GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernyataan Dody Hanggodo soal Sekolah Rakyat Bikin Heboh, Menteri PU Itu Sampai Copot Pejabat Internal

Menteri PU Dody Hanggodo melontarkan pernyataan keras soal proyek Sekolah Rakyat hingga copot pejabat karena pembangunan terlambat.
Jumat, 22 Mei 2026 - 20:30 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melontarkan pernyataan keras terkait proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang tengah dikebut pemerintah.

Dalam media briefing di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat (22/5/2026), Dody mengungkap adanya persoalan serius di internal kementeriannya yang berdampak pada lambatnya progres pembangunan Sekolah Rakyat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, Dody menyebut proyek tersebut berada dalam kondisi yang memprihatinkan karena realisasi pembangunan hingga kini masih jauh dari target yang ditetapkan pemerintah.

“Sayangnya, teman-teman saya di Kementerian PU pikirannya lain. Masih mencoba melakukan pekerjaan-pekerjaan yang tidak terpuji di awal-awal pembangunan Sekolah Rakyat,” ujar Dody.

Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan karena Dody juga mengaku terpaksa melakukan pencopotan terhadap sejumlah pejabat di internal kementeriannya.

Target Presiden Prabowo Terancam Molor

Dody menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat sejatinya ditargetkan sudah siap digunakan pada tahun ajaran baru Juli 2026.

Artinya, seluruh bangunan sekolah seharusnya sudah rampung paling lambat Juni 2026 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Namun hingga 20 Mei 2026, progres pembangunan 93 Sekolah Rakyat secara nasional baru mencapai sekitar 58 hingga 59 persen.

Kondisi tersebut membuat pemerintah harus bekerja ekstra agar target penyelesaian tidak meleset dari jadwal.

Dody mengungkapkan dirinya sejak awal sudah memberikan berbagai solusi dan arahan untuk mengantisipasi hambatan proyek. Namun, menurutnya, banyak arahan tersebut tidak dijalankan secara serius oleh jajarannya.

“Sebetulnya sih solusi-solusi ini sudah pernah saya sampaikan cuma mungkin waktu itu dikiranya mungkin sambil bercanda sehingga tidak pernah diindahkan,” katanya.

Menteri PU Akui Harus Turun Langsung Tangani Proyek

Akibat berbagai persoalan tersebut, Dody mengaku harus turun langsung mengawasi pelaksanaan pembangunan di lapangan.

Tidak hanya memantau, ia juga disebut aktif memberikan solusi teknis untuk mempercepat penyelesaian proyek yang dinilai mengalami keterlambatan.

Menurutnya, sejumlah kendala teknis sebenarnya sudah bisa diselesaikan sejak awal tahun, tepatnya pada Januari hingga Februari 2026.

Namun karena penanganan dinilai terlambat, progres pembangunan sekolah akhirnya ikut tertinggal.

“Harus diakui memang pembangunannya agak di luar prakiraan saya sebetulnya. Karena, dengan komposisi profesional di Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, seharusnya keterlambatan seperti sekarang ini tidak boleh terjadi,” ujar Dody.

Ia pun mengakui telah mengambil langkah tegas dengan memberhentikan beberapa pihak yang dianggap bertanggung jawab atas keterlambatan tersebut.

Kontrak Pembangunan Disebut Melewati Tahun Ajaran Baru

Dalam keterangannya, Dody juga mengungkap fakta lain yang membuatnya kecewa.

Ia menemukan adanya kontrak pembangunan Sekolah Rakyat yang justru memiliki target penyelesaian melewati jadwal masuk tahun ajaran baru.

Padahal, Presiden Prabowo meminta Sekolah Rakyat sudah siap digunakan mulai Juni 2026.

“Adik-adik harus masuk di tahun ajaran baru, which is kapan? Juli 2026. Berarti bangunan harus siap di Juni 2026. Tapi apa, kontrak pembangunannya itu ada yang selesai di Juli. Bahkan ada selesai di Oktober,” ungkapnya.

Kondisi tersebut membuat Kementerian PU melakukan perombakan besar-besaran di internal organisasi.

Sejumlah Pejabat Diganti Demi Percepatan Proyek

Dody mengatakan perombakan dilakukan mulai dari level pejabat Eselon I hingga Kepala Balai guna mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah.

Meski demikian, ia tetap optimistis sebagian besar proyek dapat selesai sesuai target.

Dari total 93 Sekolah Rakyat yang dibangun, Dody menargetkan sekitar 88 sekolah dapat rampung pada Juni 2026.

Namun, masih terdapat sejumlah lokasi dengan progres pembangunan terendah, di antaranya berada di:

  • Singkawang

  • Cilacap

  • Dharmasraya

  • Lombok Utara

  • Brebes

Pemerintah kini terus mendorong percepatan pembangunan agar program Sekolah Rakyat dapat segera digunakan sesuai target tahun ajaran baru mendatang. (nsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Liga Italia 2026-2027 di Pekan Pertama: Jay Idzes cs Merana, Juventus dan AC Milan Susul Inter Milan

Klasemen Liga Italia 2026-2027 di Pekan Pertama: Jay Idzes cs Merana, Juventus dan AC Milan Susul Inter Milan

Setelah Inter Milan, Juventus dan AC Milan sukses memetik tiga poin di pekan pertama Liga Italia 2026-2027. Sedangkan Jay Idzes dan Sassuolo menelan pil pahit.
Update Gempa NTT: Korban Meninggal Dunia 91 Orang, 1.286 Lainnya Terluka

Update Gempa NTT: Korban Meninggal Dunia 91 Orang, 1.286 Lainnya Terluka

Data terbaru BNPB mencatat 91 orang meninggal dunia dan 1.286 lainnya terluka pascagempa Nusa Tenggara Timur (NTT). 
Viral! Video Seekor Gajah Tarik Truk Bermuatan dari Kubangan Lumpur, Netizen Bereaksi Keras

Viral! Video Seekor Gajah Tarik Truk Bermuatan dari Kubangan Lumpur, Netizen Bereaksi Keras

Netizen meradang ketika mendapati video viral di media sosial Facebook yang menunjukkan seekor gajah ditugaskan membantu tarik truk untuk keluar dari lumpur.
Senin Pagi Kualitas Udara Jakarta Tercatat Tidak Sehat, Jangan Lupa Pakai Masker

Senin Pagi Kualitas Udara Jakarta Tercatat Tidak Sehat, Jangan Lupa Pakai Masker

Rekomendasi kesehatan terkait kualitas udara saat ini yakni selain mengenakan masker, juga menghindari beraktivitas di luar ruangan, menutup jendela dan lainnya
Klasemen Liga Inggris 2026-2027 di Pekan Pertama: Manchester United di Jurang Degradasi, Liverpool Gagal Ikuti Jejak Man City

Klasemen Liga Inggris 2026-2027 di Pekan Pertama: Manchester United di Jurang Degradasi, Liverpool Gagal Ikuti Jejak Man City

Manchester United berada di jurang degradasi di pekan pertama Liga Inggris 2026-2027. Sedangkan semalam, Manchester City berhasil meraih kemenangan namun tidak dengan Liverpool.
Serahkan Langsung Bantuan dari Jabar Senilai Rp4 Miliar untuk Rumah Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Semoga Cepat Pulih dan Bangkit

Serahkan Langsung Bantuan dari Jabar Senilai Rp4 Miliar untuk Rumah Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Semoga Cepat Pulih dan Bangkit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyerahkan langsung bantuan dari berbagai elemen di Jawa Barat senilai Rp4 miliar. 

Trending

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Duka NTT hingga Kalimantan: Ikhtiar dengan Doa Memohon Perlindungan dari Segala Bencana

Duka NTT hingga Kalimantan: Ikhtiar dengan Doa Memohon Perlindungan dari Segala Bencana

Rangkaian bencana besar melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada beberapa hari. Mulai dari gempa bumi di NTT hingga Karhutla di Kalimantan. Bacalah doa ini
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Di Tengah Bencana Karhutla Kalimantan, Amalkan Shalat Istisqa’ dan Doa Meminta Hujan Agar Api Segera Padam

Di Tengah Bencana Karhutla Kalimantan, Amalkan Shalat Istisqa’ dan Doa Meminta Hujan Agar Api Segera Padam

Di tengah kekeringan akibat kemarau panjang, termasuk maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan. Baca doa meminta hujan berikut.
TPOS Gedebage Bandung Ditargetkan Rampung 2027, Bakal Olah 300 Ton Sampah

TPOS Gedebage Bandung Ditargetkan Rampung 2027, Bakal Olah 300 Ton Sampah

Tempat Pengolahan Sampah Organik dan Sirkular (TPOS) Gedebage, Bandung, ditargetkan rampung 2027 mendatang. 
Operasi Pemadaman Diperkuat, 62 Persen Area Karhutla Berhasil Dikendalikan

Operasi Pemadaman Diperkuat, 62 Persen Area Karhutla Berhasil Dikendalikan

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah terus menunjukkan perkembangan
Siap-Siap Dikepung Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 25 Agustus 2026: Virgo Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Dikepung Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 25 Agustus 2026: Virgo Panen Dana Ekstra

Memasuki 25 Agustus 2026, beberapa zodiak diprediksi memiliki prospek keuangan yang cukup cerah. Apakah kamu salah satu yang bakal bercuan deras esok hari?
Selengkapnya

Viral