Kemenperin: Perdagangan RI-Tajikistan Naik ke 1,9 Miliar USD, Bidik Industri Halal dan Aluminium
- istimewa - antaranews
Selain menjajaki peluang perdagangan dan investasi, kedua negara juga membahas tindak lanjut inisiasi Nota Kesepahaman (MoU) bidang industri yang diajukan Tajikistan. Pembahasan diarahkan pada penyempurnaan ruang lingkup kerja sama agar lebih relevan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing negara.
Indonesia dan Tajikistan juga mengidentifikasi sejumlah sektor yang berpotensi menjadi fokus kolaborasi, yakni pengembangan rantai pasok mineral kritis, industri farmasi dan alat kesehatan, serta ekosistem industri halal. Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki prospek yang menjanjikan dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara.
Pertemuan itu sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan partisipasi Indonesia sebagai Partner Country pada INNOPROM International Industrial Exhibition 2026 yang akan berlangsung pada 6–9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia.
Keterlibatan Indonesia dalam pameran industri terbesar di kawasan Eurasia tersebut diharapkan dapat memperluas promosi produk manufaktur nasional serta membuka peluang kemitraan baru dengan pelaku industri dan investor dari berbagai negara. (ant/aag)
Load more