Wamen PU Ungkap Pembangunan Flyover dan Underpass di 136 Perlintasan Sebidang Butuh Rp30 Triliun
- Adinda Ratna Safira/tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti menyebut terdapat 136 perlintasan sebidang yang butuh penanganan lebih lanjut.
Diana menjelaskan hal ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa perlintasan sebidang yang dinilai berisiko harus ditutup dan dibangun flyover atau underpass.
“Arahan ini juga disampaikan presiden pada tanggal 28 April 2026 di Kota Bekasi, satu hari setelah kejadian kecelakaan tersebut (tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek),” kata Diana, dikutip Jumat (22/5/2026).
- ANTARA
Berdasarkan data Kementerian PU, terdapat 4.242 perlintasan sebidang di seluruh Indonesia.
Dia mengakui bahwa masih ada perbedaan data terkait jumlah perlintasan sebidang dengan yang dimiliki Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri.
“Dari data kami dari jumlah tersebut terdapat 184 lokasi perlintasan sebidang yang berada di kewenangan nasional, dan sebanyak 84 lokasi telah tertangani,” ungkapnya.
Sementara itu, masih ada 136 lokasi perlintasan sebidang pada jalan nasional yang perlu ditangani lebih lanjut.
Dengan rincian Sumatera Utara 27 lokasi, Sumatera Barat 7 lokasi, Sumatera Selatan 18 lokasi, Banten ada 8 lokasi, Jawa Barat 13 lokasi, Jawa Tengah 16 lokasi, dan Jawa Timur 47 lokasi.
Menurut Diana, pembangunan flyover atau underpass di 136 perlintasan sebidang tersebut membutuhkan biaya sebesar Rp30 triliun.
“Dengan perkiraan rata-rata biaya konstruksi sekitar Rp350 sampai Rp400 juta per meternya,” kata dia. (saa/muu)
Load more