Misteri Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Terkuak, Terdakwa Priyo Jujur 4 Nama Lain Cuma Karangan Ririn
- tvOneNews
"Aslinya tidak ada nama itu. Nama-nama itu saya bahkan tidak tahu, itu hanya karangan Ririn," terangnya.
Ia coba merincikan keempat nama yang disebut sebagai pelaku utama. Ia mengaku sama sekali tidak mengetahui siapa sosok Aman Yani.
"Hardi itu orangnya tidak ada, Yoga juga orangnya tidak ada, Joko juga tidak ada," tuturnya.
Pengakuan Priyo mengejutkan semua pihak dalam persidangan. Kuasa hukum Ririn, Toni RM juga kaget mendengar penjelasan yang disampaikan oleh terdakwa kasus pembunuhan tersebut.
Toni RM langsung memberikan beberapa pertanyaan untuk menyikapi kesaksian dilontarkan Ririn. Pengacara tersebut ingin mengetahui terkait sosok Aman Yani.
Aman Yani sendiri kebetulan sudah menghilang sejak lama. Sosoknya merupakan paman Ririn Rifanto sekaligus disebut sebagai dalang pembunuhan satuu keluarga di Indramayu.
Priyo sendiri kembali menegaskan bahwa, dirinya tidak mengenal Aman Yani. Bahkan, ia sama sekali tak bertemu terhadap sosok tersebut sebelumnya.
Ia mengatakan, keempat nama juga tidak ada dalam hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Kata dia, empat nama lain tersebut baru menguak beberapa hari sebelum persidangan.
Priyo Bagus Setiawan Bongkar Kronologi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga Haji Sahroni
Diketahui, kasus pembunuhan menewaskan satu keluarga Haji Sahroni terjadi di Jalan Siliwangi Nomor 52, Kelurahan Paoman, Indramayu, Kamis (28/8/2026).
Adapun lima jenazah keluarga Haji Sahroni ditemukan tewas oleh warga. Kelima korban terkubur di dekat rumahnya pada Senin (1/9/2025) malam hari WIB.
Lima orang yang menjadi korban dan dikubur dalam satu liang lahat, di antaranya Haji Sahroni (75), Budi Awaludin (45), Euis Juwita Sari (40), Ratu Khairunnisa (7), dan bayi berusia 8 bulan.
Priyo menjelaskan kronologi sebenarnya. Hal ini bermula saat dirinya dan Ririn mendatangi kediaman Budi Awaludin.
Priyo bisa terlibat dalam kasus ini akibat diiming-imingi bisnis bersama korban. Ia bahkan dijanjikan akan mendapatkan uang sekitar ratusan juta rupiah.
Tawaran itu membuat Priyo dan Ririn pergi ke toko sembako milik Budi yang masih berada di dekat area rumah Haji Sahroni. Momen inilah menjadi detiik-detik kelima korban dibunuh oleh Ririn.
Load more