News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penjaga Kos Sebut Taufik Hidayat Kerap Agresif hingga Mabuk Miras, Jadi Motif Sekap dan Aniaya Pacar?

Penjaga kos, Resa Rohendi dan Kapolda Jabar menyebut Taufik Hidayat, tersangka penyekapan & penganiayaan terhadap pacar, YTR selalu agresif dan konsumsi miras.
Rabu, 24 Juni 2026 - 19:30 WIB
Sosok Taufik Hidayat, pelaku sekaligus DPO kasus penyekapan wanita sekaligus pacarnya, YTR (29) di Bandung selama 3 tahun
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Penjaga kos, Resa Rohendi menceritakan aktivitas sehari-hari Taufik Hidayat, tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap pacar, YTR (29) di Bandung selama 3 tahun.

Resa menjelaskan, mulanya Taufik Hidayat bersikap biasa sejak awal ngekos bersama YTR pada 9 Maret 2026. Seiringnya waktu, sikap tersangka penyekapan tersebut semakin berubah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Resa mengungkapkan sikap Taufik Hidayat selalu agresif kepada dirinya dan penghuni kos lain. Ironisnya, pacar YTR tersebut juga kerap kali mabuk akibat mengonsumsi minuman keras (miras).

Kejadian tersebut terjadi setiap setelah tersangka pulang bekerja. Adapun pekerjaan Taufik Hidayat sebagai debt collector dari sebuah perusahaan pembiayaan.

"Setiap dia pulang kunjungan, dia itu mabuk berat, terus mengajak berkelahi," ujar Resa Rohendi dalam saluran program Pagi-Pagi Seru tvOne, Rabu (24/6/2026).

Apa Saja Dampak Sikap Agresif Taufik Hidayat Tersangka Penyekap Wanita? Ini Kata Penjaga Kos

Penjaga kos, Resa Rohendi mengungkap sikap asli Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap wanita, YTR di Bandung
Penjaga kos, Resa Rohendi mengungkap sikap asli Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap wanita, YTR di Bandung
Sumber :
  • tvOneNews

Lebih lanjut, Resa menungkap dampak sikap Taufik yang selalu tidak terkendali akibat di bawah pengaruh alkohol. Hal itu membuat dirinya dan penghuni kos lain khawatir.

Ia dan para penghuni kos tidak menginginkan adanya keributan di area kompleks di kawasan Desa Cinunuk, Cileunyi, Kabupaten Bandung.

"Makanya dari situ gimana ya, kita juga bukan ketakutan sih cuma menjaga untuk keselamatan keluarga-keluarga yang ngekos," terangnya.

Tidak hanya saat mabuk miras, Taufik Hidayat juga menunjukkan sikap agresifnya ketika sadar. Ia mencontohkan, tersangka kerap kali marah apabila ada hal yang menyinggungnya.

"Kalau kita-kita lewat enggak bilang permisi itu dia marah. Kalau dengar yang batuk di atas juga dia marah-marah," tuturnya.

Sikap agresif yang ditunjukkan menghambat penjaga kos meminta identitas lengkap milik Taufik Hidayat dan YTR. Pasalnya, tersangka sejak awal menginap mengaku suami dari korban.

"Makanya kita mau menekan dimintai surat nikah atau bukunya jadi gimana ya, kita agak ada keraguan karena untuk keselamatan," katanya.

Selama tiga bulan ngekos, Resa menyampaikan identitas yang baru diterima olehnya hanya KTP milik Taufik dan YTR. Sementara, ia belum mendapatkan fotokopi buku nikah, mengingat tersangka mengaku sebagai suami dari korban.

Benarkah Sikap Agresif dan Tenggak Miras Jadi Motif Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR?

Kapolda Jabar sebut Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Ditahan di Sel Khusus
Kapolda Jabar sebut Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Ditahan di Sel Khusus
Sumber :
  • istimewa

Pernyataan dari Resa Rohendi selaras dengan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan saat menggelar konferensi pers di Mapolda Jabar, Rabu, 24 Juni 2026.

Rudi menyampaikan fakta terbaru terkait kasus penyekapan dan tindak kekerasan menimpa YTR. Hal itu terjadi setelah polisi meringkus tersangka di tempat persembunyiannya di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung, Selasa, 23 Juni 2026.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kata Rudi, tersangka mengakui perbuatannya kepada tim penyidik. Ia telah menyekap hingga menyiksa kekasihnya selama bertahun-tahun.

Tersangka juga menyatakan penyesalannya. Perbuatan penyekapan hingga penyiksaan terhadap YTR berlangsung di bawah pengaruh alkohol.

"Semua yang dia lakukan itu dia mengakui, dan dia tadi sempat menyatakan bahwa dia juga menyesal karena ini dilakukan di bawah kesadarannya akibat konsumsi alkohol," ujar Rudi.

Lanjut Rudi, Taufik Hidayat mengklaim motif tersebut berujung fatal. Seluruh perbuatan tersebut akibat kerap terlibat percekcokan antara dirinya dan korban.

"Setiap hari ini konsumsi alkohol, selalu berdebat dan bercekcok dengan kekasihnya, dan terjadilah penganiayaan seperti itu," kata Kapolda Jabar.

Akan tetapi, Rudi menegaskan bahwa, polisi memastikan tersangka tidak terindikasi penggunaan narkotika. Berdasarkan hasil tes narkoba, Taufik dinyatakan negatif.

"Kita juga melakukan tes narkoba. Tes narkoba sudah keluar tadi hasilnya negatif," tambahnya.

Terkini, Taufik Hidayat telah ditahan di sel khusus. Tersangka penyekapan dan penganiayaan terhadap pacarnya selama tiga tahun itu mendekam di Rumah Tahanan Polda Jabar.

Penyidik pun terus mendalami motif yang pastinya. Kemudian, polisi juga berupaya mendapatkan pola kekerasan hingga seluruh rangkaian dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap YTR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kesimpulannya tersangka dalam kondisi sehat, siap untuk dilakukan penahanan dan pemeriksaan awal," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan
Tren Smart Hotel di Asia: Self Check-in, Smart Room hingga Robot Pelayanan, Semua Serba Digital dan Otomatis  

Tren Smart Hotel di Asia: Self Check-in, Smart Room hingga Robot Pelayanan, Semua Serba Digital dan Otomatis  

Perkembangan smart hotel bukan berarti seluruh pekerjaan manusia otomatis digantikan mesin. Sejumlah pengamat industri justru melihat teknologi sebagai
Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Papua Muda Progresif mendesak pemerintah dan seluruh pihak terkait mengambil langkah konkret untuk mengakhiri kekerasan dan memperkuat perlindungan masyarakat sipil di Papua Pegunungan.
Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam jejak Mary Jane Veloso, dari ditangkap membawa 2,6 kg heroin, divonis mati di Indonesia, nyaris dieksekusi pada 2015, hingga mendapat pengampunan mutlak
15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

Berikut 15 daftar pemain drama Korea Flex x Cop 2, ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Vietnam mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Filipina. Gol Kenji Nishioka sempat menyamakan skor, tetapi dianulir karena offside.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral