News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral WNI Dianiaya di Malaysia, Dubes RI: Langsung Ditindaklanjuti KJRI Johor Bahru

Kasus dugaan kekerasan yang menimpa tiga warga negara Indonesia (WNI) di Johor Bahru, Malaysia, kembali menjadi pengingat serius akan pentingnya perlindungan pekerja migran Indonesia di luar negeri.
Selasa, 16 Juni 2026 - 13:29 WIB
Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Kasus dugaan kekerasan yang menimpa tiga warga negara Indonesia (WNI) di Johor Bahru, Malaysia, kembali menjadi pengingat serius akan pentingnya perlindungan pekerja migran Indonesia di luar negeri.

Menyikapi kasus yang viral di media sosial tersebut, Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo meminta, masyarakat yang ingin bekerja di Negeri Jiran untuk menggunakan jalur penempatan resmi guna menghindari berbagai risiko hukum maupun kekerasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iman menegaskan bahwa perwakilan Indonesia di Malaysia langsung bergerak begitu menerima laporan dari korban pada 13 Juni 2026. Menurutnya, respons cepat masyarakat yang melaporkan kejadian tersebut turut membantu percepatan penanganan kasus oleh otoritas Indonesia di Malaysia.

“Pertama, saya ingin ucapkan terima kasih terhadap kepedulian dan respons cepat dari teman-teman semua dalam menyampaikan notifikasi kepada KBRI Kuala Lumpur dan KJRI Johor Baru, sehingga hal ini dapat langsung menjadi perhatian kami,” kata Iman dalam keterangannya, Selasa (16/6/2026).

Setelah laporan diterima, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru segera melakukan langkah perlindungan dan pendampingan terhadap para korban.

“Dapat kami sampaikan bahwa kasus ini telah menjadi perhatian dan langsung ditindaklanjuti oleh rekan-rekan di KJRI Johor Bahru ketika mendapat laporan pengaduan pada tanggal 13 Juni dari WNI yang menjadi korban tindak kekerasan,” ujarnya.

Perkembangan kasus semakin cepat setelah rekaman video yang memperlihatkan dugaan peristiwa kekerasan tersebut beredar luas di media sosial. Viralitas kasus itu membuat perhatian publik meningkat dan mendorong berbagai pihak untuk membantu proses penyelesaian.

“Seiring berjalannya waktu, kasus kemudian menjadi viral dengan adanya video rekaman yang beredar. Sehingga, semakin membantu kami di sini untuk mendorong berbagai pihak membantu penyelesaian kasus dengan segera dan tuntas,” ucap Iman.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran KJRI Johor Bahru yang dinilai sigap dalam memberikan perlindungan terhadap para korban sejak awal laporan diterima.

“Apresiasi saya yang besar saya berikan kepada tim KJRI Johor Baru yang dengan sigap memberikan bantuan perlindungan dan pendampingan kepada ketiga WNI dimaksud,” katanya.

Selain kepada jajaran perwakilan RI, Iman turut menyampaikan penghargaan kepada aparat kepolisian Johor Bahru yang membantu proses penanganan kasus tersebut.

Namun di balik penanganan kasus yang berlangsung cepat, Iman kembali menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk bekerja ke luar negeri melalui mekanisme resmi yang telah diatur pemerintah. Menurutnya, kepatuhan terhadap prosedur menjadi salah satu kunci utama untuk memastikan perlindungan hukum bagi pekerja migran Indonesia.

“Saya tak henti-hentinya ingin menyampaikan himbauan kepada seluruh WNI yang ingin bekerja di Malaysia untuk menggunakan jalur penempatan yang resmi dan sesuai dengan ketentuan dan hukum yang berlaku,” tandas dia. (agr/ree)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral