Sembunyi di Kontrakan, Begal yang Lukai Driver Ojol di Bandung Tak Berkutik Diciduk Polisi
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Pelarian dua pelaku pembegalan bersenjata tajam berinisial FF dan AW berakhir di tangan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung.
Keduanya diringkus setelah melakukan aksi kekerasan terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Cikawao, Lengkong, Kota Bandung.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, mengungkapkan bahwa penangkapan dilakukan di lokasi persembunyian pelaku tak lama setelah peristiwa berdarah itu terjadi pada Rabu (17/6) dini hari.
“Didapati bahwa pelaku bersembunyi di sebuah kontrakan. Kemudian dilakukan penangkapan dan sebelumnya dilakukan penggeledahan terhadap barang bukti, ditemukan di kontrakan itu,” kata Anton saat memberikan keterangan di Bandung, Kamis (18/6).
Insiden ini bermula sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, korban tengah melintas di kawasan Cikawao sebelum akhirnya dipepet oleh kedua pelaku yang membawa senjata tajam jenis celurit. Tanpa basa-basi, pelaku langsung menyerang korban.
“Kejadian berawal ketika korban melintas di jalan tersebut. Ada dua orang yang mengendarai motor kemudian, dengan menggunakan senjata tajam, mengarahkan benda tersebut ke korban sehingga mengenai bagian tubuhnya,” ujar Anton menjelaskan kronologi kejadian.
Dalam keadaan terdesak dan terluka, korban sempat berupaya mencari pertolongan dengan menghampiri kerumunan pengemudi ojol lainnya di sekitar lokasi.
Namun, kehadiran pelaku yang beringas sambil mengayunkan celurit membuat orang-orang di lokasi terpaksa menyelamatkan diri.
Nahas, korban justru terjatuh dan kembali menjadi sasaran amukan senjata tajam pelaku. Setelah melumpuhkan korban, kedua pelaku membawa kabur sepeda motor milik korban.
Merespons laporan tersebut, Tim Prabu Lodaya Presisi Polrestabes Bandung bergerak cepat melakukan pengejaran. Langkah taktis kepolisian membuahkan hasil dalam waktu singkat.
“Sekitar satu jam setelah kejadian, polisi berhasil mengidentifikasi lokasi persembunyian pelaku di sebuah rumah kontrakan di kawasan Haji Alpi,” kata dia.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian menyebutkan bahwa para pelaku mencari sasaran secara acak di jalanan. Akibat serangan tersebut, korban menderita luka serius di beberapa bagian tubuhnya.
“Korban luka akibat sabetan celurit di muka, tangan, dan punggung,” ujar Anton. (ant/dpi)
Load more