GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Motif Paman Bunuh Balita 2,5 Tahun di Bekasi: Kesal Diganggu Saat Bermain Game Online, Tusuk Korban 32 Kali

G mengaku tersulut emosi saat sedang bermain gim. Kemarahannya disebut muncul setelah korban menghampirinya dan naik ke atas punggungnya.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:12 WIB
Ilustrasi penusukan.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap alasan di balik tewasnya seorang balita berusia 2,5 tahun di sebuah rumah kontrakan di kawasan Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pelaku yang diketahui berinisial G (18) merupakan paman korban sendiri.

Berdasarkan hasil penyelidikan, G mengaku tersulut emosi saat sedang bermain game online. Kemarahannya disebut muncul setelah korban menghampirinya dan naik ke atas punggungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal menjelaskan bahwa pemeriksaan medis dari RS Polri menemukan banyak luka akibat benda tajam di tubuh korban.

“Khusus di wajah saja ada 20 tusukan. Kemudian di badan ada 12. Jadi total kurang lebih 32 tusukan di seluruh tubuh korban,” kata Iqbal kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).

Menurut Iqbal, pelaku merasa terganggu ketika korban mendekatinya saat bermain gim.

“Korban balita naik ke punggungnya saat dia bermain game. Kemudian tersangka emosi,” ujarnya.

Setelah itu, G disebut mengambil pisau dari dapur dan menyerang korban secara membabi buta. Korban pertama kali diserang di bagian kepala sebelum pelaku melanjutkan aksinya ke bagian tubuh lainnya.

“Pertama di kepala korban, kemudian dilanjutkan ke badan,” ucap Iqbal.

Saat ini, G telah berstatus tersangka dan masih menjalani proses hukum di Polres Metro Bekasi Kota.

Kasus tersebut terungkap setelah warga Jatisampurna dikejutkan dengan penemuan balita yang meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan G dengan sejumlah luka pada tubuhnya. Ia mengalami sayatan di area pipi dan mulut, serta luka tusuk pada bagian dada.

Peristiwa itu pertama kali diketahui ketika nenek korban berinisial M pulang berjualan pada malam hari. Saat tiba di rumah, ia mendapati cucunya sudah bersimbah darah, sementara G juga dalam keadaan terluka dengan sebuah pisau berada di dekatnya.

Karena panik, sang nenek mengambil pisau yang berada di tangan G lalu membersihkannya. Tindakan tersebut sempat membuat penyidik menaruh perhatian kepadanya. Namun setelah dilakukan pendalaman, fokus penyelidikan mengarah kepada G sebagai pelaku utama.

Dari hasil penelusuran, diketahui G memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan masih rutin menjalani pengobatan. Proses pemeriksaan terhadapnya juga sempat terkendala karena luka yang dialami pada bagian mulut.

Hingga kini, polisi telah meminta keterangan dari 10 orang saksi untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian kejadian tersebut. Selain itu, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk dua bilah pisau dan pakaian yang dikenakan korban saat peristiwa terjadi. (nba)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kerugian yang Dirasakan Persib Setelah FIFA Resmi Berikan Sanksi, Amunisi Baru Berpotensi Batal Bela Maung Bandung

Kerugian yang Dirasakan Persib Setelah FIFA Resmi Berikan Sanksi, Amunisi Baru Berpotensi Batal Bela Maung Bandung

Persib berada dalam tekanan besar setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan transfer kepada klub asal Jawa Barat tersebut. Hukuman itu membuat Maung Bandung.
Hati-hati, Makan Daging Banyak saat Idul Adha Bisa sebabkan Kolesterol, Ini Cara Alami Menurunkannya

Hati-hati, Makan Daging Banyak saat Idul Adha Bisa sebabkan Kolesterol, Ini Cara Alami Menurunkannya

Berikut ini, cara alami dengan bahan dapur bisa membantu mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh anda. Waspada makan daging berlebihan.
Pasutri Tinggal di Gubuk Sempit Pinggir Jalan dengan 7 Anak, Dedi Mulyadi Langsung Kasih Bantuan Rumah dan Pekerjaan

Pasutri Tinggal di Gubuk Sempit Pinggir Jalan dengan 7 Anak, Dedi Mulyadi Langsung Kasih Bantuan Rumah dan Pekerjaan

Dedi Mulyadi kaget lihat pasutri tinggal di gubuk sempit pinggir jalan bersama dengan 7 anaknya. Gubernur Jawa Barat tersebut langsung kasih bantuan rumah.
Bos Tempat Hiburan Malam New Zone Medan, Awie Diburu Polisi Terkait Narkoba

Bos Tempat Hiburan Malam New Zone Medan, Awie Diburu Polisi Terkait Narkoba

Pemilik tempat hiburan malam (THM) New Zone di Medan, Eddy alias Awie tengah diburu polisi terkait kasus duagaan peredaran narkoba.
Tips Hilangkan Bau Prengus Daging Kambing, Masakan Lebih Lezat dan Menggugah Selera

Tips Hilangkan Bau Prengus Daging Kambing, Masakan Lebih Lezat dan Menggugah Selera

Berikut tips hilangkan bau prengus daging kambing, buat masakan lebih lezat dan menggugah selera. Cocok untuk olahan daging kurban Idul Adha.
Jadwal Final Liga Champions PSG vs Arsenal Malam Ini: Jam Tayang dan Venue Pertandingan

Jadwal Final Liga Champions PSG vs Arsenal Malam Ini: Jam Tayang dan Venue Pertandingan

Final Liga Champions musim 2025/2026 tersaji malam ini dengan mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) vs Arsenal. Duel raksasa Eropa tersebut diprediksi sengit.

Trending

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Kabar mengejutkan datang dari Persib di tengah suasana perayaan gelar juara Super League musim 2025/2026. Maung Bandung malah resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA.
Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib hadapi situasi sulit setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan transfer kepada klub berjuluk Maung Bandung itu. Manajemen kini dituntut bergerak cepat.
Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
Dari Persija Berujung Dipanggil John Herdman Masuk TC Timnas Indonesia, Eksel Runtukahu Beri Pernyataan Berkelasnya

Dari Persija Berujung Dipanggil John Herdman Masuk TC Timnas Indonesia, Eksel Runtukahu Beri Pernyataan Berkelasnya

Penyerang Persija Jakarta, Eksel Runtukahu terharu dipanggil pelatih John Herdman untuk mengikuti TC Timnas Indonesia dalam persiapan ASEAN Hyundai Cup 2026.
Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 25 Mei 2026.
Diabaikan Belgia dan Belanda ke Piala Dunia 2026, Ini Alasan Pascal Struijk Masih Enggan Bela Timnas Indonesia

Diabaikan Belgia dan Belanda ke Piala Dunia 2026, Ini Alasan Pascal Struijk Masih Enggan Bela Timnas Indonesia

Begini alasan Pascal Struijk setelah masih enggan menjawab tawaran bela Timnas Indonesia meski sudah fix tak masuk skuad Belanda dan Belgia di Piala Dunia 2026.
Usai Respons Warga Kaltim Korban Penipuan AI, Dedi Mulyadi Beri Reaksi Berkelas saat Dilecehkan Warga Pangandaran

Usai Respons Warga Kaltim Korban Penipuan AI, Dedi Mulyadi Beri Reaksi Berkelas saat Dilecehkan Warga Pangandaran

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons dua video viral, mulai dari warga Kalimantan Timur korban penipuan AI dan pelecehan dari warga Pangandaran.
Selengkapnya

Viral