News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Terpuruk Rp17.926, Pemerintah Didorong Percepat Hilirisasi untuk Menopang Fondasi Ekonomi

rupiah melemah 0,49 persen ke level Rp17.926 per dolar AS. Tekanan terhadap mata uang RI itu terjadi di tengah kombinasi sentimen global dan tantangan ekonomi domestik
Rabu, 3 Juni 2026 - 13:28 WIB
ilustrasi rupiah
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan M.

Jakarta, tvOnenews.com - Pelemahan rupiah yang terus mendekati level Rp18.000 per dolar AS dinilai menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Di tengah tekanan nilai tukar, pemerintah didorong memperkuat daya beli masyarakat, menjaga pasokan barang, dan mempercepat hilirisasi untuk menopang fondasi ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data Bloomberg pukul 10.13 WIB, Rabu (3/6/2026), rupiah melemah 0,49 persen ke level Rp17.926 per dolar AS. Tekanan terhadap mata uang RI itu terjadi di tengah kombinasi sentimen global dan tantangan ekonomi domestik yang masih membayangi.

Pengamat Pasar Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, langkah pertama yang harus dilakukan pemerintah adalah memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga melalui perlindungan terhadap daya beli masyarakat.

“Dari dalam negeri sendiri ya kita melihat bahwa pemerintah itu harus menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat,” kata Ibrahim saat dihubungi, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, stabilitas tersebut hanya bisa dicapai apabila pemerintah mampu menjamin ketersediaan barang di pasar, terutama komoditas impor yang saat ini menghadapi tekanan harga akibat pelemahan rupiah.

“Ya dengan cara apa? Dengan cara memastikan ketersediaan pasokan barang, terutama adalah barang-barang impor ya yang relatif lebih mahal, ini harus bisa dijaga ya ketersediaannya,” ujarnya.

Selain menjaga pasokan, Ibrahim menilai pemerintah perlu memperkuat perlindungan sosial melalui penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran. Langkah tersebut dianggap penting untuk menjaga konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kemudian menyalurkan bantuan sosial ya berupa bansos yang tepat sasaran, serta memberikan stimulus konsumsi dan subsidi bagi masyarakat. Itu yang pertama,” katanya.

Namun, menurut Ibrahim, upaya jangka pendek tersebut harus dibarengi dengan strategi jangka panjang melalui penguatan sektor riil dan percepatan hilirisasi industri. Ia menilai pemerintah perlu mempercepat industrialisasi agar ekonomi tidak terus bergantung pada konsumsi semata.

“Kemudian yang kedua adalah penguatan sektor riil dan hilirisasi. Kita harus tahu bahwa pemerintah harus mendorong industrialisasi dan ekonomi biru,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui agenda tersebut tidak mudah diwujudkan. Salah satu kendalanya adalah melemahnya investasi yang menjadi salah satu pilar penting pertumbuhan ekonomi.

“Nah, ini yang sangat sulit sekali sampai sekarang karena apa kita lihat bahwa pembentukan pertumbuhan ekonomi itu 50 persen dari daya beli masyarakat ya baru di situ baru investasi,” kata Ibrahim.

Ia menilai perlambatan investasi membuat agenda hilirisasi dan penguatan sektor riil menghadapi tantangan yang semakin berat.

“Nah, investasi itu sangat menurun ya sehingga penguatan sektor riil dan hilirisasi ini sangat berat sekali ya dilakukan oleh pemerintah,” ujarnya.

Meski demikian, Ibrahim menegaskan pemerintah tetap harus menjalankan agenda transformasi ekonomi secara konsisten, termasuk memperkuat sektor-sektor produktif yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

“Tetapi kita harus optimis bahwa mendorong industrialisasi dan ekonomi biru ya serta meningkatkan produktivitas sektor utama ya seperti pertanian menuju swasembada pangan ini harus dilakukan,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa berbagai kebijakan ekonomi yang ada saat ini masih menghadapi persoalan sinkronisasi antarsektor sehingga membutuhkan koordinasi yang lebih kuat.

“Walaupun kita lihat banyak hal-hal yang ya tidak ini ya, tidak sinkron, tetapi pemerintah harus melakukan penguatan sektor riil dan hilirisasi,” ujar Ibrahim. (agr/muu)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eks Pelatih Timnas Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme, PSSI-nya Thailand Buka Suara

Eks Pelatih Timnas Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme, PSSI-nya Thailand Buka Suara

Eks pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo, menjadi korban dugaan penghinaan rasial di Liga Thailand. Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) merespons beri langkah.
Jadwal I.League Cup 2026-2027 Hari Ini: Persija Jakarta, Dewa United hingga Persebaya Surabaya Beraksi

Jadwal I.League Cup 2026-2027 Hari Ini: Persija Jakarta, Dewa United hingga Persebaya Surabaya Beraksi

I.League Cup 2026-2027 akan mulai bergulir pada Selasa (3/11/2026) ini. Sejumlah klub besar Super League pun sudah langsung berlaga, termasuk Persija Jakarta, Arema FC, dan Persebaya Surabaya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Tips Suami Betah di Rumah dan Tak Tergoda Wanita Lain, Ini Pesan Ustaz Khalid Basalamah

Tips Suami Betah di Rumah dan Tak Tergoda Wanita Lain, Ini Pesan Ustaz Khalid Basalamah

Tips suami betah di rumah dan tak tergoda wanita lain, ini pesan Ustaz Khalid Basalamah.
Link Live Streaming Korea Open 2026: Ada 4 Wakil Indonesia Unjuk Gigi, Mutiara Ayu Puspitasari Main

Link Live Streaming Korea Open 2026: Ada 4 Wakil Indonesia Unjuk Gigi, Mutiara Ayu Puspitasari Main

Link live streaming Korea Open 2026 hari ini, Selasa (3/11/2026), sejumlah wakil Indonesia akan memulai perjuangan di turnamen BWF World Tour Super 500 yang berlangsung di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan.
Bandingkan dengan Canelo Alvarez, Conor McGregor Bidik Rekor Penjualan Fantastis dalam Comeback Terakhir di UFC

Bandingkan dengan Canelo Alvarez, Conor McGregor Bidik Rekor Penjualan Fantastis dalam Comeback Terakhir di UFC

Conor McGregor berambisi menutup kariernya di UFC dengan gemilang. Ia bahkan bertekad memecahkan rekor penjualan dalam pertarungan terakhirnya di dunia MMA.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral