News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KNKT Beberkan Fakta-fakta Mencengangkan Terkait Kecelakaan Maut Kereta Api di Bekasi

Fakta-fakta mencengangkan usai Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) selidiki kasus kecelakaan maut kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi
Kamis, 21 Mei 2026 - 18:12 WIB
kecelakaan kereta api KA Argo Bromo Anggrek 4 rute Gambir - Surabaya Pasarturi
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Terungkap, fakta-fakta mencengangkan usai Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) selidiki kasus kecelakaan maut kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi. Dalam hal ini, Ketua KNKT Soerjano Tjahjono jelaskan, bahwa ada upaya masinis untuk menghentikan laju KA Argo Bromo Anggrek, sebelum KA tersebut tabrak KRL di Bekasi.

Akan tetapi, kata dia, pengereman masinis KA Argo Bromo Anggrek diminta dikit-dikit sehingga tidak maksimum. Fakta mencengangkan ini dibeberkan Soerjano saat rapat kerja dengan Komisi V DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan ia jelaskan, bahwa sebetulnya masinis sudah berupaya mengerem KA Argo Bromo Anggrek 1,3 km dari lokasi KRL

"Sebetulnya masinis, saya ingin ceritakan masinis sudah mulai ngerem di 1,3 km sebelum lokasi tabrakan, Pak. Dia tahunya karena diinformasikan oleh PK Timur, pengendali jalur antara Manggarai sampai Cikampek. Kenapa hal ini nanti di komunikasi akan lebih jelas, Pak," jelas Soerjanto.

Ketua Komisi V DPR Lasarus lalu mendalami temuan KNKT tersebut. Lasatus kemudian mempertanyakan butuh berapa kilometer untuk kereta jarak jauh menghentikan lajunya.

"Bentar, Pak, ini 1,3 km sudah ngerem?" tanya Lasarus.

"Sudah," jawab Soerjanto.

"Ini kereta benar-benar aman itu butuh berapa km ngerem baru berhenti?" tanya Lasarus kembali.

Lanjutnya menjelaskan, kereta bisa maksimal menghentikan lajunya pada jarak 900 meter hingga 1 kilometer. Lasarus lalu mempertanyakan alasan KA Argo Bromo Anggrek tetap menabrak KRL dari jarak 1,3 kilometer.

"Kalau kembali ke grafik tadi, nah kalau dia melakukan pengereman secara maksimal, itu kira-kira kurang lebih antara 900-1.000 meter," beber Soerjanto.

"1.000 meter, ini kan 1,3 km tadi, Pak?" tanya Lasarus.

Soerjanto lalu menjelaskan bahwa masinis gagal menghentikan laju KA Argo Bromo Anggrek lantaran ada arahan pusat kendali untuk sekadar mengerem sedikit-sedikit. Soerjanto menyebutkan masinis saat itu hanya diminta sambil membunyikan klakson.

"Tapi karena dia tahunya di komunikasi pusat kendali ada temperan di JBL85, 'Kamu berjalan direm dikit-dikit dan banyak-banyak semboyan 35' artinya banyak banyak klakson, jadi masinis tidak melakukan pengereman maksimum, karena informasi yang diterima dari PK Timur rem dikit-dikit dan sambil bunyikan klakson," ungkap Soerjanto.

Lasarus pun heran dengan arahan yang diterima oleh masinis KA Argo Bromo Anggrek. Lasarus bingung lantaran KA Argo Bromo Anggrek masih punya 300 meter jika pengereman dilakukan secara maksimal.

"Baik ini menarik ini, 1,3 km sudah ngerem?" tanya Lasarus.

"Sudah," jawab Soerjanto.

"Tapi disuruh ngerem dikit-dikit?" tanya Lasarus lagi.

"Iya," jawab Soerjanto.

"Padahal kalau dia ngerem benar 900 m-1 km sudah bisa berhenti? Masih ada space 300 meter," cecar Lasarus lagi.

"Iya," timpal Soerjanto.

Lasarus terheran-heran dengan fakta yang ditemukan oleh KNKT terkait tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL. Lasarus menyoroti SOP yang dimiliki operator KAI.

"Harusnya, Pak, sudahlah, Pak, ini mungkin teman-teman sekalian, ini kan harus kita baca detail penjelasan beliau, kita simpulkan saja, Pak, Bapak bisa nggak jawab pertanyaan saya kesimpulan saya bahwa kejadian ini sistem jalan nggak, menurut kesimpulan yang Bapak dapat, sistem yang ada pengendali berfungsi nggak? Kesimpulan yang Bapak dapat," beber Lasarus.

"Coba kami...," jawab Soerjanto.

"Nah, Bapak masih ragu," cecar Lasarus.

"Nggak, saya nggak ingin pahami apa yang Bapak jelaskan begitu panjang, saya ingin Bapak simpulkan saja, sistem jalan nggak? Kalau sistemnya jalan, 'Hei di situ kereta nabrak loh... lu rem pelan-pelan ya', rem pelan-pelan ini rem pelan-pelan bagaimana, masa SOP-nya begitu," pungkas Lasarus. (Aag)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update! Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 3.342 Orang, 16.740 Lainnya Luka-Luka

Update! Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 3.342 Orang, 16.740 Lainnya Luka-Luka

Kementerian Komunikasi dan Informasi Venezuela melaporkan jumlah korban tewas akibat gempa yang melanda Venezuela meningkat menjadi 3.342 orang.
Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Persija Jakarta jadi penyumbang pemain terbanyak dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia. Sebanyak enam pemain Macan Kemayoran dipanggil mengikuti TC di Bali.
Demo Hari Ini di Jakarta, Polisi Terjunkan 700 Personel Gabungan untuk Pengamanan

Demo Hari Ini di Jakarta, Polisi Terjunkan 700 Personel Gabungan untuk Pengamanan

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan unjuk rasa pertama digelar oleh Aliansi Pemuda Kalimantan dan beberapa elemen massa di wilayah Gambir.
Keputusan Aneh FIFA Untungkan Amerika, Pemain yang Dikartu Merah Tetap Bisa Main di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Keputusan Aneh FIFA Untungkan Amerika, Pemain yang Dikartu Merah Tetap Bisa Main di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Keputusan FIFA menjelang babak 16 besar Piala Dunia 2026 memunculkan sorotan. Folarin Balogun dipastikan tetap dapat membela Amerika Serikat saat hadapi Belgia.
Jadwal Semifinal AVC Girls’ U18 Championship 2026, Senin 6 Juli: Timnas Voli Putri Indonesia Masih Main

Jadwal Semifinal AVC Girls’ U18 Championship 2026, Senin 6 Juli: Timnas Voli Putri Indonesia Masih Main

Timnas Voli Putri Indonesia U-18 masih akan meramaikan jadwal semifinal AVC Girls’ U18 Championship 2026 hari ini, Senin (6/7/2026). Kali ini Garuda Pertiwi Muda akan berebut posisi 5-8 di ajang tersebut.
Rezeki Mengalir Deras! 4 Zodiak Paling Beruntung Minggu Ini, 6-12 Juli 2026

Rezeki Mengalir Deras! 4 Zodiak Paling Beruntung Minggu Ini, 6-12 Juli 2026

Berikut 4 zodiak yang diprediksi paling beruntung minggu ini, 6-12 Juli 2026, ada rezeki mengalir deras hingga karier membaik.

Trending

Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Brasil Vs Norwegia

Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Brasil Vs Norwegia

Brasil dan Norwegia datang dengan kondisi terbaik dan akan berusaha meraih tiket perempat final Piala Dunia 2026 untuk berhadapan dengan pemenang laga Meksiko vs Inggris.
Menhut Raja Juli Mengaku Kembalikan Amplop dari Bupati Kuansing 17 Hari Sebelum KPK Lakukan OTT

Menhut Raja Juli Mengaku Kembalikan Amplop dari Bupati Kuansing 17 Hari Sebelum KPK Lakukan OTT

Raja Juli ungkap mendapat amplop dari Bupati Kuansing pada Selasa, 2 Juni 2026. Hal itu diungkapnya dalam konferensi pers di Kantor Kemenhut Jakarta Jumat lalu.
Detik-detik Jasad Aiptu Sumaryanto Ditemukan Mengapung di DAS Katingan, Sempat Hilang Usai Gerebek Bandar Sabu

Detik-detik Jasad Aiptu Sumaryanto Ditemukan Mengapung di DAS Katingan, Sempat Hilang Usai Gerebek Bandar Sabu

Jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan berjarak sekitar 8 kilometer dari lokasi kejadian, tepatnya di daerah aliran sungai (DAS) Katingan, Desa Rantau Asem pada Minggu (5/7/2026) pagi.
Bak Bumi dan Langit, Media Korea Heran Gaji Tinggi Pemain V-League Malah Bisa Kalah dari Timnas Voli Indonesia 

Bak Bumi dan Langit, Media Korea Heran Gaji Tinggi Pemain V-League Malah Bisa Kalah dari Timnas Voli Indonesia 

Timnas Voli Indonesia berhasil menjuarai AVC Men's Cup dengan menaklukkan Korea Selatan lewat straight set 3-0 (34-32, 25-16, 25-23) pada akhir Juni 2026 lalu. 
Lepas Jabatan dari Korlantas Polri, Ojol Beri Ungkapan Khusus ke Irjen Agus

Lepas Jabatan dari Korlantas Polri, Ojol Beri Ungkapan Khusus ke Irjen Agus

Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyudahi masa jabatannya sebagai Kakorlantas Polri pada Sabtu (4/7/2026).
Persib Bisa Salip Persija Sebagai Tim dengan Skuad Timnas Indonesia Terbanyak? Maung Bandung Nantikan Garuda Calling

Persib Bisa Salip Persija Sebagai Tim dengan Skuad Timnas Indonesia Terbanyak? Maung Bandung Nantikan Garuda Calling

Sebelum PSSI melakukan pemanggilan, beberapa klub sudah lebih dahulu mengumumkan pemain, termasuk Persija Jakarta, Borneo FC, dan PSM Makassar. 
Donald Trump Intervensi FIFA? Pemain Amerika Serikat Resmi Dapat Penangguhan Sanksi Kontroversi Kartu Merah Piala Dunia

Donald Trump Intervensi FIFA? Pemain Amerika Serikat Resmi Dapat Penangguhan Sanksi Kontroversi Kartu Merah Piala Dunia

Striker Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, memicu kontroversi ketika menerima kartu merah saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. 
Selengkapnya

Viral