Empat TNI AU Senior yang Aniaya Serda Ahmad hingga Tewas Ditahan Puspom
- istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Empat prajurit TNI senior yang diduga terlibat penganiayaan Serda Ahmad Muzammil Farisa (22) telah ditahan di Pusat Polisi Militer Angkatan Udara (Puspom AU).
Keempat TNI AU senior yang diduga melakukan penganiayaan tersebut adalah, Serda MTSA, Serda JM, Serda MAD, dan Serda AH.
Kini, kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan Serda Ahmad Muzammil Farisa memasuki tahap penyidikan.Â
Penahanan dilakukan untuk kepentingan penyidikan atas dugaan kekerasan yang terjadi di lingkungan Kompleks Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.Â
- istimewa
Kadispenau TNI, Marsma I Nyoman Suadnyana, membenarkan penahanan terhadap empat prajurit tersebut.Â
"Semua pelaku sudah ditahan di Puspomau untuk melaksanakan penyidikan," kata dia, dikutip Senin (14/9/2026).
Langkah penahanan tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam pengusutan kasus yang berujung pada meninggalnya Serda Ahmad.Â
TNI AU memastikan proses hukum akan tetap berjalan dan tidak memberikan perlakuan khusus terhadap prajurit yang nantinya terbukti melakukan pelanggaran.Â
"Prajurit yang terbukti terlibat akan dimintai pertanggungjawaban dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada ruang bagi tindakan yang melanggar hukum di lingkungan TNI AU," kata dia.Â
Pihaknya juga berharap proses penyidikan dapat segera dituntaskan hingga perkara masuk ke persidangan.Â
"Semoga segera selesai dan pelaku disidang dan dihukum sesuai ketentuan yang berlaku," kata dia lagi.Â
Sebelumnya, prajurit TNI AU di Magetan, Jawa Timur bernama Serda Ahmad Muzammul Farisa ditemukan tewas secara tak wajar pada Kamis (10/9/2026).
Serda Ahmad tewas karena diduga mengalami kekerasan dari seniornya. Saat ini, Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Pomau) sedang menyelidiki kasus tersebut.Â
Pomau juga akan menyelidiki dan mengungkapkan fakta terkait dugaan kekerasan yang dialami Serda Ahmad.Â
"Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Pomau) saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan kekerasan yang dialami Serda AMF untuk mengungkap secara utuh kronologi serta fakta-fakta yang berkaitan dengan kejadian tersebut," demikian keterangan TNI AU lewat akun Instagram @militer.udara, Jumat (11/9/2026).
TNI AU memastikan penanganan perkara tewasnya Serda AMF dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.Â
Load more