News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Transmigran di Marangkayu Kini Nikmati Hasil Karet hingga Rp4,5 Juta per Bulan, Wamentrans Siap Perjuangkan Pupuk Subsidi

Eks transmigran di Marangkayu, Kutai Kartanegara mulai merasakan peningkatan ekonomi dari kebun karet. Wamentrans siap perjuangkan pupuk subsidi.
Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:57 WIB
Wamentrans Viva Yoga Mauladi
Sumber :
  • Nadiyas Utami Pratiwi

Kini, harga karet mengalami kenaikan hingga mencapai Rp15.500 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut berdampak langsung terhadap pendapatan warga transmigran yang sebagian besar menggantungkan hidup dari hasil sadap karet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sekarang alhamdulillah bisa meningkat. Penghasilan bisa Rp3 juta sampai Rp4,5 juta per bulan,” ujarnya.

Peningkatan pendapatan itu dinilai memberi harapan baru bagi masyarakat eks transmigran yang selama ini bertahan secara mandiri tanpa banyak pendampingan.

Infrastruktur Jalan Produksi Masih Jadi Kendala

Di balik mulai membaiknya ekonomi warga, para petani masih menghadapi sejumlah persoalan mendasar, terutama infrastruktur jalan produksi.

Menurut Sugianto, akses jalan menuju kebun hingga kini belum mendapatkan perhatian maksimal sehingga menyulitkan aktivitas distribusi hasil kebun masyarakat.

“Kendala kami itu jalan produksi. Selama ini belum pernah dipikirkan pemerintah,” katanya.

Selain infrastruktur, warga juga berharap adanya dukungan sarana produksi seperti alat perawatan kebun hingga pupuk.

Para petani mengaku selama ini menjalankan seluruh aktivitas perkebunan secara mandiri tanpa bantuan subsidi pupuk dari pemerintah.

“Kami juga berharap ada bantuan pupuk dan sarana produksi untuk petani,” ujarnya.

Wamentrans Siap Perjuangkan Pupuk Subsidi untuk Petani Karet

Menanggapi aspirasi warga, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyatakan siap memperjuangkan pupuk subsidi bagi petani karet rakyat.

Menurut Viva Yoga, sekitar 90 persen perkebunan karet di Indonesia merupakan milik rakyat sehingga sudah seharusnya petani mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

“Kalau kemampuan fiskal dan moneter pemerintah mencukupi, kami akan berjuang agar petani karet rakyat juga mendapatkan pupuk subsidi,” ujarnya saat berada di Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara.

Ia menjelaskan saat ini komoditas karet memang belum termasuk dalam daftar penerima pupuk subsidi pemerintah. Subsidi pupuk masih difokuskan untuk komoditas pangan seperti padi, jagung, dan singkong.

Meski begitu, pemerintah disebut akan terus mendorong agar komoditas karet juga masuk dalam skema subsidi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, dukungan pupuk dan program peremajaan kebun atau replanting akan meningkatkan produktivitas karet nasional.

“Kalau ada bantuan pupuk, peremajaan, pengendalian hama, dan teknik penyadapan yang lebih baik, produksi lateks akan meningkat,” katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal

Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal

Pertamina dukung bank sampah Desa Kuta, pengelolaan sampah kawasan wisata Mandalika lebih optimal.
Lomba Bidar Tradisional Kodam II Sriwijaya Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penjaringan Atlet

Lomba Bidar Tradisional Kodam II Sriwijaya Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penjaringan Atlet

Kodam II Sriwijaya kembali menggelar Lomba Bidar Tradisional Piala Pangdam di Venue Dayung, kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sabtu (10/10/2026).
Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Tanpa Celah

Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Tanpa Celah

Persib akan berlaga pada 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat. Pihak kepolisian mengingatkan agar Bobotoh menjaga perilaku selama pertandingan.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral