News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peserta Unggulan Seleksi Paskibraka Sulsel Tersingkir oleh ‘Peserta Titipan’, Dugaan Diskriminasi dan Rasisme Mencuat

Siswi Cathlyn Yvaine Lesmana menjadi sorotan publik setelah digadang-gadang sebagai kandidat kuat delegasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026
Kamis, 28 Mei 2026 - 05:01 WIB
Siswi asal Makassar, Cathlyn Yvaine Lesmana
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @cathlynlesmana

tvOnenews.com - Seorang siswi bernama Cathlyn Yvaine Lesmana mendadak menjadi sorotan publik setelah sempat digadang-gadang sebagai kandidat kuat delegasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 dari Sulawesi Selatan.

Perdebatan ini muncul ketika siswi asal Makassar ini dikabarkan memiliki nilai seleksi tinggi, namun gagal lolos ke tingkat nasional dan posisinya digantikan peserta lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, situasi ini memicu dugaan adanya ‘peserta titipan’ hingga diwarnai dengan isu diskriminasi dan rasisme, seketika viral di media sosial.

Meski Cathlyn mendapatkan nilai tinggi pada sejumlah tahapan tes, namun namanya justru tidak tercantum sebagai wakil Sulawesi Selatan untuk seleksi tingkat pusat.

Berdasarkan informasi yang beredar, Cathlyn Yvaine memperoleh nilai sempurna 100 pada tes wawasan kebangsaan dan nilai 95 pada tes intelegensi umum.

Capaian tersebut membuat publik mempertanyakan alasan mengapa ia tidak lolos ke tahap nasional, sehingga muncul dugaan adanya penilaian yang tidak transparan.

Muncul Dugaan Diskriminasi dan Rasisme 

Namun, polemik ini semakin berkembang setelah adanya isu peserta yang gagal lolos tersebut merupakan satu-satunya peserta keturunan Tionghoa dalam seleksi tingkat provinsi.

Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Makassar sempat mengunggah pernyataan resminya dengan menegaskan bahwa segala bentuk diskriminasi dan rasisme sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

“BPIP menghadirkan program Paskibraka sebagai wadah pembinaan generasi muda agar mampu menjadi pengamal nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, tujuan tersebut akan kehilangan makna apabila praktik diskriminasi masih dibiarkan terjadi di dalam prosesnya,” tulis dalam keterangan resminya pada akun milik DPPI Kota Makassar.

“Jika sejak awal peserta sudah dihadapkan pada perlakuan rasis dan diskriminatif, maka yang sedang dibangun bukanlah persatuan. Melainkan budaya ketidakadilan yang bertentangan langsung dengan semangat Pancasila. Hal seperti ini tidak dapat dianggap normal, tidak dapat dibenarkan dan tidak boleh terus diwariskan dalam program yang seharusnya menjadi simbol persatuan bangsa,” sambung keterangan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya menentang keras adanya praktik diskriminasi dan subjektivitas asal daerah maupun rasisme.

Pernyataan ini dipicu adanya dugaan polemik seleksi Paskibraka yang sedang ramai diperbincangkan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Datangkan 4,7 Ton Dry Ice dari Jakarta, Upaya Penanganan Karhutla Sumsel Terus Digenjot

Datangkan 4,7 Ton Dry Ice dari Jakarta, Upaya Penanganan Karhutla Sumsel Terus Digenjot

Pemerintah terus berupaya melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera Selamat. Hal ini terlihat saat Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib
Mitchell Baker Disorot Media Amerika, Aset Masa Depan Timnas Indonesia Masuk 5 Pemain Paling Mengesankan: Punya Kecerdasan dan Fisik Elit

Mitchell Baker Disorot Media Amerika, Aset Masa Depan Timnas Indonesia Masuk 5 Pemain Paling Mengesankan: Punya Kecerdasan dan Fisik Elit

Aset masa depan Timnas Indonesia, Mitchell Baker, mendapat sorotan media Amerika Serikat berkat penampilan impresifnya. Ia dinilai memiliki kecerdasan bermain.
IHSG Naik Tiga Hari Beruntun, Pemerintah Dinilai Mulai Kembali Mendapat Kepercayaan Investor

IHSG Naik Tiga Hari Beruntun, Pemerintah Dinilai Mulai Kembali Mendapat Kepercayaan Investor

Pengamat politik Hendri Satrio menilai tren positif tersebut tidak semata-mata menggambarkan kondisi pasar saham, tetapi juga mencerminkan persepsi publik terhadap kemampuan pemerintah menjaga stabilitas ekonomi.
OJK Jatuhkan Denda Total Rp2,52 Triliun kepada Ratusan Pelanggar Hukum Pasar Modal

OJK Jatuhkan Denda Total Rp2,52 Triliun kepada Ratusan Pelanggar Hukum Pasar Modal

OJK telah mengenakan sanksi administratif berdasarkan hasil pemeriksaan kasus berupa denda sebesar Rp2,23 triliun kepada 166 pihak per Oktober 2026.
AFC Resmi Dukung Gianni Infantino Kembali Jadi Presiden FIFA

AFC Resmi Dukung Gianni Infantino Kembali Jadi Presiden FIFA

AFC menyatakan dukungan kepada Gianni Infantino untuk kembali menjadi Presiden FIFA. Shaikh Salman menegaskan arti persatuan sepak bola Asia di Kongres Tokyo.
Kabut Asap Karhutla dan Kekeringan di Ketapang, 20.250 Masker hingga Puluhan Ribu Liter Air Disalurkan

Kabut Asap Karhutla dan Kekeringan di Ketapang, 20.250 Masker hingga Puluhan Ribu Liter Air Disalurkan

Kabut asap karhutla dan kekeringan melanda Ketapang, Kalimantan Barat. Sebanyak 20.250 masker dan 72.000 liter air baku disalurkan kepada warga yang terdampak.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur. Dalam peristiwa ini, korban dan pelaku sama-sama terluka namun dibawa ke rumah sakit berbeda.
AFC Resmi Ubah Jadwal Piala Asia, Timnas Indonesia Terdampak?

AFC Resmi Ubah Jadwal Piala Asia, Timnas Indonesia Terdampak?

AFC resmi mengubah siklus Piala Asia dari tahun ganjil ke genap mulai 2032. Piala Asia 2027 tetap dijadwalkan di Arab Saudi, meski masih ada potensi penundaan.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Selengkapnya

Viral