News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Transisi Energi Nasional Mulai Dipacu, Pemerintah Didorong Fokus Eksekusi Proyek Strategis

Pemerintah mempercepat transisi energi nasional melalui proyek EBT, dedieselisasi, hingga PLTA. Eksekusi proyek dinilai jadi kunci utama.
Rabu, 20 Mei 2026 - 17:46 WIB
Ilustrasi PLN.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto mulai mempercepat realisasi transisi energi nasional sebagai bagian dari strategi besar menuju swasembada energi dan penguatan ketahanan energi Indonesia. Berbagai proyek strategis di sektor energi baru dan terbarukan (EBT) kini mulai dipacu agar segera masuk tahap eksekusi nyata.

Langkah percepatan transisi energi nasional tersebut terlihat dari dorongan pemerintah terhadap sejumlah proyek besar, mulai dari program dedieselisasi di wilayah Indonesia Timur, pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA), hingga pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur energi, pemerintah juga mulai memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar realisasi investasi sektor energi tidak lagi terhambat persoalan birokrasi dan lambannya pengambilan keputusan.

Sebagai bagian dari strategi percepatan tersebut, Presiden Prabowo membentuk Satgas Percepatan Transisi Energi yang dipimpin Menteri ESDM serta Satgas Percepatan Investasi yang diketuai Menteri Keuangan. Pembentukan dua satuan tugas ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah ingin mempercepat realisasi proyek energi nasional yang selama ini berjalan lambat.

Dorongan percepatan transisi energi nasional juga muncul di tengah besarnya potensi energi baru dan terbarukan Indonesia yang selama ini dinilai belum dimanfaatkan secara optimal. Pemerintah kini didorong untuk tidak hanya fokus pada perencanaan, tetapi memastikan seluruh proyek strategis benar-benar terealisasi di lapangan.

Transisi Energi Dinilai Lama Terhambat

Koordinator Daulat Energi, Ridwan Hanafi, menilai percepatan transisi energi nasional selama hampir satu dekade terakhir mengalami stagnasi akibat lemahnya koordinasi antar lembaga dan tata kelola yang terlalu birokratis.

Menurut Ridwan, hambatan terbesar selama ini bukan pada minimnya minat investasi, melainkan lambatnya proses eksekusi proyek di lapangan.

“Program percepatan transisi energi selama ini berjalan lambat karena miskomunikasi antar lembaga, ego sektoral, serta kultur manajemen perusahaan negara yang masih terlalu feodal dan tidak adaptif terhadap percepatan investasi,” kata Ridwan kepada wartawan, Rabu (21/5/2026).

Ia menyebut investor domestik maupun internasional sebenarnya memiliki ketertarikan besar terhadap proyek energi nasional, khususnya sektor EBT.

Namun dalam praktiknya, masih banyak hambatan non-teknis yang membuat investasi sulit bergerak cepat.

PLN jangan omon-omon saja, pacu kerja nyata. Faktanya hingga hari ini target akselerasi bauran energi nasional masih belum tercapai,” ujarnya.

PLTS Terapung Saguling Jadi Sorotan

Ridwan turut mengapresiasi langkah Ketua Satgas Percepatan Investasi, Purbaya Yudhi Sadewa, yang memanggil sejumlah pihak terkait untuk membahas hambatan proyek energi terbarukan di kawasan Waduk Saguling, Jawa Barat.

Pertemuan yang digelar pada 7 Mei 2026 itu melibatkan:

  • PLN

  • Kementerian Kehutanan

  • Pemerintah Provinsi Jawa Barat

  • Pengembang swasta

Kawasan Waduk Saguling sendiri direncanakan menjadi salah satu pusat pengembangan energi terbarukan strategis nasional.

Salah satu proyek utama yang tengah dipersiapkan adalah PLTS Terapung Saguling berkapasitas 92 MWp yang ditargetkan mulai beroperasi pada November 2026.

Selain PLTS terapung, kawasan tersebut juga akan dikembangkan untuk proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Program Dedieselisasi Dinilai Terlalu Lambat

Selain proyek Saguling, Ridwan juga menyoroti lambannya progres Program Dedieselisasi Klaster Indonesia Timur.

Padahal proyek tersebut sebelumnya telah memasuki tahap Letter of Intent (LOI) dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik atau Power Purchase Agreement (PPA) sejak tahun 2022.

Kerja sama tersebut melibatkan PLN dengan Indika Energy dan Infraco Asia Development Pte. Ltd.

Menurut Ridwan, proyek strategis seperti dedieselisasi seharusnya sudah memasuki tahap pembangunan signifikan, bukan kembali mengulang proses administratif.

“Kalau proyek strategis terus diulang dari tahap seremoni dan administrasi tanpa kepastian eksekusi, maka target transisi energi akan sulit tercapai,” ungkapnya.

Sejumlah Proyek Panas Bumi Ikut Tersendat

Ridwan juga menyoroti sejumlah proyek panas bumi atau geothermal yang dinilai mengalami hambatan serius dalam beberapa tahun terakhir.

Bahkan, beberapa Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) disebut mengalami pembatalan karena tidak menunjukkan perkembangan proyek.

Menurutnya, momentum pembentukan Satgas Percepatan Transisi Energi harus dimanfaatkan sebagai titik balik reformasi tata kelola investasi energi nasional agar lebih cepat, transparan, dan efisien.

Ia menegaskan Indonesia memiliki potensi energi baru dan terbarukan yang sangat besar sehingga hambatan birokrasi tidak boleh lagi menjadi alasan lambatnya realisasi proyek.

“Indonesia memiliki potensi energi baru dan terbarukan yang sangat besar. Yang dibutuhkan sekarang bukan lagi tambahan seremoni, melainkan keberanian untuk mengeksekusi dan membersihkan hambatan birokrasi yang menghambat investasi,” tegas Ridwan. (nsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemenkop Gandeng MES dan DMI Kembangkan Koperasi Berbasis Masjid untuk Ekonomi Umat

Kemenkop Gandeng MES dan DMI Kembangkan Koperasi Berbasis Masjid untuk Ekonomi Umat

Kementerian Koperasi (Kemenkop) tengah membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI),
Peringati Hari Mangrove Sedunia, HIPMI Jaya dan HIPMI Jakarta Utara  Bersama Para Kolaborator Menanam 21.060 Bibit Mangrove

Peringati Hari Mangrove Sedunia, HIPMI Jaya dan HIPMI Jakarta Utara  Bersama Para Kolaborator Menanam 21.060 Bibit Mangrove

Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Jaya bersama Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Jakarta Utara berpartisipasi dalam kegiatan Penanaman Mangrove yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta..
Cak Imin Serahkan Pemilihan Ketum PBNU ke Muktamar: Kita Bongkar Kalau Ada Politik Uang

Cak Imin Serahkan Pemilihan Ketum PBNU ke Muktamar: Kita Bongkar Kalau Ada Politik Uang

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku tidak menjagokan nama tertentu untuk menjadi calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Penantian 22 Tahun Berakhir, Pasutri Ini Akhirnya Dikaruniai Bayi Kembar

Penantian 22 Tahun Berakhir, Pasutri Ini Akhirnya Dikaruniai Bayi Kembar

Penantian selama 22 tahun akhirnya berbuah kebahagiaan bagi pasangan suami istri asal Kabupaten Sumenep, Madura.
Wisuda IPDN, Mendagri Minta ASN Harus Mampu Beradaptasi dan Layani Masyarakat yang Beragam

Wisuda IPDN, Mendagri Minta ASN Harus Mampu Beradaptasi dan Layani Masyarakat yang Beragam

Mendagri Tito mengingatkan wisudawan IPDN bahwa Indonesia memiliki kompleksitas yang tidak dimiliki banyak negara lain, baik dari sisi geografis maupun karakter masyarakat.
Panen Kebahagiaan, 4 Zodiak Ini Paling Beruntung soal Cinta Besok 27 Juli 2026

Panen Kebahagiaan, 4 Zodiak Ini Paling Beruntung soal Cinta Besok 27 Juli 2026

Ramalan cinta besok 27 Juli 2026 menghadirkan kabar bahagia bagi empat zodiak. Leo sukses mencuri perhatian, hingga Gemini berpeluang merasakan kedekatan manis.

Trending

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI Sanctus Thomas Aquinas tahun ini digelar di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 20 Juli lalu.
Polda Jabar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Ulah Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI

Polda Jabar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Ulah Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI

Polda Jabar menyampaikan permohonan maaf kepada korban, atas tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh ketiga oknum anggota Polda Jabar di Bundaran HI tersebut.
Gurau John Herdman Soal Timnas Indonesia Cuma Lawan Klub Lokal di Uji Coba Jelang Piala AFF 2026: Maunya Brasil dan Argentina, tapi Mereka Sibuk

Gurau John Herdman Soal Timnas Indonesia Cuma Lawan Klub Lokal di Uji Coba Jelang Piala AFF 2026: Maunya Brasil dan Argentina, tapi Mereka Sibuk

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, melontarkan candaan saat ditanya lawan uji coba skuad Garuda yang cuma klub lokal menjelang Piala AFF 2026 bergulir.
Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Nama Febri Diansyah kembali disorot setelah resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Pada 27 Juli 2026, pergerakan energi astrologi diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak, terutama dalam urusan finansial. Siapa yang penuh hoki?
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan PN Jaktim, Polda Metro Buka Suara

Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan PN Jaktim, Polda Metro Buka Suara

PN Jaktim menyatakan Surat Dakwaan Penuntut Umum Nomor Reg. Perkara PDM-133/M.1.14/Eoh.2/06/2026 tanggal 22 Juni 2026 atas nama Terdakwa dokter Tifa batal demi hukum.
Selengkapnya

Viral