GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Janji Manis Purbaya di Tengah Pelemahan Rupiah: 6 Bulan dari Sekarang, Orang Susah Akan Berkurang

Ia menilai upaya pemerintah dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi mulai mengarah pada hasil yang lebih nyata, terutama melalui penguatan aktivitas domestik dan peran sektor swasta sebagai motor penggerak ekonomi nasional.
Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:27 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com -  Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini kondisi ekonomi Indonesia akan menunjukkan perbaikan dalam enam bulan mendatang di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan pasar saham.

Ia menilai upaya pemerintah dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi mulai mengarah pada hasil yang lebih nyata, terutama melalui penguatan aktivitas domestik dan peran sektor swasta sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Purbaya mengatakan jumlah masyarakat yang menghadapi tekanan ekonomi diyakini akan terus menurun dalam beberapa bulan ke depan.

“Saya pikir enam bulan dari sekarang akan semakin kelihatan bahwa orang-orang yang tadinya susah tuh akan semakin berkurang dan semakin berkurang lagi,” ujar Purbaya dalam Jogja Financial Festival 2026, dikutip Sabtu (23/5/2026).

Menurut dia, percepatan pertumbuhan ekonomi nantinya akan ikut mendorong peningkatan konsumsi masyarakat dan memperkuat aktivitas usaha di berbagai sektor.

Purbaya juga menyoroti kekhawatiran publik terhadap nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat bergerak fluktuatif. Ia menegaskan kondisi tersebut tidak bisa dijadikan satu-satunya ukuran kesehatan ekonomi nasional.

Ia menjelaskan pasar keuangan sangat dipengaruhi faktor psikologis dan ekspektasi investor terhadap kondisi ekonomi di masa depan.

“Jadi rupiah dan IHSG beda dengan fondasi ekonomi. Kadang-kadang karena di situ ada ekspektasi juga ke depan seperti apa. Nilai tukar rupiah dipenuhi ekspektasi, nilai pasar saham juga dipenuhi ekspektasi,” kata dia.

Lebih lanjut, Purbaya menyebut tekanan yang terjadi di pasar keuangan belakangan dipengaruhi berbagai faktor eksternal dan domestik. Beberapa di antaranya berkaitan dengan evaluasi Morgan Stanley Capital International (MSCI) hingga perubahan outlook kredit dari lembaga pemeringkat global.

Meski demikian, ia memastikan pemerintah terus menjaga stabilitas ekonomi nasional agar Indonesia tidak kembali menghadapi krisis besar seperti yang pernah terjadi pada 1998.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dan sekarang boleh dibilang, walaupun enggak sempurna ya, kebijakan yang besarnya enggak ada yang salah. Kita enggak akan mengulangi 1998 lagi,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Purbaya juga sempat melontarkan candaan ketika menyinggung kondisi Indonesia yang kini tidak lagi berada di bawah pengawasan Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib Keuangan Shio Macan 25 Agustus 2026: Banjir Cuan Melimpah atau Malah Apes Isi Dompet Tiris?

Nasib Keuangan Shio Macan 25 Agustus 2026: Banjir Cuan Melimpah atau Malah Apes Isi Dompet Tiris?

Tanggal 25 Agustus 2026 jadi ajang pembuktian intuisi tajam Shio Macan sanggup membuka keran rezeki yang melimpah ruah atau tergelincir ke jurang kerugian.
Pengasuh Pesantren Darul Ulum Jombang Ingatkan Bahaya Politik Transaksional di Muktamar ke-35 NU

Pengasuh Pesantren Darul Ulum Jombang Ingatkan Bahaya Politik Transaksional di Muktamar ke-35 NU

Gus Ulib menilai munculnya isu perdagangan suara terasa ironis karena NU saat ini justru tengah menggaungkan agenda besar kemandirian ekonomi warga Nahdliyin.
Terungkap Sosok Bule Mesum di Pekarangan Rumah Warga Tibubeneng Ternyata WN Australia

Terungkap Sosok Bule Mesum di Pekarangan Rumah Warga Tibubeneng Ternyata WN Australia

Tim gabungan Polsek Kuta Utara bersama Imigrasi Ngurah Rai berhasil mengidentifikasi identitas pria warga negara asing (WNA) alias bule yang terekam kamera CCTV
Pasca Petinggi Unsoed Ditangkap KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Prof Ali Rokhman Sebagai Plt Rektor

Pasca Petinggi Unsoed Ditangkap KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Prof Ali Rokhman Sebagai Plt Rektor

Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menetapkan Prof Ali Rokhman sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terhitung mulai 23 Agustus 2026.
Beredar Video Penjual Nasi Uduk Diduga Alami Pelecehan, Wajah Pelaku Jadi Viral

Beredar Video Penjual Nasi Uduk Diduga Alami Pelecehan, Wajah Pelaku Jadi Viral

Pembeli dengan berkaos hitam dengan topi hitam juga, diduga melakukan pelecehan. Sebab ia sering mengambil kesempatan untuk dekat dengan Penjual Nasi Uduk.
Pengin Punya Anak Perempuan, Nathalie Holscher Keceplosan Bahas 'Urusan Ranjang' di Live Streaming

Pengin Punya Anak Perempuan, Nathalie Holscher Keceplosan Bahas 'Urusan Ranjang' di Live Streaming

Nathalie Holscher kembali mencuri perhatian publik setelah potongan siaran langsungnya viral di media sosial. Istri Aripat itu singgung soal urusan ranjang.

Trending

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Klarifikasi tersebut sebagai respons berita viral terkait calon mahasiswa kedokteran Unhan yang mengundurkan diri setelah adanya larangan penggunaan hijab.
Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Pencarian video viral kasir Minimarket 7 menit terus ramai. Simak fakta, pola penyebaran link, serta perbandingannya dengan isu “Yank Uwes Yank Part 2”.
Polisi Temukan Bukti 35 Korek Api, Bensin hingga Bibit Sawit, Hutan di Kalimantan Sengaja Dibakar?

Polisi Temukan Bukti 35 Korek Api, Bensin hingga Bibit Sawit, Hutan di Kalimantan Sengaja Dibakar?

Penyidik juga akan memeriksa transaksi keuangan para tersangka untuk melacak sumber dana yang digunakan dalam kegiatan pembukaan lahan di kalimantan
Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Nama Lylia ramai dikaitkan dengan video viral kasir minimarket berdurasi 7 menit di TikTok, X, dan Telegram. Simak fakta terbaru dan risiko link palsu.
Ruben Onsu Resmi Gandeng JHONLBF Law Firm Hadapi Proses Hukum usai Jadi Tersangka Kasus Penipuan

Ruben Onsu Resmi Gandeng JHONLBF Law Firm Hadapi Proses Hukum usai Jadi Tersangka Kasus Penipuan

Ruben Onsu resmi gandeng JHONLBF Law Firm untuk hadapi proses hukum usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan.
Selengkapnya

Viral