Pihak MAAC Buka Suara Usai Dituding Tipu Jemaah Miliaran Rupiah: Ogah Masalah Jadi Konsumsi Publik
- tvOnenews - Gigih Wahyuningsih
Tidak hanya sang istri, dua adik kandung Danopa, yakni Nida Al Haq Danopa dan Rizqon Nafiah Danopa, juga diterjunkan langsung di lapangan sebagai pembimbing jemaah untuk meyakinkan para korban.
Hingga saat ini, kantor operasional MAAC yang sempat terdeteksi di kawasan Boston Square Kota Wisata dan Cikeas, Bogor, tidak lagi menunjukkan iktikad baik.
Somasi terbuka dan surat peringatan yang dilayangkan oleh kuasa hukum para korban, Dimas Yemahura Alfaruq dari DNV Lawfirm, diabaikan sepenuhnya oleh pihak PT Meka Karya Indonesia.
Laporan Polisi Mandek, Respons Dingin Pihak MAAC
- iStockPhoto
Sebelum gerakan massal ini bergulir, sebenarnya telah ada Laporan Polisi resmi dengan nomor LP/B/2520/XII/2025/SPKT/POLRES BOGOR/POLDA JAWA BARAT pada tanggal 21 Desember 2025 yang dilayangkan oleh 4 orang korban awal. Namun, laporan tersebut dinilai mandek di tingkat kepolisian resor.
Menyikapi kebuntuan tersebut, Dimas Yemahura menegaskan bahwa tim hukum tengah merampungkan berkas kumulatif dari 19 korban baru guna melaporkan sindikat keluarga ini langsung ke Bareskrim Mabes Polri.
Selain mendesak penahanan dari kepolisian, koalisi korban juga meminta Kementerian Agama RI (Kemenag) dan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta untuk segera mem-blacklist entitas MAAC Muhammad Zulfikar Danopa, beserta seluruh anggota keluarganya dari akses pengurusan visa ke Arab Saudi.
Merespons derasnya hantaman tudingan miring tersebut, pihak Mecca Al Arabiya Course (MAAC) buka suara.
"Untuk saat ini kami memilih untuk tidak memberikan komentar maupun wawancara terkait berbagai informasi yang sedang beredar di ruang publik," tulis pihak manajemen MAAC saat dikonfirmasi tvOnenews.com, Senin (8/6/2026).
Pihak MAAC berdalih bahwa polemik internal ini akan jauh lebih efektif jika diselesaikan secara tertutup melalui jalur komunikasi langsung dengan para jemaah yang berkepentingan.
Mereka juga mengklaim bahwa roda bisnis perusahaan tidak terganggu oleh kasus hukum ini.
"Kami meyakini bahwa setiap persoalan akan lebih baik diselesaikan secara proporsional melalui komunikasi langsung dengan pihak-pihak yang berkepentingan, sehingga kami tidak berencana membawa hal tersebut ke ranah polemik publik," tulis pihak MAAC berdalih.
Load more