ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus
- Instagram/@w.o.d.d
Dalam konferensi tersebut, Prihantini dan Rifaldy Fajar disebut menggunakan nama institusi AI-Biomedicine Research Group, IMCDS-Biomed Research Foundation Jakarta. Sementara satu nama lain, Rini Winarti, menggunakan identitas Departemen Biologi Universitas Negeri Yogyakarta.
Pemateri Disebut Berganti Identitas saat Presentasi
Sorotan publik semakin besar setelah muncul dugaan penggunaan identitas berbeda saat sesi presentasi berlangsung.
Menurut penelusuran Wa Ode Dwi Daningrat, seorang perempuan tampil membawakan materi menggunakan nama “Riana Dwi Kurniawati” pada satu sesi presentasi.
Namun sekitar sepuluh menit kemudian, perempuan yang sama disebut kembali tampil di sesi berbeda dengan identitas “Dimas Fajar Prasetyo”.
Perempuan tersebut bahkan disebut memperkenalkan diri menggunakan nama “Dimas” dalam sesi presentasi itu.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, sosok tersebut diduga merupakan Prihantini. Meski demikian, nama Prihantini disebut tidak tercantum dalam daftar penulis pada penelitian yang dipresentasikan menggunakan identitas berbeda tersebut.
Kasus dugaan riset palsu ini kini terus menjadi perhatian karena menyangkut integritas akademik Indonesia di forum ilmiah internasional. (nsp)
Load more