Pengakuan Mengejutkan Ilma Sani saat Dibawa ke Kantor Grib Jaya: Banyak Kata-kata Tidak Pantas
- tvOnenews - adinda
Ia juga akui, telah menjelaskan pada anggota Grib Jaya dan Hercules jika nomornya itu di hack dan tidak melakukan pengancaman sebagaimana dituduhkan Hercules, hanya saja Hercules tidak mempercayainya. Saat itulah, dia mendapatkan perkataan kasar dan ancaman dari Hercules dan anggota GRIB Jaya.
Bahkan, kata dia, saat ditanyai Hercules, dia dikelilingi anggota GRIB Jaya berbadan besar hingga membuatnya ketakutan dan tidak bisa berkata banyak kala itu. Hercules kala itu merendahkannya untuk mencopot jilbabnya, mengancam dengan benda diduga senjata api, hingga mengancam akan menelanjangi ayahnya.
"Banyak kata-kata yang menurut saya tidak pantas, apalagi di situ posisinya saya dikelilingi kebanyakan laki-laki, besar-besar, saya sudah tidak bisa apa-apa, saya mau jawab juga sudah tidak bisa kalau memang itu bukan saya yang mengirim ancaman itu, tapi beliau tetap tidak percaya," paparnya.
Dia menjelaskan, Hercules memaksa dia menghubungi ayahnya untuk menjemputnya jika dia ingin kembali ke rumahnya. Adapun soal dugaan pengancaman yang dilakukannya ke istrinya sebagaimana dituduhkan Hercules, dia pun mempertanyakan mengapa tidak dilaporkan saja ke polisi untuk membuktikan.
"Cepat telepon Bapak kamu, minta dijemput sekarang sama Bapak kamu, kalau Bapak kamu tidak datang sekarang kamu tidak akan bisa pulang dari sini. Lagian kamu ngapain berani-beraninya ancam saya sambil dia keluarkan pistol itu, kamu lihat ini yah sambil tunjuk-tunjuk, saya pikir tidak akan sampai menembakkan begitu kan, ini saya tembakan, dor-dor dua kali dia tembakan," bebernya.
"Saya kan juga dari awal sudah bilang, saya tidak tahu apa-apa, itu bukan saya, tapi tetap saya yang disalahkan, saya merasa tidak adil. kalau misalnya memang itu dari akun saya dan dia merasa saya yang mengirimnya sudah laparkan (saja) ke polisi, saya siap diperiksa karena saya memang tidak bersalah," ungkap Ilma sambil menangis. (aag)
Load more