News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 #Round 2, Wujudkan Asa Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Menjadi pembalap kelas dunia adalah asa setiap pembalap. Prosesnya tidak hanya memerlukan latihan dan dukungan teknis semata. Hal yang tak kalah penting adalah pelaksanaan kompetisi sebagai ujian dan tahapan bukti peningkatan kualitas para pembalap itu sendiri.
Minggu, 21 Juni 2026 - 21:33 WIB
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 #Round 2, Wujudkan Asa Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Menjadi pembalap kelas dunia adalah asa setiap pembalap. Prosesnya tidak hanya memerlukan latihan dan dukungan teknis semata. Hal yang tak kalah penting adalah pelaksanaan kompetisi sebagai ujian dan tahapan bukti peningkatan kualitas para pembalap itu sendiri.

Pertamina Mandalika Racing Series (Pertamina MRS) menjadi kesempatan berharga bagi para generasi muda yang memiliki mimpi menjadi pembalap kelas dunia. Pada pelaksanaan Round 2, yang berlangsung 20-21 Juni 2026, di Pertamina Mandalika International Circuit, sejumlah pembalap dari berbagai kategori usia, daerah dan latar belakang hadir mengikutinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah pertama datang dari Fadhil Musyafi, dari tim Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS. Ia merupakan pembalap berusia 16 tahun asal Papua Barat. Bagi Fadhil gelaran Pertamina MRS, merupakan salah satu hal luar biasa, setelah melalui perjalanan panjang dan usaha tidak mudah berpisah dari orangtua. Fadhil mengaku tertarik menekuni dunia balap sejak umur 10 tahun, awalnya ia tinggal bersama keluarganya dan menetap di Papua Barat. Namun demi menggapai mimpi ia rela jauh datang ke Jakarta, untuk kemudian bergabung ke tim yang menaunginya, sejak tahun 2022 lalu.

“Bisa mengikuti event skala nasional, dan menjajal sirkuit Mandalika, merupakan mimpi saya sebagai anak dari daerah. Saya sangat bersyukur bisa sampai di tahap ini. Terimakasih kepada Pertamina telah mendukung event ini, dan semoga ini bisa terus berlanjut di masa mendatang, dan saya bisa ikut terus,” harapnya.

Ada juga Arai Agaska Dibani Laksana, pembalap asli Mataram berusia 18 tahun dari tim Yamaha Nitiracing Pikoli DRS Dynavolt RCB AHRS HDS Racing, bermarkas di Lombok. Arai memulai perjalanan balapnya dari lintasan kecil dan dunia motocross sejak usia 6 tahun sebelum beralih ke road race. Arai berhasil membawa harum nama bangsa di ajang World SportBike (WorldSBK). Ia juga berhasil menduduki podium pada Race 1 kelas National Super Sport (NS250) di Pertamina MRS 2025.

Kembali terlibat di Pertamina MRS 2026, Arai menyampaikan rasa bangganya bisa menjadi pembalap muda asli Lombok yang bisa tampil. Ia mengaku senang, bisa merasakan lintasan bertaraf internasional, sekaligus meningkatkan kualitas dan kemampuan balap, sehingga bisa lebih siap mengikuti berbagai ajang bertaraf internasional lainnya.

“Semoga dengan adanya ajang Pertamina Mandalika Racing Series ini, balap motor sport di Indonesia, semakin maju, dan melahirkan banyak bibit pembalap Indonesia melalui event ini,” tambahnya.

Aspirasi terhadap penyelenggaraan event, juga disampaikan oleh para pembalap junior berusia 11 tahun Muhammad Zendjebil Mulfi, dari tim Honda YSS Makkuraga BKJU 43 Racing School.

“Event ini seru karena, bisa dapat teman baru juga, dan rasanya senang bisa bermain di Sirkuit ini, sama berkompetisi dengan pembalap lainnya yang lebih senior,” ujar Zendjebil.

Di tempat terpisah, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menyampaikan asa melahirkan pembalap Indonesia di ajang Internasional sebenarnya bukan hanya berasal dari para pembalap, tapi juga bangsa Indonesia.

"Saya yakin, banyak masyarakat Indonesia yang sangat berharap ada pembalap Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional. Tidak hanya membawa nama tim, namun nantinya membawa nama negara dan menjadi kebanggaan Indonesia," kata Baron.

Oleh karena itu kata Baron, Pertamina mendukung ekosistem lahirnya pembalap yang nantinya dapat bersaing di kelas dunia, salah satunya melalui dukungan pelaksanaan lomba.

"Proses menjadi pembalap kelas dunia memang tidak instan. Memerlukan adanya lomba-lomba yang menjadi tahapan untuk mendorong para pembalap meningkatkan kemampuannya. Melalui Pertamina Mandalika Racing Series, Pertamina ingin menjadi bagian aktif melahirkan pembalap berkelas dunia," tutup Baron.(raa)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Rakabuming meninjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats di Kampung Yepem, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu (21/6/2026). Kunjungan itu
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Namanya, Brigadir Jenderal Yahya Mussa’id Azzahroni. Dia adalah pemimpin tertinggi askar Masjidil Haram. Brigjen Yahya ini berperawakan seperti kebanyakan orang Arab lainnya: hidung mancung, berjenggot tipis, dan sedikit beruban.
Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bocorkan alasan terkait Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dokter Tifa soal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden
Gulma Perairan Bisa Jadi Penggerak Ekonomi, Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok

Gulma Perairan Bisa Jadi Penggerak Ekonomi, Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok

Masyarakat binaan Pertamina Patra Niaga di Palembang dan Boyolali membuktikan eceng gondok yang sebelumnya hanya gulma perairan, ternyata bisa punya nilai tambah ekonomi yang menjanjikan.
Aksi Perundungan di SMAN 2 Bantul Heboh di Medsos, Sekolah Kooperatif Ikuti Proses Investigasi

Aksi Perundungan di SMAN 2 Bantul Heboh di Medsos, Sekolah Kooperatif Ikuti Proses Investigasi

Dugaan aksi perundungan di SMAN 2 Bantul menjadi perhatian publik setelah korban bercerita di media sosial. 

Trending

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Namanya, Brigadir Jenderal Yahya Mussa’id Azzahroni. Dia adalah pemimpin tertinggi askar Masjidil Haram. Brigjen Yahya ini berperawakan seperti kebanyakan orang Arab lainnya: hidung mancung, berjenggot tipis, dan sedikit beruban.
Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bocorkan alasan terkait Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dokter Tifa soal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden
Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Rakabuming meninjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats di Kampung Yepem, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu (21/6/2026). Kunjungan itu
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Mantan Kabareskrim Bocorkan Peluang Bebas Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Mantan Kabareskrim Bocorkan Peluang Bebas Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Eks Kabareskrim Polri Komjen (Purn.) Susno Duadji bocorkan peluang bebasnya dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 Jokowi, yakni Roy Suryo
Pemerintah Diminta Lanjutkan MBG dengan Kepastian Hukum Bagi Mitra SPPG

Pemerintah Diminta Lanjutkan MBG dengan Kepastian Hukum Bagi Mitra SPPG

Sejumlah pihak meminta Pemerintah Indonesia kembali melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat mengalami permasalahan terkait dugaan praktik korupsi.
Hasil Piala Dunia 2026: Jepang Mengamuk dan Hancurkan Tunisia 4-0, Samurai Biru Kian Dekat ke 32 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Jepang Mengamuk dan Hancurkan Tunisia 4-0, Samurai Biru Kian Dekat ke 32 Besar

Timnas Jepang tampil perkasa saat menghadapi Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026, Minggu (21/6/2026) siang WIB. Samurai Biru berhasil menang telak 4-0.
Selengkapnya

Viral