News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pertamina Dorong Perempuan Tembus Industri Energi, Kini Banyak Duduki Posisi Strategis

Pertamina mendorong perempuan berkontribusi di industri energi dan STEM. Banyak perempuan kini duduki posisi strategis hingga direktur.
Jumat, 22 Mei 2026 - 20:24 WIB
Pertamina Dorong Perempuan Tembus Industri Energi, Kini Banyak Duduki Posisi Strategis
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - PT Pertamina (Persero) terus mendorong keterlibatan perempuan untuk berkontribusi lebih besar di industri energi, termasuk di bidang Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM).

Komitmen tersebut disampaikan Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Raden Adjeng Sondaryani, dalam talkshow bertema Women in STEM: Breaking Barriers and Building Inclusive Futures for Women and Girls pada ajang Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perempuan yang akrab disapa Inge itu menilai peluang perempuan untuk berkarier di sektor energi kini semakin terbuka luas dibandingkan sebelumnya.

Menurutnya, Pertamina secara konsisten mendorong perempuan agar dapat mengambil peran penting di berbagai lini perusahaan, termasuk pada jabatan strategis dan level kepemimpinan.

“Pertamina mempunyai komitmen untuk terus meningkatkan jumlah perempuan agar bisa lebih berkontribusi di bidang energi, tidak hanya di level pekerja tetapi juga di level manajerial,” ujar Inge dalam keterangannya, Rabu (21/5/2026).

Perempuan Pertamina Kini Banyak Duduki Jabatan Manajerial

Inge menjelaskan, saat ini perempuan di lingkungan Pertamina sudah banyak yang menduduki posisi penting, mulai dari Vice President hingga Direktur.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa industri energi kini semakin inklusif dan memberikan ruang yang sama bagi perempuan untuk berkembang.

Ia juga menilai tantangan perempuan di sektor teknik atau engineering saat ini jauh berbeda dibanding masa lalu.

Jika sebelumnya perempuan sering dipandang sebelah mata di dunia teknik, kini kemampuan dan profesionalisme perempuan mulai diakui secara luas.

“Saya tidak percaya gender menjadi masalah. Selama kita punya kompetensi, mau belajar, punya kemampuan dan attitude yang baik, perempuan bisa memberikan kontribusi nyata di industri ini,” katanya.

Inge menegaskan keberhasilan di industri energi tidak ditentukan oleh gender, melainkan kompetensi, integritas, dan kemampuan dalam menjalankan pekerjaan secara profesional.

Perempuan Diminta Punya Manajemen Waktu yang Baik

Selain membahas peran perempuan di sektor energi, Inge juga berbagi pengalaman mengenai pentingnya manajemen waktu bagi perempuan pekerja.

Menurutnya, perempuan memiliki tanggung jawab besar, baik dalam pekerjaan maupun keluarga, sehingga kemampuan mengatur waktu menjadi hal yang sangat penting.

Ia menyebut seluruh aktivitas dapat berjalan seimbang apabila dipersiapkan dengan baik sejak awal.

“Kalau saya percaya waktunya tetap 24 jam, jadi semuanya soal time management. Persiapan harus senantiasa dilakukan lebih awal supaya semua kegiatan termonitor dengan baik dan tidak terlalu hectic,” ujarnya.

Inge juga melihat minat perempuan terhadap bidang STEM terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Ia mencontohkan jumlah mahasiswi di jurusan teknik dan sains saat ini semakin banyak dibandingkan saat dirinya masih kuliah dahulu.

Pertamina Pastikan Kesempatan dan Benefit Setara

Menurut Inge, perempuan kini memiliki peluang yang sama untuk bekerja di berbagai profesi di sektor energi, termasuk sebagai field engineer yang sebelumnya identik dengan laki-laki.

Ia memastikan tidak ada perbedaan kesempatan antara pekerja laki-laki dan perempuan di lingkungan Pertamina.

“Menjadi field engineer sekarang tidak harus laki-laki, perempuan juga punya kesempatan yang sama. Tidak ada perbedaan kesempatan, baik gaji, benefit itu semuanya sama, selama memang kita mempunyai kemampuan yang sama untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan Pertamina terus memperkuat kesetaraan gender melalui penerapan kebijakan Diversity, Equity, & Inclusion (DEI).

Kebijakan tersebut juga diperkuat melalui penerapan Respectful Workplace guna mencegah diskriminasi di lingkungan kerja.

“Kebijakan ini membuka ruang yang sebesar-besarnya kepada seluruh pekerja Pertamina tanpa melihat gendernya, namun pada kompetensi dan kapabilitasnya. Semuanya bekerja sama untuk mendukung tugas Pertamina menjaga ketahanan energi nasional,” ujar Baron.

Pertamina Punya Komunitas Khusus Pekerja Perempuan

Selain itu, Pertamina juga membuka ruang pengembangan diri bagi pekerja perempuan melalui komunitas Perempuan Pertamina Tangguh Inspiratif Wibawa Independen (PERTIWI).

Komunitas tersebut dibentuk sebagai wadah untuk mendorong kesetaraan sekaligus mempersiapkan kader pemimpin perempuan di lingkungan Pertamina.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung pengembangan karier perempuan di industri energi nasional. (nsp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral! Istri Sah Oknum Aparat Labrak ke Kantor Bank Diduga Pelakor, Pajang Karangan Bunga hingga Bawa 20 Polisi

Viral! Istri Sah Oknum Aparat Labrak ke Kantor Bank Diduga Pelakor, Pajang Karangan Bunga hingga Bawa 20 Polisi

Aksi perempuan disebut istri sah oknum polisi membawa karangan bunga "Turut Berduka Cita Atas Hilangnya Harga Diri Pelakor" dan bawa 20 polisi viral di medsos.
Apakah Bunuh Diri Bisa Diampuni Allah? Ini Jawaban Buya Yahya

Apakah Bunuh Diri Bisa Diampuni Allah? Ini Jawaban Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan pandangan Islam mengenai orang yang meninggal karena bunuh diri, termasuk statusnya sebagai dosa besar dan kemungkinan mendapat ampunan?
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Shin Tae-yong Pernah Ungkap Kekaguman pada Megawati Hangestri

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Shin Tae-yong Pernah Ungkap Kekaguman pada Megawati Hangestri

Shin Tae-yong ternyata pernah mengungkap kekagumannya pada Megawati Hangestri. Simak pujian STY dan alasan Megatron begitu mencuri perhatiannya.
Wajahnya Mirip Pevoli Korea Bae Yoo-na, Megawati Hangestri Heran: Kok Bisa Mirip Aku?

Wajahnya Mirip Pevoli Korea Bae Yoo-na, Megawati Hangestri Heran: Kok Bisa Mirip Aku?

Kepada media Korea, Megawati Hangestri pernah mengaku kalau dirinya kaget lantaran wajahnya sangat mirip dengan Middle Blocker senior Hillstate, Bae Yoo-na.
BNPB: 1.730 Bencana Alam Melanda Indonesia dari Awal Tahun hingga September 2026

BNPB: 1.730 Bencana Alam Melanda Indonesia dari Awal Tahun hingga September 2026

BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak awal tahun hingga 7 September 2026.
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar Kariernya di Tempat Kerja pada 9 September 2026: Cancer Jadi Andalan

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar Kariernya di Tempat Kerja pada 9 September 2026: Cancer Jadi Andalan

Ramalan karier Rabu, 9 September 2026, membawa kabar menarik bagi sejumlah pemilik zodiak. Siapa saja zodiak yang diprediksi paling bersinar di tempat kerja?

Trending

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

AT diamankan polisi usai aksi ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang menggeruduk kantornya hingga sempat terjadi kejar-kejaran saat dirinya hendak melarikan diri
Selengkapnya

Viral