GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Tegas GPCI usai Aktivisnya Diculik oleh Zionis Israel: Bukan Intersepsi Biasa

Isu soal aktivis dan jurnalis Indonesia diculik oleh tentara zionis Israel lagi ramai, diperbincangkan di media sosial dan media internasional.
Kamis, 21 Mei 2026 - 13:11 WIB
Diduga sosok aktivis GPCI yang diculik Zionis Israel
Sumber :
  • Dok.GPCI

Jakarta, tvonenews.com- Isu penculikan yang dilakukan oleh tentara Zionis Israel sedang ramai diperbincangkan. Salah satu aktivis yang tertahan ada dari Global Peace Convoy (GPC).

Dalam keterangannya, Global Peace Convoy Indonesia atau GPCI menyatakan dengan tegas kalau aktivisnya tengah diculik oleh Zionis Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

9 Aktivis Kemanusiaan Indonesia Ditahan Israel, FOZ Desak Kemlu RI Ambil Langkah Darurat
9 Aktivis Kemanusiaan Indonesia Ditahan Israel, FOZ Desak Kemlu RI Ambil Langkah Darurat
Sumber :
  • Istimewa

Aktivis dan Jurnalis yang diculik ini masuk dalam gerakan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) di Perairan Internasional.

Mereka semua masuk dalam GSF untuk memberikan bala bantuan untuk penduduk Palestina dan Gaza. Tidak disangka kapal-kapal yang membawa bantuan ditawan oleh tentara Zionis Israel.

Dengan ini GPCI menegaskan penawanan ini bukan "intersepsi biasa". Pihaknya pun mengecam tindakan tersebut.

"Kami mengecam keras tindakan militer Israel/IDF terhadap para aktivis kemanusiaan dalam misi GSF. Tindakan penghentian paksa, penyerbuan kapal sipil penahanan serta pemindahan paksa aktivis kemanusiaan bukanlah intersepsi biasa," tegasnya dalam keterangan yang diterima tvonenews.com, Kamis (21/5).

Diduga sosok aktivis GPCI yang diculik Zionis Israel
Diduga sosok aktivis GPCI yang diculik Zionis Israel
Sumber :
  • Dok.GPCI

Sehubungan dengan ini, GPCI menyampaikan prinsip hukum laut internasional di tengah kasus penculikan aktivis indonesia oleh tentara israel.

Berdasarkan prinsip-prinsip hukum laut internasional dalam United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS), laut internasional adalah wilayahbebas yang tidak berada di bawah kedaulatan negara manapun. 

Maka Kapal sipil yangberlayar secara damai dan tidak melakukan pembajakan, perdagangan manusia,maupun aktivitas kriminal internasional lainnya tidak dapat dihentikan, diserbu, atau ditahan secara sewenang-wenang oleh negara lain. 

"Karena itu, tindakan IDF terhadap kapal-kapal sipil Global Sumud Flotilla di laut internasional tidak memiliki legitimasi moral maupun dasar hukum internasional yang sah," katanya.

Global Peace Convoy Indonesia dengan tegas mengecam keras perlakuan represif, intimidatif, dan tidak manusiawi terhadap para relawan kemanusiaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"setelah penahanan mereka, termasuk berbagai tindakan penghinaan, kekerasan verbal, pelecehan, dan upaya perendahan martabat manusia yang dilaporkan terjadi di bawah kebijakan dan atmosfer politik yang dipelopori oleh Itamar Ben-Gvir," bunyi keterangan yang diterima tvonenews.com.

Disampaikan kasus ini semacam menunjukkan watak pemerintahan pendudukan yang terus mengabaikan prinsip-prinsip dasar hak asasi manusia dan hukum humaniter internasional.(klw)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Ketua Umum FGI Ita Yuliati mengatakan kedua atlet tersebut berhak tampil setelah melewati persyaratan kualifikasi pada kejuaraan tingkat Asia
KEK Industropolis Batang Raih Dua Penghargaan lewat Strategi Komunikasi dan ESG, Perkuat Reputasi Ekosistem Industri

KEK Industropolis Batang Raih Dua Penghargaan lewat Strategi Komunikasi dan ESG, Perkuat Reputasi Ekosistem Industri

KEK Industropolis Batang memperkuat reputasi sebagai kawasan industri masa depan lewat strategi komunikasi, ESG, dan inovasi hingga meraih dua penghargaan.
Biaya Hidup Menipis Pascagempa, Mahasiswa NTT di Yogyakarta Bertahan Hidup dengan "Ngebon" Hingga Cari Nasi Gratis di Warung

Biaya Hidup Menipis Pascagempa, Mahasiswa NTT di Yogyakarta Bertahan Hidup dengan "Ngebon" Hingga Cari Nasi Gratis di Warung

Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak hanya meninggalkan kekhawatiran bagi warga di daerah terdampak. 
Buntut Dokter Hina Pasien BPJS Dinonaktifkan dari Peserta PPDS, FKKMK UGM Bekali Maba Etika Bermedia Sosial

Buntut Dokter Hina Pasien BPJS Dinonaktifkan dari Peserta PPDS, FKKMK UGM Bekali Maba Etika Bermedia Sosial

Kasus dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang dinonaktifkan setelah unggahannya di media sosial (medsos) dinilai menghina pasien pengguna BPJS Kesehatan menjadi perhatian di lingkungan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM Yogyakarta. 
Tijjani Reijnders Resmi Tinggalkan Manchester City, Gabung Al-Qadsiah dengan Nilai Fantastis Rp1 Triliun

Tijjani Reijnders Resmi Tinggalkan Manchester City, Gabung Al-Qadsiah dengan Nilai Fantastis Rp1 Triliun

Kepindahan Tijjani Reijnders memang mengejutkan karena baru satu musim bergabung dengan Manchester City. Gelandang Timnas Belanda itu ditebus dengan nilai transfer 52 juta poundsterling atau sekitar Rp1,1 triliun.
Bidik Ekspansi ke Bisnis Pengolahan Gas, Oxala Energi Matangkan Rencana Akuisisi

Bidik Ekspansi ke Bisnis Pengolahan Gas, Oxala Energi Matangkan Rencana Akuisisi

Oxala Energi menyiapkan akuisisi perusahaan pengolahan migas dengan kontrak di atas USD100 juta dan aset yang diproyeksikan mencapai Rp920 miliar pada akhir 2026.

Trending

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Ketua Umum FGI Ita Yuliati mengatakan kedua atlet tersebut berhak tampil setelah melewati persyaratan kualifikasi pada kejuaraan tingkat Asia
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun

Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun

Kapolri bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Menteri Pertanian RI, groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, NTB.
Hati Berbunga-bunga, 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kabar Bahagia soal Cinta Besok 20 Agustus 2026

Hati Berbunga-bunga, 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kabar Bahagia soal Cinta Besok 20 Agustus 2026

Kabar manis soal asmara diprediksi menghampiri 5 zodiak besok 20 Agustus 2026. Siapa saja yang bakal dibuat berbunga-bunga?
Habib Bahar bin Smith Geruduk Pabrik Miras di Bogor: Kalau Nggak Tutup, Saya Bakar!

Habib Bahar bin Smith Geruduk Pabrik Miras di Bogor: Kalau Nggak Tutup, Saya Bakar!

Habib Bahar bin Smith geruduk pabrik miras di Bogor dan desak penutupan. Simak aksi, ultimatum, serta kesepakatan penghentian produksi selama tujuh hari.
Garuda Indonesia Ungkap Alasan Direktur Niaga Reza Aulia Hakim Diberhentikan Sementara

Garuda Indonesia Ungkap Alasan Direktur Niaga Reza Aulia Hakim Diberhentikan Sementara

Garuda Indonesia menjelaskan alasan pemberhentian sementara Direktur Niaga Reza Aulia Hakim dan menegaskan keputusan akhir menunggu RUPS.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 20 Agustus 2026: Libra Panen Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 20 Agustus 2026: Libra Panen Uang Kaget

Ramalan keuangan zodiak pada Kamis, 20 Agustus 2026, membawa kabar menarik bagi sejumlah pemilik zodiak. Siapa saja zodiak yang bakal berlimpah cuan besok?
Ada Kejutan Menanti! 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Hari Penuh Keberuntungan Besok 20 Agustus 2026

Ada Kejutan Menanti! 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Hari Penuh Keberuntungan Besok 20 Agustus 2026

Ada kejutan menanti! Lima zodiak ini diprediksi punya momentum keberuntungan menarik besok 20 Agustus 2026. Cek ada siapa saja.
Selengkapnya

Viral