi dapat berkembang menjadi polemik besar di media sosial, terlebih ketika melibatkan wisatawan asing.

Sebagian pengguna internet juga mengingatkan agar pihak pelaku usaha lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi kepada publik sebelum memastikan kebenaran data transaksi pelanggan.

RM Pagi Sore sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu rumah makan Padang yang cukup populer di kalangan wisatawan Malaysia yang berkunjung ke Jakarta maupun Bandung.(nssp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

15 Ucapan HUT TNI ke-81, Referensi Caption di Media Sosial

15 Ucapan HUT TNI ke-81, Referensi Caption di Media Sosial

Berikut 15 ucapan selamat HUT TNI ke-81, cocok digunakan sebagai caption di media sosial.
Bayi 11 Bulan di Cakung Tewas Dianiaya Ayah Kandung, Pelaku Ngaku Korban Tertimpa Kipas Angin dan Sempat Minta Antar ke RS

Bayi 11 Bulan di Cakung Tewas Dianiaya Ayah Kandung, Pelaku Ngaku Korban Tertimpa Kipas Angin dan Sempat Minta Antar ke RS

Seorang bayi berinisial REA (11 bulan) tewas di tangan ayah kandungnya berinisial RPP (30) usai dianiaya. Korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum.
Klasemen Moto3 2026 usai GP Jepang: Veda Ega Pratama Panaskan Persaingan, Maximo Quiles Makin Tak Tersentuh di Puncak

Klasemen Moto3 2026 usai GP Jepang: Veda Ega Pratama Panaskan Persaingan, Maximo Quiles Makin Tak Tersentuh di Puncak

Klasemen Moto3 2026 usai GP Jepang semakin ketat. Pembalap CFMoto Aspar, Maximo Quiles masih tak tersentuh di puncak. Sedangkan Veda Ega Pratama mampu menempel ketat Hakim Danish di delapan besar.
Anggota Wantimpres Jusuf Hamka Ungkap Ramuan Herbal Pagi Hari Penjaga Stamina

Anggota Wantimpres Jusuf Hamka Ungkap Ramuan Herbal Pagi Hari Penjaga Stamina

Ada minuman herbal yang direkomendasikan Jusuf Hamka. Menarik perhatian publik karena awali pagi dihari pertama menjabat Wantimpres dengan konsumsi ini.
Bruno Fernandes Akhirnya Buka Suara soal Keputusan Cristiano Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal

Bruno Fernandes Akhirnya Buka Suara soal Keputusan Cristiano Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal

Bruno Fernandes buka suara soal keputusan Cristiano Ronaldo untuk meninggalkan Timnas  Portugal. Hal ini merupakan dampak dari pertikaian sang megabintang dengan pelatih Jorge Jesus.
Hasil UFC 322: Bantai Wang Cong, Natalia Silva Rebut Sabuk Gelar Juara Kelas Terbang Wanita

Hasil UFC 322: Bantai Wang Cong, Natalia Silva Rebut Sabuk Gelar Juara Kelas Terbang Wanita

Hasil UFC 332, di mana Natalia Silva berhasil menjadi juara kelas terbang wanita usai mengalahkan Wang Cong dalam duel ketat yang berlangsung lima ronde.

Trending

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson mulai memetakan kekuatan Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung Senin (5/10/2026) di GBK.
Sumardji Konfirmasi Thom Haye Terbebas dari Sanksi FIFA? Sebut Semua Pemain Timnas Indonesia Bisa Diturunkan di Laga Final FIFA ASEAN Cup

Sumardji Konfirmasi Thom Haye Terbebas dari Sanksi FIFA? Sebut Semua Pemain Timnas Indonesia Bisa Diturunkan di Laga Final FIFA ASEAN Cup

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand di partai final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Keberhasilan fantastis Timnas Indonesia menembus partai final FIFA ASEAN Cup 2026 usai membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) meny-
John Herdman Rotasi Pemain di Final FIFA ASEAN Cup Vs Thailand? Ketua BTN PSSI Sumardji Ungkap Kans Starting Eleven

John Herdman Rotasi Pemain di Final FIFA ASEAN Cup Vs Thailand? Ketua BTN PSSI Sumardji Ungkap Kans Starting Eleven

Tampil di partai final, John Herdman tentu akan menurunkan skuad terbaiknya ketika Timnas Indonesia menjamu Thailand di Stadion Utama Gelora BUng Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Selengkapnya

Viral