News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral di Forum Ilmiah Dunia, Begini Kronologi Lengkap Kasus Prihantini Menurut Saksi Mata di Denmark

Kronologi lengkap kasus Prihantini di forum ilmiah Denmark terungkap. Dugaan riset palsu AI hingga pemalsuan identitas bikin geger akademisi Indonesia.
Jumat, 29 Mei 2026 - 17:00 WIB
Viral di Forum Ilmiah Dunia, Begini Kronologi Lengkap Kasus Prihantini Menurut Saksi Mata di Denmark
Sumber :
  • Hanifah Fajri Maharani Putri

Dugaan Pemalsuan Identitas Terjadi Saat Presentasi

Puncak kecurigaan terjadi saat sesi presentasi berlangsung. Hanifah menjelaskan dirinya berada di station 02 untuk menyaksikan presentasi atas nama Riana Dwi Kurniawati, sementara Wa Ode Dwi Daningrat berada di station 04 untuk melihat sesi milik Dimas Fajar Prasetyo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, Hanifah mengaku belum mengetahui identitas asli Prihantini.

Namun setelah sesi pertama selesai, Hanifah melihat sosok yang sama tiba-tiba sudah berganti kerudung merah dan berpindah ke station lain.

“Sebelumnya dia pakai kerudung warna gelap. Jadi sangat mencolok perubahannya,” kata Hanifah.

Tak lama kemudian, perempuan tersebut maju ke podium dan disebut mengganti name tag menjadi atas nama Dimas Fajar Prasetyo.

Moderator bahkan sempat melakukan konfirmasi langsung.

“Moderator tanya, ‘Kamu Dimas?’ lalu dia jawab, ‘Iya, saya Dimas’,” ujar Hanifah.

Momen tersebut membuat para peneliti Indonesia yang hadir semakin curiga. Sebab nama Dimas identik dengan laki-laki, sementara yang hadir justru seorang perempuan.

Menurut Hanifah, jika memang hanya menggantikan rekan satu tim untuk presentasi, tidak seharusnya sampai mengganti name tag maupun penampilan.

Presentasi Dinilai Janggal dan Tidak Menguasai Materi

Keesokan harinya, para peneliti Indonesia kembali menghadiri sesi oral presentation yang dibawakan Prihantini atas nama Riana Dwi Kurniawati.

Hanifah menilai presentasi tersebut terasa tidak biasa karena seluruh isi slide dipenuhi teks dan dibaca mentah-mentah oleh presenter.

“Biasanya teks itu ditaruh di notes presenter, bukan ditampilkan penuh di slide,” ujarnya.

Kecurigaan semakin kuat saat sesi tanya jawab berlangsung. Menurut Hanifah, jawaban Prihantini dinilai tidak jelas dan tidak mampu menjelaskan isi penelitian secara mendalam.

Bahkan beberapa delegasi dari negara lain disebut ikut mempertanyakan kualitas presentasi tersebut, baik dari sisi isi materi maupun pelafalan bahasa Inggris.

Setelah sesi selesai, Hanifah bersama Wa Ode Dwi Daningrat dan seorang rekannya langsung melakukan konfrontasi kepada Prihantini di area exhibition hall.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka meminta penjelasan mengenai grafik, metode penelitian, tim riset, hingga asal institusi yang digunakan.

Di situlah Prihantini disebut mengakui bahwa afiliasi yang digunakan bukan lembaga resmi, melainkan hanya komunitas yang dipimpin oleh Rifaldy.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ruben Onsu Naik Pitam Lihat Putri Bungsunya Diduga Dilibatkan Promosi Produk Dewasa, Sentil soal Eksploitasi Anak

Ruben Onsu Naik Pitam Lihat Putri Bungsunya Diduga Dilibatkan Promosi Produk Dewasa, Sentil soal Eksploitasi Anak

Ruben Onsu kembali mencuri perhatian usai menyampaikan kekesalannya melalui media sosial. Mantan suami Sarwendah itu naik pitam usai lihat putrinya ikut jualan.
Rieke Diah Pitaloka Resmi Lulus S1 Hukum IBLAM, Angkat Isu Kedaulatan Data Nasional

Rieke Diah Pitaloka Resmi Lulus S1 Hukum IBLAM, Angkat Isu Kedaulatan Data Nasional

Baru-baru ini, dunia politik dihebohkan dengan terkait kabar Rieke Diah Pitaloka. Pasalnya, ia pada Rabu (9/9/2026) telah resmi meraih gelar Sarjana Hukum usai
Sempat Demam, Jurnalis Ari Basuki Tetap Berangkat Meliput Anak Krakatau, Keluarga Ungkap Alasannya

Sempat Demam, Jurnalis Ari Basuki Tetap Berangkat Meliput Anak Krakatau, Keluarga Ungkap Alasannya

Jurnalis Ari Basuki sempat demam sebelum meliput Anak Krakatau. Keluarga mengungkap Jurnalis Ari Basuki tetap berangkat meski dokter melarang.
FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Diluncurkan, Begini Kata-kata Gianni Infantino

FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Diluncurkan, Begini Kata-kata Gianni Infantino

FIFA ASEAN Cup 2026 resmi digelar dengan format dua divisi. Timnas Indonesia menjadi tuan rumah divisi utama dan berhadapan dengan Malaysia serta Bangladesh.
Pramono Targetkan 6.500 Km Kabel Semrawut Jakarta Diturunkan, Wajah Ibu Kota Bakal Berubah

Pramono Targetkan 6.500 Km Kabel Semrawut Jakarta Diturunkan, Wajah Ibu Kota Bakal Berubah

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan 6.500 km kabel semrawut diturunkan dalam lima tahun melalui pembangunan SJUT.
MediaMIND Buka Ruang bagi Jurnalis Babel Angkat Cerita Pertambangan Timah

MediaMIND Buka Ruang bagi Jurnalis Babel Angkat Cerita Pertambangan Timah

MediaMIND 2026 membuka ruang bagi jurnalis Bangka Belitung untuk membawa pengalaman dan realitas pertambangan timah ke audiens yang lebih luas. Kompetisi karya

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Pasangan kekasih berinisial R (28) pria dan E (23) wanita tega menghabisi nyawa anaknya sendiri di Jakarta Barat. Mereka menguburkannya di sebuah rumah roboh terbengkalai.
Selengkapnya

Viral