News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menlu Sebut Diplomasi Ekonomi Jadi Andalan Prabowo Hadapi Persaingan Global

Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengungkap, filosofi dasar yang menjadi fondasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun Indonesia.
Jumat, 12 Juni 2026 - 11:00 WIB
Menteri Luar Negeri Sugiono
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengungkap, filosofi dasar yang menjadi fondasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun Indonesia.

Menurutnya, diplomasi dan ekonomi tidak bisa dipisahkan karena keduanya merupakan instrumen utama untuk mewujudkan cita-cita besar bangsa menjaga kedaulatan dan menghadirkan kemakmuran rakyat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sugiono menegaskan bahwa arah pembangunan ekonomi yang ditempuh pemerintah saat ini berangkat dari mandat konstitusional yang telah menjadi pijakan Indonesia sejak merdeka.

“Saya hanya ingin menyampaikan agar Anda semua dapat memahami filosofi dasar dan prinsip-prinsip yang diyakini oleh pemerintah saat ini dalam konteks pembangunan ekonominya,” ujar Sugiono, dalam sambutannya pada acara Kadin Diplomatic Economic Breakfast Meeting di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).

Ia menjelaskan, sejak awal berdirinya Republik Indonesia, pemerintah memiliki dua misi utama yang tidak dapat dipisahkan. Pertama, menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah negara. Kedua, memperjuangkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Menurut Sugiono, dua tujuan tersebut menjadi alasan mengapa diplomasi dan ekonomi harus berjalan beriringan.

“Dan karena diplomasi dan ekonomi menurut pendapat saya adalah dua sisi dari mata uang yang sama, saya rasa ini juga relevan dengan apa yang akan saya sampaikan,” katanya.

Sugiono menilai kemakmuran tidak mungkin tercapai tanpa stabilitas. Karena itu, tugas menjaga kedaulatan negara melalui diplomasi dan hubungan internasional yang sehat menjadi prasyarat utama bagi pembangunan ekonomi.

“Karena untuk memiliki kemakmuran sosial, pertama-tama Anda harus memiliki situasi yang stabil, situasi damai, yang difasilitasi oleh misi kami untuk melindungi kedaulatan dan integritas wilayah negara kami, serta melindungi warga negara kami,” ujarnya.

Dalam pandangan pemerintah, kata Sugiono, kekuatan suatu negara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan militernya atau kapasitas mempertahankan wilayahnya. Lebih dari itu, kekuatan ekonomi menjadi faktor penentu posisi sebuah negara di tengah persaingan global yang semakin ketat.

“Dan kekuatan suatu negara tidak hanya datang dari kekuatan fisiknya, kemampuannya untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas wilayahnya, tetapi juga kekuatan ekonominya,” tegasnya.

Karena itu, ketika dipercaya memimpin Kementerian Luar Negeri, Sugiono mengaku mendapat pemahaman yang jelas mengenai arah besar pemerintahan Presiden Prabowo. Diplomasi Indonesia ke depan tidak hanya berfungsi menjaga hubungan antarnegara, tetapi juga harus mampu membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi kepentingan nasional.

“Dan ketika saya diangkat sebagai Menteri Luar Negeri, hal ini menjadi semacam panduan, bahwa untuk menciptakan negara yang kuat, kita harus memiliki ekonomi yang kuat juga,” kata Sugiono. (agr/ree)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Viral Gasak Ransel di Bagasi KRL, Pria Ini Akhirnya Tak Berkutik Gara-gara Teknologi KAI

Sempat Viral Gasak Ransel di Bagasi KRL, Pria Ini Akhirnya Tak Berkutik Gara-gara Teknologi KAI

Jejak pelarian seorang pria yang diduga menggasak tas berisi gawai dan laptop milik penumpang kereta rel listrik (KRL) di wilayah Tamansari, Jakarta Barat, akhirnya terhenti. 
Bukan Sekadar Kostum, Ini Alasan Santri Perlu Memahami Makna Pakaian Adat

Bukan Sekadar Kostum, Ini Alasan Santri Perlu Memahami Makna Pakaian Adat

Bagi generasi muda yang tumbuh di tengah perubahan zaman, mengenakan pakaian adat dapat menjadi pintu masuk untuk mengenali kembali akar budayanya
Jadwal Asian Games 2026, Jumat 2 Oktober: Ada Timnas Voli Indonesia Berlaga Hari Ini, Sepeda Trek Masuki Babak Final

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 2 Oktober: Ada Timnas Voli Indonesia Berlaga Hari Ini, Sepeda Trek Masuki Babak Final

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Jumat 2 Oktober akan menyajikan pertandingan dari 25 cabang olahraga yang 12 diantaranya terdapat wakil Indonesia bertanding.
Estafet Kepemimpinan Polri Bergulir, Harapan Besar Tertuju pada Kapolri Baru Jenderal Suyudi Ario Seto

Estafet Kepemimpinan Polri Bergulir, Harapan Besar Tertuju pada Kapolri Baru Jenderal Suyudi Ario Seto

Penunjukan Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai pucuk pimpinan Korps Bhayangkara menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat transformasi Polri.
Apa Kabar Lee Da-hyeon? Ratu Joget Ting Tang Rival Megawati Hangestri Kini Hijrah ke Jepang

Apa Kabar Lee Da-hyeon? Ratu Joget Ting Tang Rival Megawati Hangestri Kini Hijrah ke Jepang

Lee Da-hyeon, rival Megawati Hangestri yang dikenal lewat duel sengit di depan net, kini membuka lembaran baru dalam kariernya. Middle blocker Korea Selatan.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 

Trending

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Coach Justin Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia Usai Hajar Bangladesh 9-2, Ungkap PR Jelang Hadapi Thailand

Coach Justin Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia Usai Hajar Bangladesh 9-2, Ungkap PR Jelang Hadapi Thailand

Kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh mengantarkan Timnas Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Meski tampil dominan, Coach Justin tetap menyoroti sejumlah.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

John Herdman mengungkap Anthony Hudson sudah memahami cara bermain Timnas Indonesia. Duel dua pelatih Inggris itu bakal tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Netizen Jepang Apresiasi Kebersihan KRL dan Dedikasi Petugas KAI Services

Netizen Jepang Apresiasi Kebersihan KRL dan Dedikasi Petugas KAI Services

Dedikasi petugas kebersihan dalam menjaga kenyamanan perjalanan penumpang kembali mendapat perhatian publik.
Pemukim Israel Serbu Makam Yusuf di Nablus

Pemukim Israel Serbu Makam Yusuf di Nablus

Makam Yusuf yang berada di wilayah timur Kota Nablus dipadati oleh ratusan pemukim Israel. Mereka kemudian melakukan ritual Yahudi dengan pengawalan ketat pasukan Israel.
Selengkapnya

Viral