Komentar Menohok Deretan Parpol Terkait Sikap Jokowi Bakal Blusukan ke Daerah
- Instagram Jokowi
Jakarta, tvOnenews.com - Sikap mantan Presiden ke-7 RI Jokowi dikomentari sejumlah partai politik (Parpol) tanah air. Diketahui, Jokowi bakal blusukan ke sejumlah daerah mulai juni 2026, seperti ke Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat.
Bahkan sebelumnya Jokowi mengatakan, alasan dirinya berkunjung ke daerah-daerah adalah untuk memenuhi undangan warga sekaligus bersilaturahmi.
"Ya seperti ini kan, udah. Memenuhi undangan-undangan di daerah berarti kan, udah. Ya, udah siap. Insyaallah udah siap," ucap Jokowi di kediamannya, Senin (25/5/2026).
Selain itu, Jokowi bakal memberikan motivasi kepada masyarakat sekaligus bertemu PSI di daerah dan relawan.
Sontak, sikap Jokowi ini menuai komentar menohok dari deretan parpol tanah air. Terutama, parpol PDIP.
Komentar itu dilontarkan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat. Kata dia, bahwa rencana kunjungan ke daerah-daerah itu justru akan berdampak positif bagi partainya.
Menurutnya, hal tersebut akan memicu kader PDIP untuk bergerak lebih solid dari bawah hingga atas.
"Justru dengan beliau turun ke beberapa wilayah itu, partai kita semakin solid ya. Partai kita akan semakin solid untuk membangun internal partai maupun lebih solid untuk turun ke bawah. Jadi silakan saja beliau keliling ke mana pun, bebas ya," jelas Djarot usai pembekalan dan bimtek anggota fraksi PDIP DPRD tingkat provinsi, kabupaten dan kota se-Indonesia, kawasan Mangga Dua, Jakarta Utara, Sabtu (30/5/2026).
Selain itu, Djarot juga menyoroti polemik terkait keaslian ijazah Jokowi yang sempat ramai diperbincangkan publik.
Bahkan, Djarot menyarankan agar momentum kunjungan ke daerah ini dimanfaatkan oleh Jokowi untuk memperjelas persoalan agar tidak menjadi polemik berkepanjangan.
Kata Djarot, pengumuman kepada publik secara langsung menjadi langkah paling efektif untuk menyudahi polemik.
Masyarakat menurutnya butuh bukti dokumen fisik ijazah asli tanpa perlu melalui proses hukum yang berkepanjangan di pengadilan.
"Tapi ya beliau juga harus bisa menjelaskan, menunjukkan untuk supaya masyarakat betul-betul yakin bahwa ijazahnya itu asli. Tunjukkan saja ijazahnya. Paling enak itu enggak usah pakai drama-drama di pengadilan," bebernya.
Load more