GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membuat sayembara bawa Aman Yani, sosok disebut jadi pelaku utama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kamis, 21 Mei 2026 - 05:43 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Subang, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membuat gebrakan baru. Hal itu terjadi saat menyikapi misteri kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.

Terkini, KDM kembali mengundang Titi, adik Aman Yani. Tujuannya untuk mengupas fakta tentang sosok Aman Yani yang disebut terdakwa Ririn Rifanto sebagai dalang kasus pembunuhan satu keluarga ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM pun mendapatkan sejumlah fakta terbaru. Dari hasil pertemuan sebelumnya, salah satu fakta yang mengejutkan yakni Aman Yani sudah menghilang secara misterius sejak 2016.

KDM pun membuat sayembara. Gubernur Jabar itu akan memberikan hadiah sebesar Rp750 juta untuk pihak yang berhasil menemukan sosok Aman Yani.

"Kalau ada yang menemukan Pak Aman Yani, saya kasih Rp750 juta," kata KDM dilansir tvOnenews.com dari unggahan Instagram pribadinya, Kamis (21/5/2026).

Apa Saja Syarat dari Dedi Mulyadi terkait Ketentuan Sayembara Temukan Aman Yani?

Ririn Rifanto & Aman Yani dalam kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu
Ririn Rifanto & Aman Yani dalam kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Pengacara Toni

Dalam unggahan itu, Dedi Mulyadi menampilkan dirinya sedang bersama Titi. Adik Aman Yani turut membantu Gubernur Jabar itu dengan menunjukkan foto kakaknya.

Foto tersebut memperlihatkan wajah Aman Yani. Sosok warga Desa Penganjang, Kecamatan Sindang, Indramayu itu juga terlihat masih berpenampilan saat menjadi pegawai perbankan daerah.

KDM memberikan syarat mengenai pemenang sayembara ini. Caranya sangat sederhana yakni bisa membawa Aman Yani kembali ke pelukan keluarga di Indramayu.

"Silakan bawa kembali Bapak Aman Yani balik ke Indramayu," terangnya.

Lebih lanjut, KDM tidak membatasi siapa saja pihak yang bisa ikut memenangkan sayembara ini. Gubernur Jabar tersebut justru berharap masyarakat Indonesia bantu mencari keberadaan Aman Yani.

"Itu pesan saya untuk semuanya," tegasnya.

KDM membuka sayembara ini mengingat kasus pembunuhan menimpa keluarga Haji Sahroni semakin rumit. Dari hasil beberapa persidangan, ada banyak drama mengenai siapa pelaku utama kasus ini.

Mantan Bupati Purwakarta ini tidak ingin permasalahan ini berlarut-larut. Ia berharap kehadiran Aman Yani bisa menuntaskan kasus pembunuhan satu keluarga tersebut.

"Nanti, mudah-mudahan permasalahan ini harus cepat selesai," harapnya.

Ia tidak mempermasalahkan apabila Aman Yani ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Menurutnya, hal ini bisa membuat pihak keluarga tenang.

"Pak Aman Yani harus ditemukan hidup atau pun sudah meninggal dunia," ucapnya.

Permintaan Dedi Mulyadi untuk Aman Yani

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM)
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Dalam kesempatan yang sama, Dedi Mulyadi juga menyampaikan harapan besarnya kepada Aman Yani. Ia menginginkan pensiunan pegawai perbankan tersebut muncul ke ruang publik.

Ia kembali membicarakan momen saat mengundang Ahmad Khotibul, kuasa hukum Ririn Rifanto yang turut bantu mencairkan dana pensiun milik Aman Yani.

Dalam hasil pertemuan itu, kata KDM, dana pensiun milik Ahmad Yani yang sekitar Rp400 juta sudah dicairkan oleh Ririn Rifanto, terdakwa sekaligus keponakan dari mantan istrinya.

Walai begitu, KDM menemukan fakta baru dari hasil pencairan tersebut. Ia merasa heran dengan tanda tangan dalam surat kuasa diberikan Ririn Rifanto kepada Ahmad Khotibul.

"Dana pensiun bapak diambil oleh Ririn dan pengakuannya ada tanda tangan kuasa dari bapak walaupun si pemberi kuasa dan yang diberi kuasa tidak bertemu. Kasus ini makanya aneh sekali," jelasnya.

Meski demikian, KDM tidak menyoroti hal itu. Ia hanya meminta Aman Yani yang sudah menghilang sejak 10 tahun lalu untuk segera kembali ke rumah.

Ia pun menawarkan penambahan dana pensiun tersebut sebesar Rp750 juta. Dengan adanya penawaran tersebut, Aman Yani diharapkan bisa pulang ke rumahnya di Indramayu.

"Sekarang begini, bapak balik deh kalau masih ada. Itu dana pensiun yang kemarin Rp400 juta, saya tambah menjadi Rp750 juta deh. Itu saya kasih buat bapak tapi bapak balik ke rumah di Indramayu buat temui istri, anak-anak, dan keluarga walaupun istrinya sudah menjadi mantan," katanya.

Diketahui, kasus pembunuhan ini terungkap berawal dari kecurigaan teman terdekat Euis (40), istri Budi Awaludin (45). Pasalnya, korban tidak bisa dihubungi sejak seminggu sebelum kejadian.

Hal ini menimbulkan kecurigaan teman terdekatnya. Warga sekitar pun coba menggeledah kediamannya yang terletak di Kelurahan Paoman, Indramayu.

Dari hasil tersebut, warga menemukan satu keluarga Haji Sahroni tewas terkubur dalam satu gundukan di area halaman rumahnya pada awal September 2025.

Tak lama kemudian, polisi meringkus Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan yang kini menjadi terdakwa kasus pembunuhan sadis tersebut.

Nama Aman Yani menjadi sorotan setelah diseret oleh Ririn Rifanto seusai persidangan yang digelar di PN Indramayu pada akhir April 2026. Hal ini yang mendorong Dedi Mulyadi mencari keberadaan Aman Yani guna memudahkan pihak berwenang menyelesaikan kasus ini.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kandaskan Taktik Kamuflase Kapal MV Ocean Porter, Tim Gabungan Sita 2,6 Ton Sabu Cair

Kandaskan Taktik Kamuflase Kapal MV Ocean Porter, Tim Gabungan Sita 2,6 Ton Sabu Cair

Penyelundupan narkotika ini baru terbongkar setelah Tim Gabungan BNN RI, Ditjen Bea Cukai, serta Polda Kepri memperoleh informasi penting dari salah seorang awak kapal.
Doa Bersama Ormas Pati: Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan

Doa Bersama Ormas Pati: Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan

Berbagai Organisasi Massa (Ormas) di Kabupaten Pati menggelar doa bersama. Ormas-ormas Pati menyuarakan sikap untuk Pati damai, aman, kondusif dan bermartabat
Al Nassr Salip Al Hilal di Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027 jika Menang Lawan Al Riyadh?

Al Nassr Salip Al Hilal di Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027 jika Menang Lawan Al Riyadh?

Al Nassr sebagai salah satu kandidat kuat juara tentu berambisi melanjutkan tren positif mereka demi menjaga momentum persaingan di Liga Pro Saudi musim ini.
Pertamina Terus Dorong Ekspansi Panas Bumi Nasional di IIGCE 2026

Pertamina Terus Dorong Ekspansi Panas Bumi Nasional di IIGCE 2026

PT Pertamina (Persero) semakin mempertegas komitmennya dalam menyukseskan transisi energi nasional dengan memprioritaskan pengembangan energi bersih, khususnya panas bumi. 
Nasib Keuangan Capricorn 22 Agustus 2026: Siap-Siap Ketiban Rezeki Nomplok atau Justru Buntung Parah?

Nasib Keuangan Capricorn 22 Agustus 2026: Siap-Siap Ketiban Rezeki Nomplok atau Justru Buntung Parah?

Apakah keputusan finansial zodiak Capricorn belakangan ini mendatangkan keuntungan melimpah atau ada potensi kerugian tak terduga yang siap menguras dompet?
Bang Japar Jaga Jakarta, Fahira Idris Ajak Rawat Jakarta dengan Damai

Bang Japar Jaga Jakarta, Fahira Idris Ajak Rawat Jakarta dengan Damai

Ketua Umum Bang Japar yang juga Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Fahira Idris menegaskan bahwa menjaga Jakarta merupakan bagian penting dari identitas, sejarah

Trending

Kandaskan Taktik Kamuflase Kapal MV Ocean Porter, Tim Gabungan Sita 2,6 Ton Sabu Cair

Kandaskan Taktik Kamuflase Kapal MV Ocean Porter, Tim Gabungan Sita 2,6 Ton Sabu Cair

Penyelundupan narkotika ini baru terbongkar setelah Tim Gabungan BNN RI, Ditjen Bea Cukai, serta Polda Kepri memperoleh informasi penting dari salah seorang awak kapal.
Doa Bersama Ormas Pati: Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan

Doa Bersama Ormas Pati: Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan

Berbagai Organisasi Massa (Ormas) di Kabupaten Pati menggelar doa bersama. Ormas-ormas Pati menyuarakan sikap untuk Pati damai, aman, kondusif dan bermartabat
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak yang Diprediksi Paling Beruntung pada 22 Agustus 2026: Ada yang Banjir Rezeki

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak yang Diprediksi Paling Beruntung pada 22 Agustus 2026: Ada yang Banjir Rezeki

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 22 Agustus 2026: Ada yang banjir rezeki. Ada zodiakmu?
Doa Ayu Ting-ting untuk Ruben Onsu yang Berulang Tahun di Bulan Agustus, Unggahannya Dibanjiri Doa dari Netizen

Doa Ayu Ting-ting untuk Ruben Onsu yang Berulang Tahun di Bulan Agustus, Unggahannya Dibanjiri Doa dari Netizen

Ucapan manis dan doa dari Ayu Ting-ting untuk Ruben Onsu yang berulang tahun pada Bulan Agustus. Unggahannya dibanjiri doa dari warganet.
Heboh Link Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit di TikTok dan X, Ternyata Hoaks: Jangan Di-klik

Heboh Link Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit di TikTok dan X, Ternyata Hoaks: Jangan Di-klik

Jagat media sosial TikTok dan X mendadak dihebohkan dengan munculnya narasi keberadaan video viral berdurasi 7 menit yang mengaitkan sosok kasir minimarket ... -
Garda Revolusi Iran Siapkan Senjata Lebih Dahsyat Jika Kembali Diserang Amerika

Garda Revolusi Iran Siapkan Senjata Lebih Dahsyat Jika Kembali Diserang Amerika

Jika kembali terjadi permusuhan di kawasan Timur Tengah, Iran telah menyiapkan senjata presisi yang lebih dahsyat, kata juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Hossein Mohebi pada Kamis.
5 Fakta Ruben Onsu Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan

5 Fakta Ruben Onsu Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan

Berikut 5 fakta terkait kasus penipuan dan penggelapan dana yang menyeret nama Ruben Onsu sebagai tersangka.
Selengkapnya

Viral