GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Amankan Barang Bukti Tambahan yang Diduga Menjadi Penyebab Kematian Keluarga di Glamping Temanggung

keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan meninggal di dalam tenda Glamping belum menemukan titik terang. Polisi amankan barang bukti tambahan
Jumat, 29 Mei 2026 - 22:55 WIB
Keluarga tewas di Glamping Temanggung, Jawa Tengah
Sumber :
  • Instagram @sman1salatiga_official

tvOnenews.com - Keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan meninggal di dalam tenda Glamping di Temanggung belum menemukan titik terang.

Pasalnya, hingga saat ini Polisi masih melakukan penyelidikan lebih dalam terkait penyebab kematian keluarga tersebut sembari menunggu hasil dari Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluarga ini berjumlah empat orang yaitu Muhammad Ali Munawar (52), Maghfirah (43), Bagas Amar Hakiki (21), dan Alvino Evan Hakim (16).

Korban ditemukan telah meninggal dunia pada sore hari di Glamping Safari Taman Wisata Alam Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah pada Rabu (27/5/2026).

Setelah melakukan pemeriksaan mendalam dan olah TKP, Kasatreskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra menyatakan bahwa pihaknya telah menemukan barang bukti tambahan.

“Terdapat temuan tambahan yaitu terkait dengan tungku yang terbuat dari tanah liat yang diduga juga digunakan oleh korban dengan posisi sama yaitu di depan mulut tenda atau di teras tenda,” ungkap Iptu I Komang Mahendra Deputra pada program Apa Kabar Indonesia Malam, tvOne, Jumat (29/5/2026).

Ratusan pelayat iringi pemakaman 4 korban meninggal di Posong Temanggung, Kamis (28/5/2025).
Ratusan pelayat iringi pemakaman 4 korban meninggal di Posong Temanggung, Kamis (28/5/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Sementara itu, berdasarkan dari pemeriksaan kedokteran forensik terdapat dugaan sementara penyebab meninggalnya keluarga tersebut.

“Pihak kedokteran forensik mengatakan bahwa dugaan sementara penyebab meninggalnya satu keluarga tersebut yaitu ada dua. Pertama diduga karena keracunan makanan, kedua diduga karena keracunan gas hasil pembakaran,” jelas Kasatreskrim Polres Temanggung itu.

“Hasil pembakaran tersebut diduga dari bakar-bakar atau masak barbeque, yang kedua dari pembakaran briket yang diduga digunakan untuk menghangatkan badan,” sambungnya menjelaskan.

Kedua alat memasak ini diduga digunakan korban untuk memasak barbeque di teras tenda. Tungku tanah liat telah disediakan oleh pengelola penginapan, sedangkan kompor gas portable dibawa oleh korban.

“Tungku tanah liat tersebut memang disediakan. Sementara untuk satu set kompor gas portable memang dibawa korban untuk memasak barbeque,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan hasil olah TKP, Polisi menduga keluarga ini meninggal pada malam hingga pagi hari sebelum ditemukan oleh petugas penginapan.

“Ketika sudah dilihat oleh petugas pada sore hari kurang lebih pukul 15.45 WIB, korban sudah dalam keadaan kaku. Oleh sebab itu, untuk meninggalnya keempat korban kemungkinan malam sampai pagi hari,” terangnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Libur Sekolah Jadi Momen Emas Keluarga, Paksu dan Bunda Simak Tips Traveling Aman Bersama Anak

Libur Sekolah Jadi Momen Emas Keluarga, Paksu dan Bunda Simak Tips Traveling Aman Bersama Anak

Di Indonesia, momentum libur sekolah diprediksi bisa mendongkrak mobilitas wisatawan domestik sepanjang pertengahan 2026. Liburan bersama anak bukan hanya
Megawati Hangestri Belum Debut di Hyundai Hillstate, tapi Sudah Terancam Kehilangan Separuh Musim di Liga Korea

Megawati Hangestri Belum Debut di Hyundai Hillstate, tapi Sudah Terancam Kehilangan Separuh Musim di Liga Korea

Karier baru Megawati Hangestri bersama Hyundai Hillstate mendadak dibayangi polemik panas di Liga Voli Korea. Megatron terancam tak bisa tampil separuh musim.
Jay Idzes Fix Absen, Pemain Lokal Rp11 Miliar Ini Bisa Isi Kekosongan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Lawan Oman dan Mozambik

Jay Idzes Fix Absen, Pemain Lokal Rp11 Miliar Ini Bisa Isi Kekosongan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Lawan Oman dan Mozambik

Di tengah ramainya perbincangan mengenai pemain yang cocok menggantikan Jay Idzes, ada satu nama yang disebut Yussa Nugraha bisa mengisi kekosongan tersebut.
Media Vietnam Full Senyum, Timnas Indonesia Disebut Bakal Kembali ke ‘Setelan Pabrik’ di Piala AFF 2026

Media Vietnam Full Senyum, Timnas Indonesia Disebut Bakal Kembali ke ‘Setelan Pabrik’ di Piala AFF 2026

Media Vietnam menilai Timnas Indonesia bakal melemah di Piala AFF 2026 karena tanpa pemain Eropa. Skuad Garuda disebut kembali ke “setelan pabrik”.
Solusi 'Nyeleneh' Dedi Mulyadi Usai Bongkar PKL Puncak Ciloto, Siapkan Rumah untuk Pedagang yang Terdampak

Solusi 'Nyeleneh' Dedi Mulyadi Usai Bongkar PKL Puncak Ciloto, Siapkan Rumah untuk Pedagang yang Terdampak

Pemerintah memastikan penataan kawasan Ciloto tidak dilakukan tanpa solusi. Dedi Mulyadi menegaskan para pedagang yang lapaknya dibongkar tetap akan mendapatkan bantuan
Belum Juga Debut di Hyundai Hillstate, Pelatih Kang Sung-hyung Blak-blakan soal Megawati Hangestri: Dia Pemain yang Sudah Terbukti di V-League!

Belum Juga Debut di Hyundai Hillstate, Pelatih Kang Sung-hyung Blak-blakan soal Megawati Hangestri: Dia Pemain yang Sudah Terbukti di V-League!

Pelatih Kang Sung-hyung yang terang-terangan menyebut Megawati sebagai pemain yang sudah terbukti kualitasnya di V-League. Pernyataan itu sekaligus menjawab

Trending

Viral, Jual Daging Kurban di Media Sosial, Tokoh Agama Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Jual Daging Kurban di Media Sosial, Tokoh Agama Lontarkan Komentar Menohok

Belakangan ini, sebagian publik dikejutkan dengan viralnya di media sosial, terkait jual daging kurban di media sosial. Sontak, insiden itu memicu komentar
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Tak Hanya Habiburokhman, IMM Ikut Berkomentar soal Prabowo Kurban Pakai APBN: Tak Langgar Aturan

Tak Hanya Habiburokhman, IMM Ikut Berkomentar soal Prabowo Kurban Pakai APBN: Tak Langgar Aturan

Tidak hanya Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman yang angkat bicara soal pembelian hewan kurban Presiden Prabowo Subianto menggunakan APBN. Namun, DPP IMM ikut
Prodi Ilmu Komunikasi UMT Raih akreditasi UNGGUL

Prodi Ilmu Komunikasi UMT Raih akreditasi UNGGUL

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Tangerang resmi meraih predikat Akreditasi UNGGUL berdasarkan Keputusan Dewan Eksekutif LAMSPAK Nomor 156/AK.03.05/2026 tanggal 25 Mei 2026.
Media Vietnam Sebut Timnasnya Tertekan Gara-gara John Herdman Panggil Pemain-pemain Andalan ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnasnya Tertekan Gara-gara John Herdman Panggil Pemain-pemain Andalan ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

John Herdman membuat salah satu media Vietnam mulai khawatir dengan kekuatan timnasnya. Pasalnya, Herdman memanggil pemain-pemain andalan ke Timnas Indonesia.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Selengkapnya

Viral