News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Dugaan Suap Importasi Barang Ditjen Bea dan Cukai, Ini Fakta Sebenarnya!

Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad membantah dirinya terlibat dalam kasus dugaan suap importasi barang.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 11 Juni 2026 - 15:01 WIB
Raffi Ahmad dan tim kuasa hukumnya.
Sumber :
  • tvOnenews/AR Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad membantah dirinya terlibat dalam kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai.

Hal ini disampaikan dirinya melalui kuasa hukumnya, Hotman Paris, yang menggelar konferensi pers di Restoran Le Nusa Jakarta, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/6/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi sekali lagi kesimpulannya adalah, satu, Raffi tidak pernah berkunjung ke Blue Ray,” kata Hotman, kepada awak media.

Lebih lanjut, Hotman menerangkan, bahwa kliennya ada di depan toko Blueray lantaran ada seorang pegawai yang mengajak foto bersama.

“Bukan nggak pernah berkunjung, di depannya (toko blueray) foto,” terang Raffi Ahmad.

“Itu bukan berkunjung namanya. Kedua, Raffi berkunjung ke apa, Awang Kitchen, datanglah pegawainya Blue Ray minta foto bersama dan ditarik kamu ke depan tokonya. Karena kebetulan Awang Kitchen sama Blue Ray bersebelahan,” terang Hotman.

Kemudian Hotman mengatakan, saat itu terjadi penawaran dikirimkan handphone. Namun ditegaskan bahwa hal tersebut hanyalah sekadar basa-basi dan tidak terjadi pengiriman tersebut.

“Di situlah sebagaimana, itulah enaknya selebriti kayak kami ini ditawarin, "Mau nggak handphone saya kirim?" Ya, namanya kan ya bagi kita berdua handphone se-gitu apa sih? Itu mah ya, nggak mengatakan sombong kita kaya, emang bagi kalian aja handphone iphone 17 juga itu tidak termasuk terlalu mahal, apalagi bagi kami,” jelas Hotman.

“Tapi kok itu jadi isu nasional? Coba bayangin sakitnya negeri ini, apa yang terjadi di negeri ini? Sakit jiwa kali ya banyakan orangnya. Dia, hanya basa-basi, "Mau nggak saya kirim..." hanya kan, "Mau nggak saya kirimin handphone karena di Indonesia belum ada iPhone 17?" Sejak itu nggak ada komunikasi apa pun. Tidak ada pertanyaan dari Raffi, "Mana handphone-ku?" nggak ada,” lanjutnya.

Selanjutnya terjadi operasi tangkap tangan (OTT) Blue Ray dan dalam persidangan ada percakapan yang membawa nama Raffi Ahmad. Adapun tertulis bahwa ada pesanan dari Raffi Ahmad. Disitu lah heboh soal Raffi terlibat dalam dugaan suap importasi barang Ditjen Bea dan Cukai.

“Tiba-tiba Februari, OTT Blue Ray di Lampung, dan mulailah diperiksa semua. Ya, mungkin ada chat dari pegawainya di Indonesia mengatakan bakal ada pesanan dari Raffi, dia juga nggak tahu. Itulah yang termuat di persidangan langsung heboh. Tapi dia pun sudah cabut, itu namanya Yohanes,” ucap Hotman.

“Jadi sekali lagi, ternyata orang yang selama ini besar-besaran mendiskreditkan Raffi soal ini, hari ini tidak berani datang untuk konfrontasi dengan kita. Berarti kamu-kamu yang telah memfitnah Raffi tanpa tahu faktanya, kau adalah pengecut bajingan. Di medsos itu banyak banget, ya, seolah-olah kau bagian dari Blue Ray, seolah-olah kau bagian dari tangkap-tangan menyogok Bea Cukai. Tapi ternyata hari ini nggak ada yang datang,” jelas Hotman.

Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi soal terdapat nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad dalam kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan, bahwa nama Raffi Ahmad muncul saat dirinya sedang berada di Amerika. Kala itu Raffi sempat mengunjungi kantor PT Blueray yang berada di sana.

Kunjungan Raffi ke kantor forwarder tersebut untuk menitip pengiriman sejumlah alat elektronik dari Amerika ke Indonesia.

"Betul, ada fakta saudara RA itu menitip," kata Taufiq di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Taufik mengungkapkan, bahwa KPK belum mengembangkan kasus tersebut terhadap Raffi. Pasalnya, keterlibatannya belum terlalu menguatkan dalam kasus yang menjerat PT Blueray. Sehingga Raffi tidak dilakukan pemanggilan.

"Kemarin kami tidak kembangkan terlalu jauh karena belum sampai kepada fakta-fakta yang menguatkan bahwa itu jadi bagian dari peristiwa Blueray mengurus keimigrasian di Ditjen Bea Cukai," ungkapnya.

Meski begitu, Taufik menyebut bahwa KPK tak menutup kemungkinan untuk melakukan pendalaman bilamana terdapat fakta-fakta di persidangan yang menguatkan unsur pidana.

"Apakah nanti fakta-fakta persidangan itu akan menjadi fakta baru yang kemudian perlu didalami? Ya, kami akan lakukan pemeriksaan-pemeriksaan tentunya," jelasnya. (Ars/cmi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rustian Dicecar KPK Soal Peran Para Tersangka Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB

Rustian Dicecar KPK Soal Peran Para Tersangka Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian pada Selasa (27/10/2026) kemarin. Pemeriksaan dilakukan berkaitan -
Hasil Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Perkasa, Tekuk Perlawanan Moldova 9-8

Hasil Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Perkasa, Tekuk Perlawanan Moldova 9-8

Timnas Indonesia U-15 melaju ke 16 besar Tier C Piala Dunia U-15 2026 usai menang adu penalti 9-8 atas Moldova setelah imbang 3-3. Berikutnya menantang Panama.
Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia di AFC Jika Persib Menang Atas Melbourne Victory Malam Ini, Bisa Geser Vietnam?

Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia di AFC Jika Persib Menang Atas Melbourne Victory Malam Ini, Bisa Geser Vietnam?

Persib berpeluang menambah poin ranking AFC Indonesia jika menang atas Melbourne Victory malam ini. Namun, benarkah Liga Indonesia bisa menyalip Singapura?
Bareskrim Polri Bongkar Impor Ilegal Pakaian Bekas di Subang, Nilainya Mencapai Rp15 Miliar

Bareskrim Polri Bongkar Impor Ilegal Pakaian Bekas di Subang, Nilainya Mencapai Rp15 Miliar

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Kombes Pol Suhasto mengatakan sebanyak 1.257 balpres pakaian bekas berhasil diamankan.
Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

Pegadaian meraih The Finance Special Award 2026 kategori The Most Innovative Digital Transformation berkat inovasi digital dan peningkatan layanan keuangan bagi masyarakat.
Polisi Ringkus Pelaku Pencurian Motor Modus Test Drive di Depok, Penadah Ikut Dibekuk

Polisi Ringkus Pelaku Pencurian Motor Modus Test Drive di Depok, Penadah Ikut Dibekuk

Tim Resmob Polda Metro Jaya mengamankan pria berinisial TAF yang melakukan aksi pencurian motor dan AJ yang menadah barang curian di wilayah Beji, Depok, Jawa -

Trending

Emil Audero Dapat Kabar Baik usai Sempat Dicadangkan Rayo Vallecano di Pentas Copa del Rey

Emil Audero Dapat Kabar Baik usai Sempat Dicadangkan Rayo Vallecano di Pentas Copa del Rey

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mendapatkan kabar baik usai dicadangkan oleh Rayo Vallecano. Itu terjadi dalam laga kontra Recreativo Huelva pada pentas Copa del Rey.
NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Peternakan dan Pertanian Indonesia

NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Peternakan dan Pertanian Indonesia

NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 akan segera hadir pada 4–7 November di ICE BSD City untuk memperkuat kolaborasi industri peternakan dan pertanian Indonesia.
5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, menyampaikan pengakuan mengerikan saat melakukan rekonstruksi. Salah satu yang dikatakannya, yakni “Dilakukan pagi, istirahat, saya biarkan, nanti saya lanjut lagi".
Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia-Tionghoa, menang dalam pemilihan Wali Kota Mississauga, Kanada, dengan 74.479 suara. Kenali profil dan perjalanan.
Viral! AKBP Edy Herwiyanto Diduga Diamankan Propam Mabes Polri Terkait Korupsi

Viral! AKBP Edy Herwiyanto Diduga Diamankan Propam Mabes Polri Terkait Korupsi

Menanggapi kabar tersebut, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono belum menjelaskan secara detail mengenai duduk perkara terkait hal tersebut.
Update Pemain Timnas Voli Indonesia yang Main Abroad: Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya, Luvi Febrian Menyusul

Update Pemain Timnas Voli Indonesia yang Main Abroad: Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya, Luvi Febrian Menyusul

Update daftar pemain Timnas Voli Indonesia yang berkarier di luar negeri untuk musim 2026-2027. Megawati Hangestri kini bukan satu-satunya, usai Luvi Febrian Nugraga menambah daftar nama pevoli Indonesia yang bermain abroad.
Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Kembali, Nathan Tjoe-A-On Menang

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Kembali, Nathan Tjoe-A-On Menang

Klub-klub luar negeri yang dibela para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi semalam. Jay Idzes akhirnya kembali namun belum mendapatkan menit bermain bersama Sassuolo.
Selengkapnya

Viral