Morula IVF Gandeng RS Gatoel Buka Layanan Bayi Tabung, Dekatkan Akses bagi Pasangan Pejuang Promil
- tim tvOne
Sejumlah pakar fertilitas dari Morula IVF Indonesia hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Prof. Dr. dr. Budi Santoso, Sp.OG., Subsp.FER., dr. Achmad Rheza, Sp.OG., Subsp.FER., dr. Raudatul Hikmah, M.M., Sp.OG., Subsp.FER., dan dr. Pety Narulita, Sp.And., Subsp.F.E.R., bersama dokter spesialis obstetri dan ginekologi RS Gatoel Mojokerto, dr. Mohammad Nurudin Akbar, Sp.OG.
Dalam sesi edukasi, Prof. Budi Santoso menekankan pentingnya menjaga optimisme selama menjalani program kehamilan.
“Saya yakin Bapak dan Ibu hadir di sini karena terus berjuang tanpa lelah demi menjemput kehadiran buah hati. Mari kita saling menguatkan agar setiap ikhtiar selalu diiringi kebahagiaan dan harapan baru,” tuturnya, Minggu (14/6/2026).
Dalam rangka peringatan HUT ke-28 Morula IVF Indonesia, penyelenggara juga menyediakan sejumlah program khusus bagi peserta, termasuk promo layanan IVF, pemeriksaan USG transvaginal tanpa biaya, serta fasilitas pemeriksaan Pre-Implantation Genetic Testing for Aneuploidy (PGT-A) untuk satu embrio.
Teknologi PGT-A merupakan salah satu metode dalam layanan fertilitas modern yang digunakan untuk mendeteksi kelainan jumlah kromosom pada embrio sebelum proses transfer dilakukan. Teknologi ini dinilai dapat membantu meningkatkan peluang keberhasilan kehamilan sekaligus mengurangi risiko keguguran.
Sebagai bagian dari Bundamedik Healthcare System, Morula IVF Indonesia telah beroperasi sejak 1997 dan berkembang sebagai salah satu penyedia layanan fertilitas di Indonesia. Kehadiran layanan di Mojokerto disebut menjadi bagian dari upaya perluasan akses layanan kesehatan reproduksi di sejumlah daerah di Jawa Timur.
Sementara itu, RS Gatoel Mojokerto yang selama ini menjadi salah satu rumah sakit rujukan di wilayah Mojokerto diharapkan dapat menjadi salah satu pusat layanan fertilitas bagi masyarakat setempat.
Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat Mojokerto dan daerah sekitarnya kini memiliki pilihan layanan program bayi tabung yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka, sehingga diharapkan dapat mempermudah akses terhadap layanan kesehatan reproduksi. (gol)
Load more