News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

RevCon 2026 Gagal Capai Konsensus, Indonesia Sentil Keras Negara Nuklir: Ancamannya Sudah Nyata!

RevCon 2026 berlangsung dalam situasi global yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Lebih dari 12.000 hulu ledak nuklir selama ini masih dimiliki sejumlah negara
Senin, 25 Mei 2026 - 11:28 WIB
Konferensi Tinjauan Traktat Non-Proliferasi Nuklir 2026 atau NPT Review Conference (RevCon) 2026 di Markas Besar PBB, New York.
Sumber :
  • dok. Kemlu

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia melontarkan peringatan keras terhadap meningkatnya ancaman nuklir global dalam Konferensi Tinjauan Traktat Non-Proliferasi Nuklir 2026 atau NPT Review Conference (RevCon) 2026 di Markas Besar PBB, New York.

Di tengah gagalnya konferensi mencapai konsensus, Indonesia menegaskan dunia sedang berada dalam situasi berbahaya akibat modernisasi senjata nuklir hingga penggunaan kecerdasan buatan dalam sistem komando nuklir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri RI, Senin (25/5/2026), Indonesia menegaskan peran aktifnya sebagai Koordinator Gerakan Non-Blok (GNB/NAM) dengan memimpin koordinasi posisi 118 negara anggota untuk mendorong implementasi Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) yang seimbang dan konsisten terhadap komitmen pelucutan senjata nuklir.

RevCon 2026 berlangsung dalam situasi global yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Lebih dari 12.000 hulu ledak nuklir masih dimiliki sejumlah negara, sementara tensi geopolitik dunia terus memanas.

“Lebih dari 12.000 hulu ledak nuklir masih dipertahankan oleh sejumlah negara, sementara ketegangan geopolitik, modernisasi arsenal nuklir, kemungkinan uji coba nuklir, peningkatan pengembangan kapal selam bertenaga nuklir, serta pemanfaatan teknologi baru, termasuk kecerdasan artifisial dalam sistem komando dan kendali nuklir, semakin memperbesar risiko salah perhitungan, eskalasi, dan penggunaan senjata nuklir,” demikian pernyataan Kemlu RI.

Indonesia menilai kondisi tersebut bukan lagi ancaman teoritis, melainkan ancaman nyata terhadap masa depan dunia. Pemerintah menegaskan penggunaan senjata nuklir akan membawa bencana besar bagi kemanusiaan dan lingkungan.

“Dengan demikian, pelucutan senjata nuklir bukanlah agenda abstrak, melainkan kebutuhan nyata bagi perdamaian, stabilitas, dan keamanan global,” lanjut pernyataan itu.

Dalam proses negosiasi, Indonesia tampil agresif mengonsolidasikan posisi negara-negara non-blok untuk menjaga keseimbangan tiga pilar utama NPT, yakni pelucutan senjata nuklir, non-proliferasi, dan pemanfaatan energi nuklir untuk tujuan damai.

Indonesia juga mengingatkan agar upaya mencapai konsensus tidak dijadikan alasan untuk melemahkan agenda pelucutan senjata nuklir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Indonesia menegaskan bahwa konsensus tidak boleh dicapai dengan mengorbankan substansi pelucutan senjata nuklir atau menurunkan standar komitmen yang telah disepakati,” tulis Kemlu RI.

Namun hingga konferensi ditutup, negara-negara peserta gagal menyepakati dokumen akhir substantif RevCon 2026. Indonesia pun secara terbuka menyampaikan kekecewaannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Chelsa Berliana? Pevoli Putri Indonesia yang Berpeluang Ikuti Langkah Megawati Hangestri Abroad

Siapa Chelsa Berliana? Pevoli Putri Indonesia yang Berpeluang Ikuti Langkah Megawati Hangestri Abroad

Chelsa Berliana, Middle Blocker timnas voli putri Indonesia berpeluang susul Megawati Hangestri abroad setelah muncul ketertarikan dari salah satu klub Jepang.
Prabowo: Partai Demokrat Pernah Berkuasa Tapi Saat Tidak Menang, Tidak Bakar-bakar

Prabowo: Partai Demokrat Pernah Berkuasa Tapi Saat Tidak Menang, Tidak Bakar-bakar

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan, para elite politik agar tidak menjadikan perbedaan pilihan dan persaingan sebagai alasan untuk memutus persahabatan.
6 Shio Paling Hoki Soal Pekerjaan Bulan September 2026, Peluang Karier Mulai Terbuka Lebar!

6 Shio Paling Hoki Soal Pekerjaan Bulan September 2026, Peluang Karier Mulai Terbuka Lebar!

Karier bisa melejit pada September 2026! Simak 6 shio yang diprediksi paling hoki soal pekerjaan, mulai dari peluang baru hingga kesempatan besar.
Harga Pangan Hari Ini 10 September 2026 Bikin Emak-emak Pusing, Cabai Rawit Merah Naik 10 Persen

Harga Pangan Hari Ini 10 September 2026 Bikin Emak-emak Pusing, Cabai Rawit Merah Naik 10 Persen

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional yang dipantau pada Kamis (10/9/2026) pukul 08.50 WIB, kenaikan tertinggi terjadi pada cabai rawit merah.
Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Pemerintah menyepakati pembentukan satuan tugas (satgas) untuk mengoptimalkan pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), termasuk dalam penyaluran barang bersubsidi dan mendukung sistem logistik nasional.
Rekan Jay Idzes Positif Kokain, Sassuolo Diguncang Kabar Buruk Jelang Hadapi Juventus

Rekan Jay Idzes Positif Kokain, Sassuolo Diguncang Kabar Buruk Jelang Hadapi Juventus

Sassuolo diguncang oleh kabar buruk menjelang duel selanjutnya di Liga Italia 2026-2027. Sebab, salah satu rekan Jay Idzes dites positif menggunakan kokain.

Trending

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Ditinggal Ko Hee-jin, Red Sparks Tunjuk Mantan Pelatih Hyundai Hillstate Jadi Pengganti?

Ditinggal Ko Hee-jin, Red Sparks Tunjuk Mantan Pelatih Hyundai Hillstate Jadi Pengganti?

Red Sparks tengah menjadi sorotan volimania usai muncul spekulasi bahwa nampaknya klub telah menemukan pelatih baru usai Ko Hee-jin memutuskan mundur dari jabatannya jelang Liga Voli Korea 2026-2027.
Proses Selanjutnya Diungkap Kepolisian soal Kasus Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK, 3 Orang Ini Jadi Saksi

Proses Selanjutnya Diungkap Kepolisian soal Kasus Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK, 3 Orang Ini Jadi Saksi

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Berikut penjelasan lengkap pihak Kepolisian.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Megawati Hangestri Resmi Absen Bela Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026, Ini Kata PBVSI

Megawati Hangestri Resmi Absen Bela Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026, Ini Kata PBVSI

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) buka suara terkait keputusan Megawati Hangestri untuk mengundurkan diri dari Timnas Voli Putri Indonesia di sejumlah kompetisi internasional termasuk Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral