GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

9 WNI Sempat Ditahan di Laut Mediterania, Menlu Sugiono Tegaskan UNCLOS Tak Boleh Dilanggar di DK PBB

Menurut Sugiono, Indonesia menekankan bahwa stabilitas dunia hanya dapat dijaga jika seluruh negara mematuhi aturan hukum internasional, termasuk Konvensi Hukum Laut PBB atau UNCLOS.
Kamis, 28 Mei 2026 - 09:47 WIB
Menteri Luar Negeri Sugiono
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com — Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional laut di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, termasuk insiden pencegatan kapal kemanusiaan menuju Gaza oleh militer Israel di perairan internasional.

Pernyataan itu disampaikan Sugiono usai menghadiri Open Debate Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa bertema Upholding the Purposes and Principles of the UN Charter and Strengthening the UN Centered-International System.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Sugiono, Indonesia menekankan bahwa stabilitas dunia hanya dapat dijaga jika seluruh negara mematuhi aturan hukum internasional, termasuk Konvensi Hukum Laut PBB atau UNCLOS.

“Kita juga sampaikan adalah pentingnya penghormatan terhadap hukum-hukum internasional,” kata Sugiono dalam keterangan video yang diterima tvOnenews.com, Kamis (28/5/2026).

Ia mengatakan Indonesia secara khusus menyoroti pentingnya penghormatan terhadap UNCLOS agar laut tidak dijadikan alat konflik maupun tekanan politik antarnegara.

“Tadi kita juga menyampaikan pentingnya penghormatan terhadap UNCLOS (United Nations Convention on the Law of the Sea) dalam rangka menciptakan stabilitas, menciptakan perdamaian, dan tidak menjadikan laut ataupun alur laut sebagai daerah konflik ataupun tekanan ataupun juga sebagai leverage untuk kepentingan-kepentingan politik,” ujarnya.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia menilai jaminan terhadap stabilitas jalur laut internasional menjadi kepentingan strategis nasional.

“Karena sebagai negara kepulauan, kita juga perlu mendapatkan garansi ini, sehingga pengakuan terhadap kepulauan, terhadap alur-alur laut kita, dan situasi serta stabilitas di sana juga bisa menjadi perhatian,” tutur Sugiono.

Pernyataan Sugiono muncul di tengah sorotan internasional terhadap tindakan militer Israel yang mencegat armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 di Laut Mediterania Timur saat membawa bantuan menuju Gaza.

Sembilan warga negara Indonesia sebelumnya ikut ditahan setelah kapal dicegat di perairan internasional dekat Siprus. Salah satu relawan Indonesia, Rahendro Herubowo, mengaku mengalami perlakuan fisik dan tekanan psikologis selama penahanan.

“Banyak sekali treatment yang mereka lakukan, physical treatment terutama ya. Jadi bukan hanya fisik, tapi kita juga ditempatkan dalam kondisi yang tidak nyaman selama ditawan oleh Zionis Israel begitu,” kata Heru di Bandara Internasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (24/5/2026).

Menurut Heru, para relawan dipaksa bertahan dalam suhu dingin di tengah Laut Mediterania selama berhari-hari dengan keterbatasan makanan dan kondisi yang tidak manusiawi.

Insiden tersebut memicu perdebatan internasional terkait dugaan pelanggaran hukum laut internasional oleh Israel. Berdasarkan Pasal 87 UNCLOS, seluruh negara memiliki kebebasan bernavigasi di laut lepas. Sementara Pasal 92 mengatur kapal asing berada di bawah yurisdiksi eksklusif negara bendera masing-masing.

Selain itu, Pasal 110 UNCLOS menyebut penghentian kapal asing di laut lepas hanya diperbolehkan dalam kondisi tertentu seperti pembajakan, perdagangan budak, atau kapal tanpa kewarganegaraan. (agr)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mabuk Intisari, Pria Tanpa Busana yang Aniaya Pengendara di Lenteng Agung Ternyata Mahasiswa

Mabuk Intisari, Pria Tanpa Busana yang Aniaya Pengendara di Lenteng Agung Ternyata Mahasiswa

Pria tanpa busana yang menganiaya pengendara di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, ternyata bukanlah ODGJ seperti yang dinarasikan di media sosial. 
Update 2 Insiden Tertemper yang Bikin KRL Commuter Line Cawang dan Rawabuaya Terganggu: Proses Evakuasi telah Selesai

Update 2 Insiden Tertemper yang Bikin KRL Commuter Line Cawang dan Rawabuaya Terganggu: Proses Evakuasi telah Selesai

Berikut update dari gangguan KRL Commuter Line Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang yang alami keterlambatan akibat insiden tertemper di Cawang dan Rawabuaya.
Perjalanan KRL Lintas Bogor dan Tangerang Terganggu Pagi ini, KAI Commuter Ungkap Ada Dua Orang Tertemper Kereta

Perjalanan KRL Lintas Bogor dan Tangerang Terganggu Pagi ini, KAI Commuter Ungkap Ada Dua Orang Tertemper Kereta

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan adanya keterlambatan commuter line atau kereta rel listrik (KRL) akibat adanya insiden seseorang tertemper KRL di dua perlintasan yang berbeda, pada Kamis (20/8/2026).
Potongan Kaki Korban Mutilasi Saepul Ditemukan di Kali Grogol, Tapi Cuma Sebagian Saja

Potongan Kaki Korban Mutilasi Saepul Ditemukan di Kali Grogol, Tapi Cuma Sebagian Saja

Polisi menemukan potongan tubuh yang diduga bagian kaki korban mutilasi Kunaefi (51) di Kali Grogol, Limo, Depok, Jawa Barat.
Siap-Siap Dapat Kejutan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Karier Makin Cemerlang Mulai Besok 21 Agustus 2026

Siap-Siap Dapat Kejutan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Karier Makin Cemerlang Mulai Besok 21 Agustus 2026

Karier lima zodiak ini diprediksi makin bersinar! Scorpio, Cancer, Virgo, Capricorn, dan Aquarius berpeluang mendapat kesempatan emas dan pengakuan.
Harga Emas Antam Hari Ini 20 Agustus 2026 Meroket ke Angka Rp2.725.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 20 Agustus 2026 Meroket ke Angka Rp2.725.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 20 Agustus 2026 meroket ke angka Rp2.725.000 per gram. 

Trending

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Ketua Umum FGI Ita Yuliati mengatakan kedua atlet tersebut berhak tampil setelah melewati persyaratan kualifikasi pada kejuaraan tingkat Asia
Klasemen Akhir Srikandi Merdeka Cup 2026, Wakil Timnas Indonesia Putri U-16 Tak Terkalahkan

Klasemen Akhir Srikandi Merdeka Cup 2026, Wakil Timnas Indonesia Putri U-16 Tak Terkalahkan

Seluruh rangkaian babak penyisihan grup Srikandi Merdeka Cup 2026 telah selesai dilaksanakan dengan ditutup oleh kemenangan Putri Nusantara atas Yordania di Lapangan Supersoccer Arena, Kediri, Rabu (19/8/2026). 
Jadwal Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Hari Ini: Jumpa Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Berpeluang Debut

Jadwal Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Hari Ini: Jumpa Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Berpeluang Debut

Jadwal Hyundai Hillstate vs Wonder Dogs di acara Rookie Coach Kim Yeon-koung 2 hari ini, Kamis (20/8/2026). Megawati Hangestri berpelang debut sekaligus kembali reuni dengan Kim Yeon-koung di duel eksibisi ini.
Dewan Mangku IKKRAMAT Gelar Shalat Istisqa di Halaman Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura

Dewan Mangku IKKRAMAT Gelar Shalat Istisqa di Halaman Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura

Ketum DM IKKRAMAT Uti Royden Top, S.M., mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan melalui pelaksanaan Shalat Istisqa.
Saking Jagonya di Srikandi Merdeka Cup Sampai Viral di Negeri Jiran, Pemain Malaysia U-16 Klarifikasi Garis Keturunan

Saking Jagonya di Srikandi Merdeka Cup Sampai Viral di Negeri Jiran, Pemain Malaysia U-16 Klarifikasi Garis Keturunan

Malaysia menemani salah satu tim dari Timnas Indonesia Putri U-16, Garuda Pertiwi ke babak semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah melibas Arab Saudi. 
Lima Atlet Panjat Tebing Jadi Korban Kekerasan Seksual Pelatih, Terjadi dari Tahun 2022-2025 hingga Manfaatkan Relasi Kuasa

Lima Atlet Panjat Tebing Jadi Korban Kekerasan Seksual Pelatih, Terjadi dari Tahun 2022-2025 hingga Manfaatkan Relasi Kuasa

Lima atlet panjat tebing putri menjadi korban tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang dilakukan oknum pelatih.
Tegas, Iran Siap Serang Eropa Jika Terjadi Eskalasi Perang dengan AS

Tegas, Iran Siap Serang Eropa Jika Terjadi Eskalasi Perang dengan AS

Jika AS terus tingkatkan serangan, Iran Kaji Serang Asset Amerika di Eropa
Selengkapnya

Viral