News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran Naik Jadi Rp107,2 Triliun untuk 2027, Ini Penjelasan Mensos

Kementerian Sosial (Kemensos) memproyeksikan adanya kekurangan dana yang signifikan untuk menjalankan berbagai program prioritas pada tahun 2027. 
Rabu, 17 Juni 2026 - 15:38 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf memaparkan paparan dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Jakarta, Rabu (17/6).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Sosial (Kemensos) memproyeksikan adanya kekurangan dana yang signifikan untuk menjalankan berbagai program prioritas pada tahun 2027. 

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa pagu indikatif saat ini, yang berjumlah Rp84,71 triliun, dinilai tidak akan sanggup menopang seluruh mandat yang dibebankan kepada kementeriannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Rabu (17/6), pria yang akrab disapa Gus Ipul ini mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp22,4 triliun. 

Jika permohonan ini dikabulkan, maka total anggaran Kemensos untuk tahun 2027 akan mencapai Rp107,20 triliun.

"Pagu indikatif tahun 2027 sebesar Rp84,71 triliun, secara teknis belum mampu memenuhi seluruh mandat tersebut. Ada gap yang nyata antara yang diperintahkan dengan apa yang kami bisa lakukan dengan pagu yang ada saat ini. Total gap yang kami usulkan untuk dipenuhi adalah Rp22.488.964.541.000 atau Rp22,49 triliun, jika disetujui maka total anggaran Kementerian Sosial pada tahun 2027 menjadi Rp107,20 triliun," papar Mensos.

Kesenjangan anggaran ini terlihat jelas pada Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE). 

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), target yang ditetapkan adalah 400.000 keluarga penerima manfaat (KPM) per tahun. Namun, kapasitas anggaran yang tersedia saat ini hanya mampu membiayai 10.000 KK.

"Gap-nya hampir 40 kali lipat," tegas Saifullah Yusuf.

Persoalan serupa dialami program Sekolah Rakyat. Kemensos mencatat kekurangan dana sebesar Rp3,64 triliun untuk membiayai operasional lebih dari 100.000 siswa pada tahun 2027, meskipun program ini merupakan amanat langsung dari Perpres Nomor 120 Tahun 2025.

"Pagu Sekolah Rakyat R4,9 triliun, kurang dari Rp3,64 triliun untuk membiayai Rp100.000 lebih siswa yang bersekolah di tahun 2027. Padahal ini adalah mandat langsung Perpres Nomor 120 Tahun 2025 yang sekaligus sekarang terus berjalan dan mengalami suatu kemajuan-kemajuan yang patut dicatat sebagai bagian dari perjalanan awal penyelenggaraan Sekolah Rakyat," jelasnya.

Krisis anggaran paling krusial ditemukan pada pos bantuan untuk kelompok rentan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Ipul menyayangkan fakta bahwa tidak ada alokasi dana sama sekali untuk bantuan berkelanjutan bagi 1,46 juta lansia dan disabilitas tunggal yang hidup dalam kemiskinan dalam rancangan pagu saat ini.

"Tidak ada satu rupiah pun dalam pagu indikatif untuk bantuan langsung berkelanjutan bagi 1,46 juta lansia dan disabilitas tunggal miskin," pungkas Saifullah Yusuf. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Liverpool 'TO' Marcus Rashford, MU Ikhlas?

Liverpool 'TO' Marcus Rashford, MU Ikhlas?

Mantan Kiper Liverpool, David James, menyebut klub seharusnya mengesampingkan rivalitas bersejarah mereka dan berupaya merekrut penyerang Manchester United (MU), Marcus Rashford, untuk menggantikan Mohamed Salah.
Masa Tunggu Haji Sudah Dipangkas Jadi 26 Tahun, Presiden Prabowo Minta Lebih Cepat Lagi

Masa Tunggu Haji Sudah Dipangkas Jadi 26 Tahun, Presiden Prabowo Minta Lebih Cepat Lagi

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji 2026 yang dinilai berjalan lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. 
Ramadhan Sananta Resmi Gabung Persebaya Surabaya, Penyerang Timnas Indonesia itu Ungkap Perasaannya

Ramadhan Sananta Resmi Gabung Persebaya Surabaya, Penyerang Timnas Indonesia itu Ungkap Perasaannya

Penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta resmi berseragam Persebaya Surabaya untuk Super League 2026/2027 usai membela klub DPMM FC di Liga Super Malaysia.
Keberhasilan Obligasi Danantara Dinilai Perkuat Posisi Indonesia di Mata Investor Dunia

Keberhasilan Obligasi Danantara Dinilai Perkuat Posisi Indonesia di Mata Investor Dunia

Danantara Investment Management menerbitkan obligasi dalam dua tenor, yakni lima tahun dan 10 tahun, dengan total nilai mencapai US$1,5 miliar.
Sejumlah Pintu GBK hingga Hutan Kota akan Ditutup Buntut Eksekusi Hotel Sultan Besok

Sejumlah Pintu GBK hingga Hutan Kota akan Ditutup Buntut Eksekusi Hotel Sultan Besok

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) akan menutup sejumlah pintu masuk kawasan Stadion GBK seharian penuh pada Kamis (17/6/2026) karena akan ada eksekusi Hotal Sultan.
Buntut Dugaan Korupsi Program MBG, Kejagung Segel Gudang Motor Listrik BGN di Bogor

Buntut Dugaan Korupsi Program MBG, Kejagung Segel Gudang Motor Listrik BGN di Bogor

Upaya pengusutan dugaan korupsi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025–2026 terus bergulir. 

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia kembali dapat sorotan media Vietnam menjelang bergulirnya berbagai turnamen internasional pada 2026. Tambahan dua pemain anyar jadi perhatian.
Selengkapnya

Viral