News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Garuda Indonesia Buka Suara soal Isu Merger dengan Pelita Air, Beberkan Perkembangan Terbaru

Garuda Indonesia menyampaikan bahwa kajian mengenai rencana merger dengan Pelita Air masih dilakukan secara intensif bersama pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:09 WIB
Maskapai Garuda Indonesia.
Sumber :
  • Sukri/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) angkat bicara mengenai berkembangnya isu rencana merger dengan PT Pelita Air Service serta pembentukan holding maskapai BUMN.

Garuda Indonesia menyebut bahwa proses konsolidasi masih berada pada tahap pembahasan dan belum menghasilkan keputusan final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam surat tanggapan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Garuda Indonesia menyampaikan bahwa kajian mengenai rencana integrasi masih dilakukan secara intensif bersama pemegang saham dan berbagai pemangku kepentingan.

Corporate Secretary Group Head Garuda Indonesia, Andreas Tumpal H. Hutapea, mengatakan pembahasan tersebut mencakup arah strategis, bentuk, struktur transaksi, tahapan pelaksanaan, jangka waktu, hingga mekanisme pelaksanaan aksi korporasi.

"Rencana aksi korporasi dimaksud saat ini berada dalam tahap kajian dan pembahasan secara intensif bersama pemegang saham dan pihak-pihak terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing," ujar Andreas dalam keterbukaan informasi, dikutip Minggu (2/8/2026).

Pihak Garuda menjelaskan, proses kajian dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem bisnis Garuda Indonesia Group yang sejalan dengan agenda transformasi perusahaan.

Andreas juga menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan mengenai waktu efektif pelaksanaan konsolidasi maupun struktur akhir transaksi yang akan diterapkan.

"Setiap perkembangan lebih lanjut akan disampaikan sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku," manajemen GIAA mengungkapkan.

Perseroan dalam penjelasan tertulisnya mengungkap bahwa penetapan waktu efektif pelaksanaan aksi korporasi masih menjadi bagian dari kajian menyeluruh.

Selama proses tersebut, Garuda Indonesia terus berkoordinasi secara intensif dengan pemegang saham dan para pemangku kepentingan.

Langkah ini dilakukan agar setiap keputusan yang diambil dapat mempercepat penguatan ekosistem bisnis Garuda Indonesia Group sekaligus mendukung transformasi perusahaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Struktur kepemilikan Pelita Air saat ini mengacu pada data resmi entitas yang bersangkutan. Struktur kepemilikan yang berlaku setelah pelaksanaan aksi korporasi, termasuk setiap perubahan pada struktur entitas anak Perseroan, akan mengacu pada bentuk dan struktur transaksi yang ditetapkan melalui mekanisme persetujuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelasnya.

Di tengah proses kajian tersebut, Garuda Indonesia memastikan kegiatan operasional tetap berjalan sesuai rencana.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Vicky Prasetyo Hadapi Dua Laporan, Salah Satunya Terkait Dugaan TPPU Rp500 Juta

Vicky Prasetyo Hadapi Dua Laporan, Salah Satunya Terkait Dugaan TPPU Rp500 Juta

Vicky Prasetyo menghadapi dua laporan di Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan, penggelapan, dan TPPU. Salah satu perkara telah naik ke tahap penyidikan
Harga Acuan Emas Dunia Turun, Kemendag Pangkas Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi Awal Agustus 2026

Harga Acuan Emas Dunia Turun, Kemendag Pangkas Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi Awal Agustus 2026

Turunnya harga acuan emas dunia mencerminkan perubahan preferensi investor global yang mulai mengalihkan dana dari emas menuju instrumen investasi berbasis pendapatan tetap, terutama obligasi.
Bapemperda DPRD Jabar Kaji Pembentukan Sanggabuana Holding untuk Tingkatkan PAD

Bapemperda DPRD Jabar Kaji Pembentukan Sanggabuana Holding untuk Tingkatkan PAD

Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jawa Barat mengkaji rencana pembentukan holding badan usaha milik daerah (BUMD) melalui PT Sangga Buana
23 Tahun JSIT Indonesia, Sukro Muhab dan Dewan Pendiri Soroti Jejak Dakwah Pendidikan

23 Tahun JSIT Indonesia, Sukro Muhab dan Dewan Pendiri Soroti Jejak Dakwah Pendidikan

Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia sudah berusia 23 tahun dan saat ini sedang menggelar Puncak Peringatan Milad ke-23 dengan mengusung tema
Wings Air Buka Rute Kualanamu–Mandailing Natal, Pangkas Akses Udara ke Pantai Barat Sumut

Wings Air Buka Rute Kualanamu–Mandailing Natal, Pangkas Akses Udara ke Pantai Barat Sumut

Rute Kualanamu–Mandailing Natal dilayani tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Pada penerbangan perdana, sebanyak 43 penumpang berangkat dari Kualanamu menuju Mandailing Natal, sementara penerbangan dari Mandailing Natal tiba di Kualanamu dengan membawa 64 penumpang.
Sarwendah Luapkan Rahasia yang 11 Tahun Dipendam hingga Perselingkuhan Ruben Onsu

Sarwendah Luapkan Rahasia yang 11 Tahun Dipendam hingga Perselingkuhan Ruben Onsu

Jagat hiburan tanah air mendadak digemparkan oleh beredarnya rekaman CCTV 3 April 2024 yang memperlihatkan pertengkaran hebat antara Sarwendah dan Ruben Onsu...

Trending

Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda  ​​​​​​

Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda ​​​​​​

Pelatih kepala Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, melontarkan gertakan tajam kepada Timnas Indonesia jelang duel panas penentu nasib di Grup A Piala AFF 2026. Juru -
Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Kapal penumpang yang melayani rute Surabaya–Makassar itu dilaporkan membawa ratusan orang saat insiden kebakaran terjadi.
Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Mentan Amran Sulaiman mengungkap potensi kerugian yang ditanggung konsumen akibat praktik mafia beras fortifikasi diperkirakan mencapai sekitar Rp71 triliun.
Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

John Herdman sudah merotasi hampir seluruh skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Namun 3 pemain ini belum juga dapat kesempatan bermain, siapa saja?
Muak Ditanya soal Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Akui Sudah Analisis Skuad John Herdman

Muak Ditanya soal Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Akui Sudah Analisis Skuad John Herdman

Pelatih Vietnam Kim Sang-sik akhirnya buka suara setelah terus ditanya soal Timnas Indonesia. Begini katanya.
Kemenimipas Ubah Eks Napiter Jadi Pelaku Usaha Produktif

Kemenimipas Ubah Eks Napiter Jadi Pelaku Usaha Produktif

Berkolaborasi dengan BNPT, Densus 88 Anti Teror Polri, dan PT Sang Hyang Seri (SHS), Kemenimipas hadirkan model pembinaan yang mengintegrasikan deradikalisasi, pemberdayaan ekonomi, dan dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.
Usai Taklukkan Indonesia All Stars, Kiper Aston Villa Nikmati Pengalaman Perdana Bermain di Jakarta

Usai Taklukkan Indonesia All Stars, Kiper Aston Villa Nikmati Pengalaman Perdana Bermain di Jakarta

Kiper muda Aston Villa, James Wright, mengaku membawa pulang pengalaman berharga setelah menjalani tur pramusim di Indonesia. Penjaga gawang berusia 21 tahun itu bahkan menyebut kunjungan ke Jakarta menjadi salah satu pengalaman yang sangat menyenangkan selama persiapan menyambut musim 2026/2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT