GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Cari Sosok Aman Yani Terkait Kasus Pembunuhan Satu Keluarga, Siapkan Hadiah Rp750 Juta: Temukan Hidup Atau Mati

Dedi Mulyadi mengaku penasaran dengan nasib Aman Yani yang belakangan ramai diperbincangkan dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu.
Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:28 WIB
Dedi Mulyadi Murka trotoar baru jadi korban proyek galian
Sumber :
  • TikTok @dedimulyadiofficial

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM membuka sayembara dengan hadiah ratusan juta rupiah bagi siapa saja yang dapat menemukan keberadaan sosok bernama Aman Yani.

Dedi Mulyadi mengaku penasaran dengan nasib Aman Yani yang belakangan ramai diperbincangkan dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Aman Yani sebelumnya muncul dalam pengakuan Ririn Rifanto terkait perkara tersebut. Namun, terdakwa lain bernama Priyo kemudian menyatakan bahwa Aman Yani tidak terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut.

Situasi itu membuat sosok Aman Yani menjadi perhatian publik dan ramai dicari warganet di media sosial.
KDM meminta Aman Yani segera pulang apabila masih hidup. Ia bahkan menjanjikan uang ratusan juta rupiah.

"Pak Aman Yani, kalau masih hidup Anda, pulang ke Indramayu, itu dana pensiun dulu yang diambil Ririn Rp 500 juta saya bayar, saya kasih dari saya," kata Dedi Mulyadi.

Tak berhenti di situ, Dedi Mulyadi mengatakan jumlah uang yang disiapkan akan ditambah menjadi Rp750 juta.
"Saya tambahin Rp 250 juta, jadi Rp 750 juta. Ayo pulang," kata KDM.

Dedi Mulyadi juga menawarkan nominal serupa kepada siapa pun yang dapat memberikan informasi akurat mengenai keberadaan Aman Yani.

"Atau bagi mereka yang tahu Pak Aman Yani, kemudian bisa menemukannya, saya kasih Rp 750 juta," kata Dedi Mulyadi.

Ia turut memperlihatkan foto lama Aman Yani yang diperoleh dari pihak keluarga.

"Ada fotonya gak Aman Yani? Foto waktu sebelum pergi," ucap KDM.

Dedi Mulyadi kemudian berdialog dengan adik Aman Yani terkait dugaan utang kepada Ririn Rifanto. Ia mempertanyakan kemungkinan Aman Yani meminjam uang hingga Rp300 juta kepada Ririn.

"Ini kan udah terang benderang, pengacara sudah terbuka. Uang pensiunnya diambil Ririn karena dibuat keterangan seolah-olah Pak Aman Yani punya utang Rp 300 juta. Mungkin gak Pak Aman Yani pinjem uang ke Ririn Rp 300 juta?," tanya KDM.

Sang adik menilai hal itu tidak masuk akal karena menurutnya kondisi ekonomi Aman Yani tergolong mapan.
"Gak mungkin Pak, karena bapaknya Ririn itu makannya dari kakak saya," ucap sang adik.

Ia juga menjelaskan hubungan keluarga antara Aman Yani dan keluarga Ririn.

"Istri Kang Aman punya kakak namanya Saurip, Saurip itu bapaknya Ririn," lanjutnya.

Menurut pengakuan keluarga, Saurip bahkan disebut tinggal sehari-hari di rumah Aman Yani.

"Itu pun (Ririn) kerja di BJB menurut pengacaranya cuma sebentar," kata dia.

Namun, Dedi Mulyadi meluruskan bahwa Ririn bukan pegawai tetap bank, melainkan hanya bekerja sebagai tenaga pemasaran.

"Ririn itu bukan kerja di Bank Jabar, tapi sejenis sales yang menghubungkan Bank Jabar dengan kelompok usaha," kata KDM.

Pihak keluarga Aman Yani juga mengaku kehidupan keluarga Ririn berubah sejak Aman Yani menghilang.

"Pas Kang Aman menghilang, keluarga Ririn ini berantakan. Ibu bapaknya cerai, bapaknya Ririn pergi ke Kalimantan," ucapnya.

Selain itu, keluarga menyebut Ririn tetap tampil mewah meski tidak memiliki pekerjaan tetap.

"Ririn juga gak kelihatan kerja, tapi mau dipanggilnya 'bos'," ujarnya.

Di sisi lain, Dedi Mulyadi mengaku memiliki dugaan tersendiri terkait keberadaan Aman Yani. Ia mempertanyakan kemungkinan Aman Yani sudah meninggal dunia akibat sakit, kecelakaan, atau bahkan berkaitan dengan kasus pembunuhan.

"Kalau hidup yang saya umumkan tadi (diberi uang), kalau meninggal, sakit kah, kecelakaan kah, di mana kuburannya? Atau karena kasus pembunuhan," kata KDM.

Menurut Dedi Mulyadi, hilangnya Aman Yani merupakan teka-teki besar yang harus segera diungkap.

"Walaupun saya sih punya feeling beda, kan masa di era media sosial, terbuka seperti ini. Kalau Pak Aman Yani masih ada masa gak balik, kalau gak punya ongkos tinggal datang ke Pos Polisi," ungkap KDM. (nba)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Jadi Bencana Nasional

DPR Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Jadi Bencana Nasional

Dia mengatakan karhutla di Pulau Kalimantan terjadi beberapa wilayah hingga kondisinya semakin parah.
Tanggapi Budi Arie, Gerindra Tegaskan Belum Bahas Pemilu 2029

Tanggapi Budi Arie, Gerindra Tegaskan Belum Bahas Pemilu 2029

Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso menanggapi pernyataan Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi soal kemungkinan percepatan Pemilu 2029. Dia
3 Shio Mendadak Hoki pada 26 Agustus 2026: Babi Paling Cuan

3 Shio Mendadak Hoki pada 26 Agustus 2026: Babi Paling Cuan

Ramalan keuangan shio 26 Agustus 2026, dan angka hoki 12 shio. Simak tiga shio yang mendadak cuan serta peluang finansial lainnya hari ini.
Viral Lukisan Mirip Teddy Indra Wijaya di Pintu KRL, KAI Commuter Beri Klarifikasi

Viral Lukisan Mirip Teddy Indra Wijaya di Pintu KRL, KAI Commuter Beri Klarifikasi

Video lukisan di pintu KRL yang disebut mirip Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya viral di media sosial. KAI Commuter pun angkat bicara dan menegaskan sosok.
Arteta Bikin Gabriel Martinelli Kecewa, Skuad Arsenal Ikut Tak Nyaman hingga Al Hilal Siapkan Tawaran

Arteta Bikin Gabriel Martinelli Kecewa, Skuad Arsenal Ikut Tak Nyaman hingga Al Hilal Siapkan Tawaran

Gabriel Martinelli kecewa dengan perlakuan Mikel Arteta di Arsenal. Skuad The Gunners disebut ikut tak nyaman, sementara Al Hilal makin serius mengejarnya.
Skandal Asmara Pegawai ATR/BPN Tuban Digrebek Suami di Kamar Kos: Daster Pink dan Celana Dalam jadi Barang Bukti

Skandal Asmara Pegawai ATR/BPN Tuban Digrebek Suami di Kamar Kos: Daster Pink dan Celana Dalam jadi Barang Bukti

Skandal asmara terlarang di lingkungan instansi pemerintahan kembali menghebohkan publik. Dua pegawai kantor ATR/BPN Kabupaten Tuban tak berkutik saat digrebek

Trending

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, aktris Korea calon istri Jang Dong Yoon, debut di drama The Tale of Nokdu.
6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

Berikut daftar 6 drama dan 7 film yang dibintangi Kim Seung Yoon, aktris Korea yang akan menikah dengan Jang Dong Yoon.
Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Menilik hitung-hitungan peluang Timnas Voli Putri Indonesia untuk lolos ke perempat final AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi masih memiliki asa untuk lolos ke babak selanjutnya meski sebelumnya kalah telak dari Thailand.
Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" disebut-sebut melekat dengan Jakarta Barat karena dinilai tidak aman seperti kota fiksi yang penuh kejahatan di DC Comics.
Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Seorang perwira polisi berinisial EB harus rela kehilangan jabatannya sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Pahandut. 
Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Sanksi baru Amerika Serikat terhadap Iran berfokus pada lima sektor utama ekonomi negara tersebut, seperti penerbangan, pelayaran, teknologi, emas, dan aset digital, kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin (24/8).
Selengkapnya

Viral