News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keras! Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Mundur dari Sebelumnya: Hanya Muhaimin yang Berani Ngomong

Cak Imin melayangkan sentilan keras terhadap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menjelang Muktamar ke-35 PBNU dijadwalkan akan digelar pada awal Agustus mendatang.
Senin, 22 Juni 2026 - 16:48 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dengan keras menyentil kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) saat ini.

Cak Imin bahkan menilai bahwa PBNU yang dipimpin Yahya Cholil Staquf saat ini adalah paling mundur dibandingkan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"PBNU periode ini adalah PBNU yang paling mundur dibanding yang lain. Itu keprihatinan semua pihak, tetapi hanya Muhaimin yang berani ngomong,ā€ kata Cak Imin kepada wartawan di kompleks DPR RI, Senin (22/6/2026).

Sentilan keras Cak Imin ini dilayangkan menjelang Muktamar ke-35 PBNU dijadwalkan akan digelar pada awal Agustus mendatang.

Ia menegaskan dirinya memiliki rasa cinta sebagai kader NU. Sehingga tidak ingin kepengurusan PBNU mengalami kemunduran.

Cak Imin ingin adanya perubahan manajemen secara menyeluruh di organisasi PBNU.

"Kenapa saya berani ngomong? Saya sebagai kader NU tidak ingin ada kemunduran di dalam pengelolaan Pengurus Besar NU. Ini sebagai rasa cinta saya sebagai kader agar terjadi perubahan manajemen menyeluruh," kata dia.

Ketum PKB yang juga Menko Pemberdayaan itu mengatakan tidak perlu aturan untuk membersihkan PBNU dari politisi, tetapi hanya butuh ketegasan sikap.Ā 

"Saya ngomong bukan karena saya politisi, bukan. Karena saya adalah kader yang ingin ikut bertanggung jawab. Bertanggung jawab memperbaiki, sehingga salah satu formulanya PBNU bersih dari politisi. Politisi NU silakan masuk partai," kata dia.

Sebelumnya, PBNU telah mematangkan persiapan musyawarah nasional (munas) alim ulama serta konferensi besar (konbes) yang akan digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, 20-21 Juni 2026.

Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf mengatakan komunikasi secara intensif dilakukan antara PBNU dengan Pesantren Al Falah Kediri, sebagai lokasi penyelenggaraan munas dan konbes.

"Kami berterima kasih sekali seluruh Gus-Gus di sini, seluruh santri di sini telah mempersiapkan dengan baik dan ini tentu meringankan pengurus besar Nahdlatul Ulama. Kami juga tadi memohon doa agar semua nanti berjalan lancar prosesnya dan sekarang kita lagi juga untuk mematangkan seluruh persiapan-persiapan teknis," katanya saat Pesantren Al Falah Kabupaten Kediri.

Ia juga mengaku datang dengan sejumlah pengurus PBNU termasuk Rais 'Aam untuk mematangkan persiapan acara di Pesantren Al Falah, Kabupaten Kediri ini.

Pihaknya bersyukur sebab pesantren juga sangat mendukung acara ini. Sarana dan prasana juga sudah siap termasuk untuk dukungan lain yang diperlukan untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia pun berharap agar kegiatan itu bisa berlangsung dengan tertib dan lancar. Dalam forum nantinya juga akan dibahas tentang persiapan muktamar yang akan digelar Agustus 2026.

"Kami mohon doa restu kepada seluruh jemaah Nahdlatul Ulama maupun seluruh masyarakat Indonesia agar proses menuju muktamar di bulan Agustus yang akan datang lancar dan penuh berkah. Saya kira itu yang paling penting ya. Muktamarnya nanti dibicarakan pada saat munas dan konbes," kata Gus Ipul, sapaan akrabnya.

Dirinya juga menambahkan untuk lokasi muktamar hingga kini masih belum ada keputusan, sebab akan dibahas dalam munas dan konbes tersebut. Namun, sejumlah daerah mengaku siap untuk menjadi tuan rumah.

"Menyusul permintaan beberapa wilayah yang telah siap menjadi tuan rumah muktamar, akan kami bahas pada munas dan konbes yang akan datang," kata dia. (VIVA/rpi)

Ā 
Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gandeng Ratusan Petani, Koperasi Pesantren di Bandung Bawa Produk Pertanian Tembus Pasar Modern

Gandeng Ratusan Petani, Koperasi Pesantren di Bandung Bawa Produk Pertanian Tembus Pasar Modern

Koperasi Al-Ittifaq di Bandung menghubungkan 300 petani dengan pasar modern. Produksi naik hingga 8 ton per hari, didukung pembiayaan dan penguatan rantai pasok pertanian.
Megawati Hangestri 'Cosplay' Pelatih Fisik Hillstate, Lee Min-young Sampai Kewalahan

Megawati Hangestri 'Cosplay' Pelatih Fisik Hillstate, Lee Min-young Sampai Kewalahan

Megawati Hangestri mendadak ambil alih tugas pelatih fisik Hyundai Hillstate. Ia bahkan menggenjot ketahanan Lee Min-young dalam sesi gym hingga kelelahan.
Tak Cerminkan Pelayanan Humanis, Oknum Polisi Melet-Melet hingga Ledek Pendemo di Bengkulu Akhirnya Ditindak

Tak Cerminkan Pelayanan Humanis, Oknum Polisi Melet-Melet hingga Ledek Pendemo di Bengkulu Akhirnya Ditindak

Oknum polisi yang menjulurkan lidahnya atau melet-melet saat mengamankan aksi demo mahasiswa pada Hari Tani Nasional pada Kamis (24/9/2026) di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu lalu akhirnya ditindak.Ā 
Belanja Negara 2027 Naik Jadi Rp4.106 Triliun, Defisit Tetap 2,4 Persen

Belanja Negara 2027 Naik Jadi Rp4.106 Triliun, Defisit Tetap 2,4 Persen

Pemerintah dan DPR menyepakati belanja negara 2027 Rp4.106,26 triliun, pendapatan Rp3.435,10 triliun, dan defisit tetap 2,4 persen PDB.
Vietnam Kehilangan Nguyen Xuan Son, Kim Sang-sik Minder Jelang Duel Kontra Thailand: Mereka Sangat Berkualitas

Vietnam Kehilangan Nguyen Xuan Son, Kim Sang-sik Minder Jelang Duel Kontra Thailand: Mereka Sangat Berkualitas

Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, menyadari kualitas top Thailand jelang duel di FIFA ASEAN Cup 2026. Vietnam juga berada dalam kondisi yang tidak menguntungkan karena absennya Nguyen Xuan Son.
Kasus Pria Dewasa Diduga Diculik Berujung Dianiaya hingga Tewas di Jakarta Utara Terungkap, Pelakunya Enam Orang

Kasus Pria Dewasa Diduga Diculik Berujung Dianiaya hingga Tewas di Jakarta Utara Terungkap, Pelakunya Enam Orang

Polisi menangkap pelaku penganiayaan berujung meninggal dunia yang menimpa pria berinisial EY (28) di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral