Keberadaannya Diburu Dedi Mulyadi, Aman Yani Diultimatum Sang Anak Muncul ke Publik Usai Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu: Jangan Pengecut!
- instagram Dedimulyadi71
Jakarta, tvOnenews.com - Anak dan mantan istri Aman Yani akhirnya muncul ke hadapan publik setelah dirinya ramai dikaitkan dengan kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu.
Sosok Aman Yani menjadi perhatian setelah terdakwa kasus pembunuhan, Ririn Rifanto, menyebut dirinya bukan pelaku utama dan menyeret nama Aman Yani dalam persidangan.
Ririn mengklaim ada empat orang yang terlibat dalam pembunuhan keluarga Sahroni pada Agustus 2025 lalu dan salah satunya adalah Aman Yani.
Kasus itu kemudian mendapat perhatian khusus dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM tersebut bahkan membuat sayembara berhadiah Rp750 juta untuk menemukan keberadaan Aman Yani.
KDM berharap misteri kasus pembunuhan tersebut dapat terungkap sepenuhnya apabila Aman Yani muncul ke publik.
"Pak Aman Yani, kalau masih hidup Anda, pulang ke Indramayu, itu dana pensiun dulu yang diambil Ririn Rp 500 juta saya bayar, saya kasih dari saya. Saya tambahin Rp 250 juta, jadi Rp 750 juta. Ayo pulang," ungkap Dedi Mulyadi.
"Atau bagi mereka yang tahu Pak Aman Yani, kemudian bisa menemukannya, saya kasih Rp 750 juta," sambung KDM.
Di tengah ramainya sayembara tersebut, anak kandung Aman Yani bernama Ega Ayu Aryani bersama mantan istrinya, Saminah, akhirnya memberikan pernyataan kepada media usai menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Indramayu.
Ega meminta ayahnya segera muncul apabila memang merasa tidak terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut.
Untuk diketahui, Aman Yani disebut telah meninggalkan rumah sejak 2016 dan tidak pernah memberikan kabar hingga sekarang.
"Pah, jangan pengecut, kalau misalkan kamu memang tidak terbukti bersalah, datang, ngomong, klarifikasi, selesai," ucap Ega.
Ega mengaku geram karena dirinya dan keluarga ikut terseret dalam persoalan hukum akibat tuduhan terhadap sang ayah.
"Kamu bisa ninggalin kita, anak-anak sama keluarga, tapi untuk kasus ini, tolong datang kalau kamu bukan pengecut!" pungkas Ega.
Hal senada juga disampaikan Saminah. Mantan istri Aman Yani itu meminta mantan suaminya berhenti bersembunyi dan bertanggung jawab apabila memang terlibat.
"Kalau dia pelakunya, harus datang juga kan? harus mempertanggungjawabkan atas perbuatannya. Jangan lempar batu sembunyi tangan, jangan dibiasakan lah hal-hal begitu. Kita keluarga kan paham sering digituin," pinta Saminah.
Saminah kemudian membongkar persoalan rumah tangga yang selama ini tidak diketahui publik. Ia mengaku pernah ditipu Aman Yani terkait rencana keberangkatan ibadah haji.
Menurut dia, uang yang telah dipersiapkan untuk berangkat haji justru dibawa kabur oleh Aman Yani sebelum akhirnya menghilang.
"Keluarga kita kan, kita dalam keadaan hijrah enggak berantem. Dia mengiming-imingi kita naik haji, ada saksinya orang Cirebon, kita dibohongi, pas kita mau manasik haji itu kan ternyata uangnya dibawa kabur," ujar Saminah.
Ia juga menyebut Aman Yani meninggalkan banyak utang sebelum pergi.
"Dan dari utang-utang yang banyak itu kemudian diketahui orang yang diketahui itu," sambungnya.
Tak hanya itu, Ega turut membongkar kebiasaan sang ayah yang disebut sering meminjam uang kepada rekan-rekannya dengan membawa nama dirinya.
Menurut Ega, Aman Yani kerap beralasan membutuhkan biaya kuliah kedokteran anaknya demi memperoleh pinjaman uang.
"Ega selalu dijadikan kambing hitam kepada teman-temannya untuk pinjam uang 'untuk biaya kuliah kedokteran anak saya'. Padahal saya sama sekali tidak pernah terdaftar di kedokteran, itu semua bohong," akui Ega.
Ia menegaskan dirinya merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Wiralodra (Unwir), bukan mahasiswa kedokteran seperti yang selama ini disebut Aman Yani.
"Saya lulusan fakultas hukum Unwir bukan kedokteran, dia cuma janji-janji aja. Padahal saya keterima di salah satu kedokteran swasta di Jakarta cuma dia enggak boleh, mungkin itu alibi dia. Bahkan rumah yang digadain juga bilangnya untuk kedokteran juga, sama," sambungnya. (nba)
Load more