News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejak Awal Kakak YTR Curigai Adanya Kebohongan Taufik Hidayat saat Baru Diperkenalkan sang Adik: Janggal

Kakak YTR, Sandi bernostalgia saat Taufik Hidayat (30) pertama kali dipertemukan sang adik. Keluarga menilai ada kebohongan dari tersangka penyekapan tersebut.
Kamis, 25 Juni 2026 - 14:54 WIB
Tersangka Taufik Hidayat (30) saat ditangkap polisi & YTR (29), korban kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan di Bandung selama 3 tahun
Sumber :
  • Kolase Istimewa & tvOne

"Lagi-lagi kita cuma berpikirnya positif aja. Kita mendoakan aja semoga yang terbaik, semoga enggak terjadi apa-apa," katanya.

Reaksi Keluarga usai Dapat Kabar Keberadaan Terakhir YTR

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seiring berjalannya waktu, pihak keluarga mendadak mendapatkan kabar terbaru terkait keberadaan terakhir YTR. Saat itu orang tuanya diinformasikan melalui pesan WhatsApp.

Dalam pesannya, YTR terakhir kali berada di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Kabar itu membuat pihak keluarga langsung bergegas menuju rumah sakit.

Keluarga terkejut melihat kondisi korban yang mengenaskan. YTR dalam kondisi luka berat di bagian kepala, kaki, serta sejumlah anggota tubuh lainnya.

Kondisi ini membuat YTR akhirnya bercerita situasi yang sebenarnya. Peristiwa dugaan penyekapan dan tindak kekerasan dialami korban membuat keluarga membuat laporan di Polda Jawa Barat pada 12 Juni 2026.

"Ada yang mengabarkan kalau Yuvita kecelakaan, sekarang ada di Rumah Sakit Hasan Sadikin di IGD. Setelah ditelusuri pihak polisi, nah yang kasih kabar itu ternyata pelaku," bebernya.

Tersangka Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan Wanita Selama 3 Tahun Ditangkap

Pada Selasa, 23 Juni 2026, Taufik Hidayat resmi ditangkap oleh tim penyidik Polda Jabar. Situasi tersebut membuat tersangka mengakui seluruh perbuatannya yang membuat korban cacat seumur hidup.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan menyampaikan penyebab sementara dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku motifnya disebabkan di bawah pengaruh alkohol.

"Semua yang dia lakukan itu dia mengakui, dan dia tadi sempat menyatakan bahwa dia juga menyesal karena ini dilakukan di bawah kesadarannya akibat konsumsi alkohol. Setiap hari ini konsumsi alkohol, selalu berdebat dan bercekcok dengan kekasihnya, dan terjadilah penganiayaan seperti itu," kata Rudi.

Terkini, tersangka ditempatkan seorang diri di sel tahanan khusus. Akan tetapi, keberadaan Taufik Hidayat di bawah pengawasan ketat kamera CCTV selama 24 jam.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Digitalisasi Perlinsos 2026 Dilaksanakan, Banjarmasin Terpilih Jadi Daerah Percontohan

Digitalisasi Perlinsos 2026 Dilaksanakan, Banjarmasin Terpilih Jadi Daerah Percontohan

Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dipilih sebagai salah satu daerah percontohan nasional dalam pelaksanaan digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) Tahun 2026.
BGN Buka Kanal Khusus untuk Guru, Keluhan hingga Masukan soal MBG Bisa Dilaporkan Lewat E-mail

BGN Buka Kanal Khusus untuk Guru, Keluhan hingga Masukan soal MBG Bisa Dilaporkan Lewat E-mail

BGN membuka kanal khusus untuk guru. Guru dapat menyampaikan berbagai informasi terkait pelaksanaan MBG melalui e-mail saluran_gurupicMBG@bgn.go.id. 
Timnas Voli Indonesia Jalani Uji Coba di Kamboja, Persiapan Menuju Asian Games 2026

Timnas Voli Indonesia Jalani Uji Coba di Kamboja, Persiapan Menuju Asian Games 2026

Timnas Voli Indonesia akan menjalani rangkaian laga uji coba di Kamboja. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games 2026, yang digelar di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Lainnya Beri Apresiasi Pemda Berprestasi

Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Lainnya Beri Apresiasi Pemda Berprestasi

Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengajak kementerian dan lembaga lainnya untuk turut memberikan apresiasi kepada Pemda yang berkinerja baik.
Apresiasi Pemda Berprestasi Batch II Regional Sumatera, Mendagri: Reward Jadi Balance Pembinaan Daerah

Apresiasi Pemda Berprestasi Batch II Regional Sumatera, Mendagri: Reward Jadi Balance Pembinaan Daerah

Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi Pemda yang menunjukkan kinerja terbaik melalui gelaran Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera.
Purbaya Buka Suara Soal Rencana Pembatasan Pembelian Pertalite

Purbaya Buka Suara Soal Rencana Pembatasan Pembelian Pertalite

Purbaya menyebut, kebijakan itu akan diterapkan secara bertahap. Pemerintah pun akan memantau dampaknya terhadap perekonomian sebagai bentuk evaluasi kebijakan.

Trending

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Iran siap menghadapi konflik berkepanjangan dengan Amerika Serikat demi menjamin kondisi keamanan sepenuhnya.
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Gadis baju putih bukan yang pertama, pria bertopi ini ternyata yang memulai sayembara hafalan ayat Al-Qur'an dengan sebotol miras yang diawali surat Al-Ikhlas.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih baru Timnas Belanda. Sang mantan pelatih Barcelona mengambil alih tugas Ronald Koeman.
Selengkapnya

Viral