Siswi SD di Makassar Diperkosa Tetangga, Dibunuh lalu Kepalanya Ditimpa TV
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com – Polisi mengungkap fakta mengerikan di balik kasus pembunuhan siswi sekolah dasar (SD) berinisial NU (12) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Korban ternyata juga menjadi korban kekerasan seksual sebelum ditemukan tewas di sebuah toilet tak terpakai.
Kapolres Kota Besar Makassar, Komisaris Besar Polisi Arya Perdana membenarkan adanya aksi pemerkosaan yang dilakukan pelaku terhadap korban.
“Betul,” kata Arya Perdana kepada wartawan, dikutip Kamis, 28 Mei 2026.
Arya menjelaskan pelaku berinisial IK (19) diketahui merupakan tetangga korban sendiri. Pelaku disebut sudah mengincar korban sebelum melancarkan aksi kejinya.
Kasus tersebut terungkap setelah tim Satreskrim Polrestabes Makassar bersama Unit Reskrim Polsek Tallo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan intensif.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku awalnya meminta korban membeli air mineral dan biskuit, pada Selasa, 26 Mei 2026. Saat korban datang membawa pesanan tersebut, pelaku langsung menyeret korban ke rumah kosong.
“Korban memang sudah diincar oleh pelaku,” ujar Arya.
Di lokasi itu, korban disebut sempat melakukan perlawanan. Namun pelaku membungkam korban dengan cara menyekap mulut serta melakukan kekerasan fisik.
“Korban berusaha untuk melawan tapi kepalanya dibenturkan lagi dan dadanya ditekan,” katanya.
Polisi mengungkap pelaku kemudian melakukan kekerasan seksual secara brutal terhadap korban hingga menyebabkan luka serius. Saat korban masih hidup, pelaku diduga kembali melakukan tindakan sadis untuk menghilangkan nyawa korban. Korban kemudian ditemukan tewas di toilet tak terpakai dengan kondisi mengenaskan.
“Kemudian pelaku diamankan dan mengakui perbuatannya,” tutur Arya.
Sebelumnya, keluarga korban sempat mencari keberadaan NU sejak Selasa malam sekitar pukul 20.00 WITA karena korban biasanya sudah berada di rumah pada jam tersebut. Namun pencarian hingga dini hari tidak membuahkan hasil.
Korban akhirnya ditemukan warga sekitar pukul 05.00 WITA, Rabu, 27 Mei 2026, dalam kondisi tidak bernyawa tanpa busana dan bagian kepalanya ditimpa televisi rusak di dalam rumah kosong. Saat proses olah TKP berlangsung, polisi sempat mendapati keributan di sekitar lokasi kejadian. Setelah dilakukan penyelidikan, orang yang terlibat keributan tersebut ternyata merupakan pelaku pembunuhan.
Load more