Polisi Selidiki Makanan Terakhir yang Dikonsumsi Satu Keluarga yang Tewas di Tenda Posong ke Labfor Polda Jateng
- Tim tvOne/Jasa Manurung
Temanggung, tvOnenews.com - Satreskrim Polres Temanggung terus mendalami kasus meninggalnya satu keluarga di kawasan wisata Posong, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Empat korban yang ditemukan meninggal dunia di dalam tenda camping Glamping Safari Nomor 3 diketahui merupakan satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Korban terdiri dari Muhamad Ali Munawar, Maghfirah, Alvino Evan Hakim, dan Bagas Amar Hakiki yang merupakan mahasiswa Sastra Prancis Universitas Gadjah Mada (UGM).
Pihak kepolisian menyatakan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah penemuan empat jenazah pada Rabu, 27 Mei 2026.
“Dari Satreskrim Polres Temanggung telah melakukan olah TKP terkait ditemukannya empat orang meninggal dunia yang merupakan satu keluarga yang sedang melaksanakan liburan di salah satu tempat wisata,” ujar pihak Satreskrim Polres Temanggung.
Kronologi Awal Kedatangan Korban ke Posong
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, rombongan korban tiba di kawasan wisata Posong pada Selasa malam, 26 Mei 2026 sekitar pukul 21.05 WIB menggunakan mobil Honda Jazz RS berwarna putih.
Setelah melakukan registrasi, korban kemudian diantar menuju tenda Glamping Safari Nomor 3 sekitar pukul 21.30 WIB.
Keesokan harinya, petugas sempat mengantarkan sarapan sekitar pukul 09.00 WIB. Namun, tidak ada jawaban dari dalam tenda saat korban dipanggil.
Petugas kembali mendatangi lokasi sekitar pukul 11.30 WIB untuk melakukan pembersihan menjelang waktu check out. Akan tetapi, kondisi masih sama dan tidak ada respons dari dalam tenda.
Hingga akhirnya sekitar pukul 15.45 WIB, salah satu saksi membuka tenda dan mendapati empat orang di dalamnya sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Polisi dan DVI Polda Jateng Lakukan Autopsi
Saat ini, proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian para korban.
Tim identifikasi Satreskrim Polres Temanggung bersama Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Tengah diketahui tengah melakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Selain autopsi, polisi juga mendalami berbagai barang dan makanan yang ditemukan di lokasi kejadian.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah ada unsur tertentu yang berkaitan dengan penyebab kematian satu keluarga tersebut.
Makanan Barbeque Jadi Fokus Pemeriksaan Labfor
Dalam penyelidikan sementara, polisi mengungkap bahwa makanan terakhir yang dikonsumsi para korban diduga berupa barbeque yang mereka bawa sendiri sebagai bekal saat berlibur.
Makanan tersebut kini sedang diperiksa di Laboratorium Forensik (Labfor) Jawa Tengah.
“Sedang dilakukan pemeriksaan terhadap makanan terakhir yang dimakan korban di laboratorium Labfor Jawa Tengah. Makanan barbeque yang isinya dibawa sendiri oleh para korban,” ungkap pihak Satreskrim Polres Temanggung dalam pernyataannya.
Pemeriksaan laboratorium dilakukan untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya kandungan berbahaya atau faktor lain yang berkaitan dengan kondisi para korban sebelum meninggal dunia.
Barang dan Temuan yang Diperiksa Polisi
Dalam proses penyelidikan, polisi memeriksa sejumlah temuan dari lokasi kejadian, di antaranya:
-
Makanan barbeque yang dibawa korban
-
Kondisi tenda camping
-
Barang pribadi korban
-
Sisa makanan dan perlengkapan makan
-
Kondisi tubuh korban melalui autopsi
Dugaan Awal Mengarah pada Keracunan dan Hipotermia
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis dan Unit Inafis Polres Temanggung, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh para korban.
Kondisi tenda juga disebut masih rapi saat petugas melakukan olah TKP.
Selain itu, polisi menemukan posisi tangan para korban dalam keadaan saling menggenggam.
Dugaan awal penyebab kematian mengarah pada keracunan dan hipotermia. Dugaan tersebut muncul setelah ditemukan ciri-ciri mulut korban berbusa saat pemeriksaan awal dilakukan.
Namun hingga kini, kepolisian menegaskan penyebab pasti kematian masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik.
Polisi Masih Periksa Saksi dan Dalami Kasus
Selain melakukan autopsi dan pemeriksaan laboratorium, Satreskrim Polres Temanggung juga telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi wisata saat kejadian berlangsung.
Pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi kronologi serta memastikan aktivitas terakhir para korban sebelum ditemukan meninggal dunia di dalam tenda.
Kasus ini pun masih terus didalami oleh kepolisian guna memastikan penyebab pasti kematian empat anggota keluarga tersebut. (nsp)
Load more