News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penjualan Mobil Listrik NMC Naik 177 Persen di 2025, Pakar Desak Insentif Jangka Panjang

Pengamat Energi sekaligus Project Coordinator ENTREV, Eko Adji Buwono, menilai insentif khusus untuk kendaraan listrik berbasis NMC menjadi faktor penting dalam
Senin, 25 Mei 2026 - 15:33 WIB
Ilustrasi Mobil Listrik
Sumber :
  • Pixabay

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat Energi sekaligus Project Coordinator ENTREV, Eko Adji Buwono, menilai insentif khusus untuk kendaraan listrik berbasis nickel manganese cobalt (NMC) menjadi faktor penting dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik berbasis sumber daya alam dalam Negeri.

Ke depannya, kebijakan insentif ini diharapkan tidak hanya menyasar konsumen kendaraan listrik, tetapi juga harus diberikan secara menyeluruh kepada rantai industri hulu hingga hilir kendaraan listrik baterai NMC, mulai dari smelter, precursor, cathode, hingga manufaktur sel baterai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun pemerintah memiliki rencana pemberian subsidi kendaraan listrik dengan alokasi 200 ribu unit untuk motor dan mobil listrik. Subsidi kendaraan listrik yang rencananya bergulir mulai Juni 2026 ini, bertujuan untuk mengurangi impor serta konsumsi BBM dalam jangan panjang.

Berdasarkan skema yang sedang disiapkan, pemerintah akan memberikan insentif antara lain PPN DTP sebesar 100% untuk mobil listrik berbasis baterai nikel atau nickel manganese cobalt (NMC), PPN DTP sebesar 40% untuk mobil listrik dengan baterai selain nikel, dan Subsidi pembelian motor listrik sebesar Rp5 juta per unit.

“Insentif jangka panjang masih sangat penting dan masih diperlukan supaya ada kepercayaan industri pengguna baterai kendaraan listrik terhadap kepastian rantai pasok dan harga yang kompetitif,” kata Eko.

Eko menyampaikan pemerintah perlu menghadirkan kebijakan yang konsisten dalam jangka panjang, setidaknya selama 3–5 tahun, agar pelaku industri memiliki kepastian dalam berinvestasi dan membangun rantai pasok industri baterai kendaraan listrik berbasis NMC di dalam Negeri.

Terlebih, pasar kendaraan listrik Indonesia sendiri terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. 

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), total penjualan mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) mencapai 56.204 unit pada 2024 dan melonjak menjadi 114.413 unit sepanjang 2025.

Pertumbuhan tersebut masih didominasi kendaraan listrik dengan baterai lithium iron phosphate (LFP) dengan penjualan EV berbasis LFP mencapai 46.814 unit atau 83,3 persen dari total pasar pada 2024. Sementara kendaraan berbasis NMC/NCMA hanya mencapai 9.390 unit atau 16,7 persen.

Namun pada 2025, dominasi LFP memang mulai sedikit menurun dan menguasai pasar dengan penjualan 88.344 unit atau 77,2 persen. Sementara kendaraan berbasis NMC meningkat menjadi 26.069 unit atau 22,8 persen dari total penjualan EV nasional.

Data tersebut menunjukkan kendaraan berbasis NMC mulai tumbuh lebih cepat. Penjualan EV berbasis NMC tercatat melonjak 177,6 persen sepanjang 2025, lebih tinggi dibanding pertumbuhan LFP sebesar 88,7 persen.

Eko menilai momentum pertumbuhan tersebut perlu dijaga melalui kebijakan fiskal yang komprehensif guna mendukung pengembangan ekosistem baterai NMC nasional.

Dari sisi fiskal, pemerintah harus memberikan berbagai stimulus seperti PPnBM Ditanggung Pemerintah (DTP), pembebasan bea masuk, hingga PPN DTP yang dikaitkan langsung dengan pengembangan teknologi baterai NMC beserta seluruh komponennya.

Selain itu, pemerintah juga perlu memberikan tax allowance maupun royalty allowance bagi industri precursor berbasis sumber daya alam mineral logam dan logam dalam negeri. 

Lebih lanjut, Indonesia perlu mempercepat pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) baterai NMC di Indonesia bagian timur hingga menghasilkan produk hilir yang terintegrasi.

“Pembangunan KEK baterai NMC perlu diteruskan sampai jadi produk hilir yang terintegrasi, termasuk membangun infrastruktur fasilitas impor-ekspor maupun distribusi produksi,” ujar Eko. (aag)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Libatkan Ahli Labfor hingga Toksikologi dalam Ekshumasi Jenazah Sutrimo, Pastikan Hasil Pemeriksaan Miliki Dasar Ilmiah Kuat

Polisi Libatkan Ahli Labfor hingga Toksikologi dalam Ekshumasi Jenazah Sutrimo, Pastikan Hasil Pemeriksaan Miliki Dasar Ilmiah Kuat

Polda Metro Jaya melibatkan sejumlah ahli dalam proses ekshumasi terhadap jasad Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026).
Makam Sutrimo Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Dibongkar, Polisi Cek DNA hingga Toksikologi

Makam Sutrimo Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Dibongkar, Polisi Cek DNA hingga Toksikologi

Ekshumasi makan Sutrimo yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu tak hanya sebatas mengangkat jenazah. Tim forensik mengambil sejumlah sampel dari tubuh Sutrimo dan lingkungan makam untuk dianalisis di laboratorium.
Optimis PNBP Sektor Minerba dan Migas Lampaui Target, Bahlil: Pasti Akan Lebih!

Optimis PNBP Sektor Minerba dan Migas Lampaui Target, Bahlil: Pasti Akan Lebih!

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menjamin bahwa Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor mineral dan batu bara (minerba) serta minyak dan gas (migas), akan melebihi target yang telah ditentukan.
FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.
Jorge Martin Tak Tertarik Kejar Gelar Juara Dunia MotoGP 2026, Pilih Fokus Kejar Hal Ini

Jorge Martin Tak Tertarik Kejar Gelar Juara Dunia MotoGP 2026, Pilih Fokus Kejar Hal Ini

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin mengaku bahwa dirinya tak tertarik mengejar gelar juara MotoGP 2026. Alih-alih menambahkan titlenya, Martinator memilih untuk fokus pada hal lainnya.
Lagi Jumpa Penggemar di Perth, Federico Barba Tiba-tiba Sebut Bobotoh, Rindu Persib Bandung?

Lagi Jumpa Penggemar di Perth, Federico Barba Tiba-tiba Sebut Bobotoh, Rindu Persib Bandung?

Mantan bek Persib Bandung asal Italia Federico Barba menitipkan salam untuk Bobotoh. Hal ini dikatakan ketika sang pemain selesai latihan bersama skuad Palermo.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan mengaku menanti kontrak UFC dari Dana White usai meraih kemenangan impresif lewat KO di Dana White's Contender Series.
Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Menilik profil singkat Bilal Hasan, petarung MMA Indonesia yang baru saja meraih kontrak UFC usai tampil gemilang di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 pada Rabu (12/8/2026) pagi WIB.
Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1, Bilal Hasan berhasil membantai lawannya lewat KO kilat di ronde pertama.
Selengkapnya

Viral