News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KJP Dua Pelaku Bullying Bocah hingga Kesetrum Tiang Listrik di Jakarta Pusat Dicabut

KJP dua pelaku bullying bocah hingga kesetrum tiang listrik di Taman Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat, dicabut. 
Senin, 15 Juni 2026 - 08:13 WIB
Ilustrasi bullying.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kartu Jakarta Pintar (KJP) dua pelaku bullying bocah hingga kesetrum tiang listrik di Taman Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat, dicabut. 

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim mengatakan masa KJP kedua pelaku berakhir bulan ini. Di tahun ajaran berikutnya, KJP tersebut sudah tak bisa dimanfaatkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, pihaknya juga mendalami aspek kelalaian fasilitas di taman hingga memberikan bantuan baik medis maupun psikososial terhadap korban. 

"Pemprov DKI Jakarta melalui dinas terkait berkoordinasi untuk memberikan bantuan medis, psikososial dan pendampingan kepada korban serta keluarganya. Kami memastikan korban mendapatkan perawatan terbaik dan pemulihan trauma. Tim kami juga siap memberikan pendampingan hukum jika diperlukan. Detail bantuan akan terus dikawal agar keluarga tidak merasa sendiri dalam menghadapi situasi ini," ujarnya, Minggu (15/6/2026). 

Untuk diketahui, peristiwa nahas yang menimpa korban berinisial MWP (6) ini terjadi pada Minggu (7/6/2026) lalu. Sementara itu, dua pelaku berinisial ALR (17) dan RM (13).

Kasat PPA-PPO Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Rita Oktavia Shinta mengatakan korban merupakan anak penyandang autisme.

Di hari itu korban dikejar dua pelaku dan dibawa ke area tiang lampu taman.

Satu pelaku memegang kedua tangan korban, sedangkan pelaku lainnya memegang kedua kaki korban. 

Kedua pelaku mengangkat kedua kaki korban lalu dimasukkan ke bagian tiang lampu.

Tak hanya itu, badan korban digesekkan ke badan tiang dan diangkat turun beberapa kali hingga korban terjatuh dalam keadaan tidak sadarkan diri.

"Dari hasil pemeriksaan, para ABH mengaku tidak mengetahui bahwa tiang lampu tersebut memiliki aliran listrik,” terangnya. 

Saat ini, sambung dia, penyidik masih melengkapi berkas perkara untuk segera dikoordinasikan dengan JPU. (nsi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BRI Perluas Akses Investasi Global melalui BRImo, Hadirkan Reksa Dana USD Batavia

BRI Perluas Akses Investasi Global melalui BRImo, Hadirkan Reksa Dana USD Batavia

BRI terus memperkuat layanan wealth management dengan menghadirkan pilihan investasi global yang semakin beragam bagi nasabah.
Betrand Peto Ungkap Luka yang Selama ini Dipendam soal Sarwendah

Betrand Peto Ungkap Luka yang Selama ini Dipendam soal Sarwendah

Anak angkat Ruben dan Sarwendah, Betrand Peto menjadi perhatian publik. Terutama dimedsos karena ia menyampaikan pesan mengejutkan di tengah polemik orang tua
Demo Hari ini: Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Beberapa Titik Jakarta

Demo Hari ini: Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Beberapa Titik Jakarta

Sejumlah aliansi yang tergabung dalam aksi unjuk rasa ini diantaranya; Aliansi PERISAI & Cipayung Jakbar (PC PMII Jakbar, GMNI Jakbar, FMN, APWKS, AGRA, SPP, FAM UI, HMI Esa Unggul, BEM Trisakti.
Jadwal Semifinal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Ada Big Match Hyundai Hillstate vs IBK Altos

Jadwal Semifinal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Ada Big Match Hyundai Hillstate vs IBK Altos

Jadwal semifinal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Hyundai Hillstate akan berhadapan dengan IBK Altos.
UU Pelindungan Saksi dan Korban Disahkan Presiden Prabowo, LPSK: Perkuat Sistem Pelindungan

UU Pelindungan Saksi dan Korban Disahkan Presiden Prabowo, LPSK: Perkuat Sistem Pelindungan

Ketua Lembaga LPSK Achmadi menyambut hadirnya UU Pelindungan Saksi dan Korban itu sebagai tonggak penguatan sistem pelindungan saksi dan korban di Indonesia
Presiden UEFA Dikecam 13 Federasi Dunia Imbas Kritik Format Piala Dunia 2026 yang Dianggap Terlalu Gemuk

Presiden UEFA Dikecam 13 Federasi Dunia Imbas Kritik Format Piala Dunia 2026 yang Dianggap Terlalu Gemuk

Kritik Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, terhadap format baru Piala Dunia 2026 memicu gelombang protes. Sebanyak 13 federasi sepak bola dunia beri kecaman.

Trending

10 Ruas Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara karena Bakal Dilintasi Presiden Jerman

10 Ruas Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara karena Bakal Dilintasi Presiden Jerman

Inilah 10 ruas jalan di Jakarta yang ditutup sementara karena bakal dilintasi Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier pada Senin (15/6/2026) pagi.
Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia, Maarten Paes Terancam Tergusur Jika Yann Sommer Gabung Ajax

Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia, Maarten Paes Terancam Tergusur Jika Yann Sommer Gabung Ajax

Maarten Paes terancam kehilangan posisi utama di Ajax setelah klub Belanda itu dikabarkan incar kiper Inter Milan. Bagaimana nasib kiper Timnas Indonesia itu?
Geger Wanita Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Bogor, Polisi Ungkap Faktanya

Geger Wanita Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Bogor, Polisi Ungkap Faktanya

Seorang wanita berinisial S (41) menggegerkan warga, usai ditemukan tak sadarkan diri di Lapangan Kaulinan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat pada Kamis (11/6/2026).
Setelah Brasil, Curacao Jadi Korban Kedua yang Dibantai Jerman 7 Gol di Piala Dunia

Setelah Brasil, Curacao Jadi Korban Kedua yang Dibantai Jerman 7 Gol di Piala Dunia

Membantai Curacao dengan tujuh gol jadi kedua kalinya sepanjang keikutsertaan Jerman di ajang bergengsi Piala Dunia, dimana Brasil jadi korban pertama mereka.
Jadwal UFC White House Berubah, Imbas Badai di Washington DC Hari Ini

Jadwal UFC White House Berubah, Imbas Badai di Washington DC Hari Ini

Jadwal UFC White House terpaksa berubah dan mundur pelaksanaannya imbas cuaca buruk di Washington DC, Amerika Serikat.
Dua Lurah Sewa PSK hingga Pesta Miras di Kantor Kelurahan, Ribut Gara-gara Bayaran Tak Sesuai Janji

Dua Lurah Sewa PSK hingga Pesta Miras di Kantor Kelurahan, Ribut Gara-gara Bayaran Tak Sesuai Janji

Lurah Poasia meminta seorang pria bernama Jimardin untuk mencarikan dua perempuan yang akan menemani mereka berpesta miras sekaligus melayani hubungan badan.
Demo Hari ini: Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Beberapa Titik Jakarta

Demo Hari ini: Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Beberapa Titik Jakarta

Sejumlah aliansi yang tergabung dalam aksi unjuk rasa ini diantaranya; Aliansi PERISAI & Cipayung Jakbar (PC PMII Jakbar, GMNI Jakbar, FMN, APWKS, AGRA, SPP, FAM UI, HMI Esa Unggul, BEM Trisakti.
Selengkapnya

Viral