Wagub DKI Jakarta Rano Karno Yakin Warga Paham Cara Mengelola Limbah Pemotongan Hewan Kurban
- Julio Trisaputra-tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meyakini masyarakat sudah memahami tata cara mengelola limbah hasil pemotongan hewan kurban saat Hari Raya Iduladha.
Menurutnya, proses penyembelihan sampai pembuangan sisa kotoran hewan kurban telah menjadi tradisi rutin yang dilakukan umat Islam setiap tahun.
“Pada dasarnya yang namanya penyembelihan itu secara tradisi mereka sudah paham. Kalau mungkin dilihat pasti akan dibuat lubang untuk pemotongan hewan darahnya akan ditampung,” ujar Rano di Balai Kota Jakarta, Rabu (27/5/2026).
“Mungkin pada waktu diseset untuk dipilah antara daging dengan biasanya kotoran juga ditanam. Itu kebiasaan tradisi. Jadi bahasanya enggak perlu diajarin lagi,” lanjutnya.
Meski demikian, dia mengakui bahwa kemungkinan masih ada satu atau dua pelanggaran di lapangan mengingat banyaknya jumlah hewan kurban tahun ini.
“Tapi mungkin satu dua akan terjadi, kita juga enggak bisa memantau begitu banyak,” ujar Rano.
Sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta menyebut sebanyak 68.048 hewan kurban akan dipotong di Jakarta pada Iduladha 2026.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta Hasudungan A. Sidabalok dalam konferensi pers di Perumda Dharma Jaya, Jakarta Timur, Selasa (26/5/2026).
“Untuk estimasi di data per hari ini sudah sebanyak 68.048 ekor hewan yang akan dipotong di tahun ini,” ungkap Hasudungan.
Pada Iduladha tahun ini, Hasudungan mengatakan bahwa Dinas KPKP DKI menerjunkan 744 petugas pada hari pertama Iduladha 2026. (saa/nsi)
Load more