Inovasi Digital BPJS Kesehatan Curi Perhatian Delegasi AeHIN
- Ist
“Melalui pemanfaatan dashboard digital dan integrasi data, BPJS Kesehatan dapat melakukan pemantauan layanan, deteksi potensi fraud, hingga analisis pola penyakit secara lebih cepat dan akurat. Data tersebut juga menjadi dasar dalam memperkuat upaya promotif dan preventif agar masyarakat senantiasa menerapkan pola hidup sehat, serta pembiayaan Program JKN dapat lebih optimal,” ujar Setiaji.
Forum internasional seperti AeHIN menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dan kerja sama antarnegara dalam pengembangan sistem kesehatan digital. Bagi Setiaji, pertukaran pengalaman dan praktik baik antaranggota AeHIN diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi layanan kesehatan yang semakin adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Melalui kunjungan ini, BPJS Kesehatan tidak hanya berbagi pengalaman terkait pengelolaan Program JKN dan transformasi digital yang telah dilakukan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dan kerja sama antarnegara dalam pengembangan sistem kesehatan digital. Kami berharap sinergi antaranggota AeHIN dapat terus diperkuat untuk menghadirkan inovasi layanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat di masing-masing negara,” tambahnya.
Setiaji menegaskan bahwa BPJS Kesehatan bersama Kementerian Kesehatan terus memperkuat transformasi digital sektor kesehatan melalui pengembangan sistem yang terintegrasi dan berbasis data. Penguatan interoperabilitas layanan kesehatan hingga pengembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih aksesibel, efektif, dan berkelanjutan, dalam mendukung penyelenggaraan Program JKN.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Asia eHealth Information Network (AeHIN), Alvin Marcelo, mengapresiasi perkembangan transformasi digital yang dilakukan BPJS Kesehatan dalam mendukung penyelenggaraan Program JKN. Menurutnya, AeHIN telah menjalin hubungan dan melakukan kunjungan ke BPJS Kesehatan sejak 2014, 2023, juga 2026, dan melihat perkembangan signifikan pada sistem teknologi informasi yang dimiliki BPJS Kesehatan.
“Kami sangat terkesan dengan perkembangan teknologi informasi di BPJS Kesehatan. Kami belajar bahwa pengelolaan dashboard teknologi informasi yang baik dapat dijalankan secara efektif dengan sumber daya yang kompeten dan berdedikasi,” ujar Alvin.
Ia juga menyoroti bahwa negara-negara di Asia saat ini menghadapi tantangan yang sama terkait penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes. Karena itu, menurutnya, forum seperti AeHIN menjadi ruang penting untuk memperkuat kolaborasi dan berbagi pengalaman antarnegara dalam upaya pencegahan penyakit serta menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tidak menular.
Load more